Banner sosial media Asep
b> Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Siaran Pers TNI AU Lanud Supadio

Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI AU Supadio (Satpomau Lanud Supadio) menggelar Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) kepada seluruh anggota. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT Ke-71 POM AU dan sebagai bagian dari penegakan disiplin personel di jajaran Lanud Supadio.

Komandan Satuan Pomau (Dansatpomau) Lanud Supadio, Letkol Pom Hary M. Ambon menjelaskan, prajurit dilingkungan Lanud Supadio, wajib menjalankan kedispilinan dalam berbagai hal, khususnya dalam berkendara dan kelengkapan pribadi sebagai seorang prajurit TNI.

“Gaktibplin ini bisa bersifat rutinitas ataupun mendadak. Kita berharap, setiap saat personel Lanud Supadio, dapat disiplin dalam berbagai hal, termasuk dalam berkendaraan,” papar Dansatpomau Lanud Supadio disela-sela kegiatan Gaktibplin di halaman Graha Teddy Kustari (GTK), Senin (30/10).

Menurut Letkol Pom Hary M. Ambon, kasus kecelakaan di jalan raya juga terjadi pada anggota TNI. Untuk itu, secara khusus, Lanud Supadio mewarning seluruh anggota supaya tertib berlalu lintas dan selalu berpegang teguh kepada safety.

“Kendaraan roda dua maupun roda empat kita periksa. Termasuk STNK, SIM, KTA dan surat pajak kendaraan. Kita berharap, anggota bisa tertib dan disiplin, agar tidak jadi masalah lainnya,” kata Dansatpomau.

Untuk kelengkapan kendaraan, lanjutnya, seperti kaca spion, lampu sen, lampu utama, plat kendaraan, safety belt bagi mobil dan kelengkapan lainnya, juga tidak luput dari pengecekan anggota Satpomau.

"Kepada segenap prajurit, agar selalu berhati-hati dalam berkendaraan. Selalu waspada dalam berkendaraan dan lengkapi diri dengan kelengkapan, seperti surat-surat kendaraan," tutur Dansatpomau Lanud Supadio.

Dansatpomau menambahkan disiplin anggota akan berimbas pada peningkatan profesionalitas anggota itu sendiri. Dengan adanya kelengkapan dalam berbagai hal, misalnya berkendara, maka anggota diharapkan jadi contoh bagi masyarakat umum, dalam kedisplinan.


RAZIA : Sejumlah prajurit  sedang diperiksa kelengkapan surat surat berkendaraannya dalam operasi yang dilaksanakan Lanud Supadio. Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio
RAZIA : Sejumlah prajurit  sedang diperiksa kelengkapan surat surat berkendaraannya dalam operasi yang dilaksanakan Lanud Supadio. Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio

“Seharusnya memang lengkap setiap saat, tidak hanya saat ada Gaktib dari Pomau. Ini lah yang terus kami sampaikan ke anggota, agar mereka bisa menjaga pribadi masing-masing, keluarga dan nama baik satuan,” pungkasnya. 
(Sumber Penerangan LANUD Supadio)


Siaran Pers TNI AU Lanud Supadio

Segenap prajurit Lanud Supadio melaksanakan latihan Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (Kamhanlan). Pada latihan ini setiap prajurit dipesenjatai dengan senjata standar TNI jenis SS-1 buatan Pindad. Sebelum dimulainya latihan semua personel diberikan pengarahan dan skenario latihan oleh Kepala Seksi Pertahanan Pangkalan (Kasi Kamhanlan), Letkol Pom Iskandar di Main Apron Lanud Supadio, Jumat (27/10).

Pada kesempkatan tersebut Kasi kamhanlan menyampaikan bahwa, latihan ini sangat penting diikuti oleh setiap prajurit. Selain bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas pengamanan dan pertahanan pangkalan, latihan yang digelar setiap semester ini juga bertujuan membina fisik seluruh prajurit sehingga mampu menjalankan setiap tugas yang diemban.
LATIHAN : Sejumlah prajurit TNI Lanud Supadio gelar latihan Pertahanan dan Keamanan. Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio
LATIHAN : Sejumlah prajurit TNI Lanud Supadio gelar latihan Pertahanan dan Keamanan. Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio

“Mengingat pentingnya latihan ini, saya tekankan agar semua personel yang terlibat melaksanakan latihan dengan serius dan sungguh-sungguh serta mengikuti setiap petunjuk yang disampaikan oleh para pelatih dan instruktur latihan. Saya berharap agar setiap prajurit mengetahui dan memahami tentang pelaksanaan operasi pertahanan pangkalan dari berbagai aspek yang dapat mengancam dan mengganggu keamanan Lanud.,” kata Kasikamhanlan

Selama latihan seluruh peserta juga diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan baik keamanan personel maupun materil yang digunakan selama pelaksanaan latihan.

“Utamakan keselamatan dan keamanan selama latihan, baik keamanan personel maupun materil dengan mematuhi setiap instruksi para pelatih dan tetap mematuhi SOP latihan yang telah ditetapkan,” pungkas Iskandar. (Sumber Penerangan LANUD Supadio)
SURVEY : Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melaksanakan survei Akreditasi program khusus terhadap Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Muhammad Sutomo Lanud Supadio.  Foto Kapentak TNI AU Supadio
SURVEY : Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melaksanakan survei Akreditasi program khusus terhadap Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Muhammad Sutomo Lanud Supadio.  Foto Kapentak TNI AU Supadio

Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melaksanakan survei Akreditasi program khusus terhadap Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Muhammad Sutomo Lanud Supadio. 

Kedatangan tim survei yang diketuai Tulus Setiono, S.Kep, Ns, MPH bersama dr. Nieke Resmiari disambut Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP didampingi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Letkol Kes dr. M.T. Rahman, Sp. Rad di RSAU dr. M. Sutomo, Kamis (26/10).

Ketua tim survei Tulus Setiono, S.Kep, Ns, MPH diawal sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Danlanud Supadio dan Karumkit serta segenap anggota yang telah menerima kami dengan penuh semangat dan kekeluargaan.

“Kedatangan kami kesini merupakan perwakilan dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit dengan tujuan untuk melaksanakan survei Akreditasi terhadap RSAU Lanud Supadio. Mudah-mudahan dalam kegiatan survei ini dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan bersama,” jelasnya.

Ia menerangkan dalam dua hari ini kami akan bekerja secara maksimal untuk menyelesaikan survei yang berkaitan dengan akreditasi rumkit Lanud Supadio. Untuk itu, karena waktunya singkat tentunya perlu adanya kerjasama yang baik diantara kita sehingga pelaksanaan survei ini dapat selesai tepat waktu.

Pada kesempatan ini, Danlanud mengutarakan kedatangan tim survei ini sudah kami tunggu-tunggu dan memang menjadi keinginan dari seluruh anggota agar rumkit Lanud mempunyai standart pelayanan kesehatan yang layak bukan hanya untuk anggota namun juga untukmasyarakat.
 



Orientasi Pada Kebutuhan
“RSAU dr. M. Sutomo ini berkembang seiring dengan perkembangan Pangkalan TNI AU Supadio dan Lanud inipun secara bertahap akan berkembang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dukungan terhadap fasilitas rumkit dan personel secara bertahap dilengkapi oleh pimpinan.

Besar harapan kami agar fasilitas dan personel rumkit dapat terus dilengkapi sehingga RSAU dr. M. Sutomo menjadi andalan bukan hanya bagi anggota namun juga bagi masyarakat,” jelas Danlanud Karumkit RSAU dr. M. Sutomo dalam paparannya menjelaskan bahwa visi Rumkit adalah menjadi rumkit pilihan utama di Kalbar yang senantiasa memberi pelayanan prima dengan berorientasi pada kebutuhan anggota TNI dan keluarganya serta masyarakat umum.

“Adapun tujuannya melaksanakan dukungan kesehatan terhadap operasi dan latihan TNI AU secara optimal, terlaksananya pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi anggota TNI dan keluarga serta masyarakat di sekitar rumkit,” paparnya. (Sumber Kapentak Danlanud Supadio)
Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 19/D.I Lanud Supadio Ny. Wanty Minggit Tribowo memimpin acara alih tugas Ketua PIA AG Ranting 03-19/D.I Satpomau dari Ny. Jimmi W. Sidabutar kepada Ny. Hary M. Ambon di ruang Briefing Disops, Selasa (24/10).  Turut hadir para pengurus PIA AG Cab. 19/D.I dan para Ketua Ranting kedinasan di jajaran Lanud Supadio serta para anggota PIA AG.

Ketua PIA AG Cab. 19/D.I Lanud Supadio mengatakan alih tugas atau serah terima jabatan Ketua Ranting 03-19/D.I Satpomau seiring dengan sertijab Dansatpomau Lanud Supadio dari Letkol Pom Jimmi W. Sidabutar, S.H.,M.H kepada Letkol Pom Hary M. Ambon, S.H yang sebelumnya telah dilaksanakan.


SERTIJAB : Acara alih tugas  kepada Ny. Hary M. Ambon di ruang Briefing Disops, Selasa (24/10).  Photo courtesy Kapental TNI Lanud Supadio
SERTIJAB : Acara alih tugas  kepada Ny. Hary M. Ambon di ruang Briefing Disops, Selasa (24/10).  Photo courtesy Kapental TNI Lanud Supadio
“Dalam organisasi PIA Ardhya Garini pergantian jabatan bukanlah sesuatu yang baru.  Anggota PIA Ardhya Garini merupakan istri dari prajurit TNI AU sehingga ketika suami berpindah tugas atau berganti jabatan maka otomatis berpengaruh kepada tugas dan jabatan dalam organisasi PIA Ardhya Garini,” kata Ny. Wanty Minggit Tribowo.

Ia menambahkan selama menjabat Ketua Ranting Satpomau dan pengurus di PIA AG Lanud Supadio Ny. Jimmi W.Sidabutar telah memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan organisasi sehingga tugas dan tanggung jawab dapat diselesaikan dengan baik.

“Pada kesempatan ini saya mewakili pengurus dan anggota PIA AG Lanud Supadio mengucapkan terima kasih kepada Ny. Jimmi W. Sidabutar karena telah memberikan sumbangsih yang baik bagi kemajuan PIA AG Lanud Supadio dan kepada Ny. Hary M. Ambon saya ucapakan selamat bertugas. Semoga dalam pelaksanaan tugas memberikan kontribusi yang lebih baik bagi organisasi,” kata Ketua PIA AG Lanud Supadio(Sumber Siaran Pers Kapentak TNI AU Supadio)
Prajurit Lanud Supadio Latihan Menembak. Bagi setiap prajurit, ketrampilan dan kemampuan menembak yang mumpuni tidak datang dengan sendirinya namun diperlukan latihan yang berkesinambungan.

Oleh karenanya, sangatlah tepat bila di Pangkalan TNI AU Supadio telah diprogramkan latihan menembak setiap tiga bulan (Triwulan) sekali. Memasuki Triwulan IV, segenap personel Lanud Supadio kembali melaksanakan latihan menembak baik laras panjang maupun laras pendek atau pistol.

Untuk menembak laras panjang dilaksanakan di lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dan untuk menembak pistol digelar di lapangan tembak Mako Batalyon 465 Paskhas Brajamusti.


MENEMBAK : Para prajurit  TNI berlatih menembak yang telah diprogramkan latihan menembak setiap tiga bulan (Triwulan) sekali.  Photo courtesy Kapental TNI Lanud Supadio
MENEMBAK : Para prajurit  TNI berlatih menembak yang telah diprogramkan latihan menembak setiap tiga bulan (Triwulan) sekali.  Photo courtesy Kapental TNI Lanud Supadio

Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (Kasi Kamhanlan) Letkol Pom Iskandar, S.H mengatakan segenap prajurit dijajaran Lanud Supadio secara rutin melaksanakan latihan menembak baik itu laras panjang maupun pistol dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menggunakan senjata.


“Setiap prajurit TNI tentunya harus dapat menembak dengan baik dan benar. Untuk mencapai itu tentunya dengan latihan yang rutin. Di Lanud Supadio latihan menembak dilaksanakan tiga bulan sekali, untuk laras panjang diperuntukkan bagi seluruh anggota sedangkan pistol hanya untuk Perwira, personel Satpomau, Intel dan Wanita Angkatan Udara atau Wara.” jelasnya dilapangan tembak SPN Rasau Jaya, Selasa (24/10).

Ditempat yang sama, Kasi Senjata (Kasisen) Dislog Mayor Tek Zulkifli mengutarakan sebelum melaksanakan latihan menembak terlebih dahulu di refresh kembali tata cara penggunaan senjata sesuai prosedur yang telah ditentukan, hal ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga zero accident tercapai.

“Untuk menembak laras panjang amunisi yang digunakan sebanyak 20 butir peluru dan jarak tembak 100 meter dengan tiga sikap yaitu tiarap, duduk dan berdiri. Sedangkan pistol menggunakan amunisi berjumlah 10 butir peluru dengan jarak tembak 75 meter,” pungkasnya. (Sumber Siaran Pers Kapentak TNI AU Supadio)
DiILANTIK : Letnan Kolonel Pom Hari M. Ambon, SH, M.AP menjadi Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Supadio menggantikan Letkol Pom Jimmi Wiliyater Sidabutar, S.H.,M.H.  Foto Kapentak TNI AU Suoadio
DiILANTIK : Letnan Kolonel Pom Hari M. Ambon, SH, M.AP menjadi Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Supadio menggantikan Letkol Pom Jimmi Wiliyater Sidabutar, S.H.,M.H.  Foto Kapentak TNI AU Suoadio

Letnan Kolonel Pom Hari M. Ambon, SH, M.AP secara resmi dilantik menjadi Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Supadio menggantikan Letkol Pom Jimmi Wiliyater Sidabutar, S.H.,M.H.

Prosesi pelantikan ini ditandai dengan pemasangan tanda jabatan dan penyerahan Tongkat Komando yang dipimpin langsung oleh Danlanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP di Graha Teddy Kustari, Selasa (24/10).

Seiring pergantian jabatan Dansatpom Lanud Supadio ini, Danlanud menyampaikan bahwa, alih tugas di lingkungan TNI AU merupakan mekanisme dalam organisasi dengan harapan menumbuh kembangkan suasana segar dan kegairahan kerja, agar tercapai peningkatan kualitas dalam pelaksanaan tugas.



”Pergantian pejabat bertujuan untuk menumbuh kembangkan suasana segar dan kegairahan kerja, agar tercapai peningkatan kualitas dalam pelaksanaan tugas. Oleh karena itu alih tugas harus dilihat dan dipandang sebagai peristiwa penting, baik untuk perkembangan organisasi maupun perkembangan karier personel yang bersangkutan,” demikian disampaikan Marsma TNI Minggit Tribowo S.IP. 

Pada kesempatan yang sama, Danlanud Supadio menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Pom Jimmi Wiliyater Sidabutar, S.H.,M.H atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Dansatpom Lanud Supadio. Sementara kepada pejabat baru Danlanud menyampaikan ucapan selamat bertugas dengan harapan terus mengembangkan prestasi yang telah diraih oleh pejabat lama.

“Selaku pimpinan dan atas nama pribadi saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas pengabdian saudara selama  ini, yang telah memberikan kontribusinya untuk menyukseskan tugas Lanud Supadio, selanjutnya kepada Letnan Kolonel Pom Hary M.  Ambon, SH yang sejak saat ini resmi menjabat sebagai Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Supadio,  saya ucapkan  selamat  bertugas.    kembangkan  terus prestasi yang telah diperlihatkan pejabat sebelumnya,” kata Danlanud Supadio.

Turut hadir pada acara serahterima jabatan Dansatpom ini Komandan Wing Udara 7, Kolonel Pnb Setiawan, para kepala dinas, komandan satuan dan segenap perwira dan anggota jajaran Lanud Supadio. Setelah pelaksanaan sertijab dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang berlangsung di tempat yang sama.  (Sumber Kapentak TNI AU Supadio)
Stephen Robert Irwin atau yang lebih dikenal dengan Steve Irwin, yang terkenal dengan sebutan sang Crocodile Hunter (Pemburu Buaya) itu akan kembali "hidup" dan membintangi serial Animal Planet yang sudah membesarkan namanya itu.  Keluarga besar sang legenda, sebelas tahun setelah meninggalnya Steve Irwin, keluarga besar mendiang Steve Irwin telah memutuskan untuk kembali ke Animal Planet.

Steve Irwin Lahir di Essendon, Victoria, Australia pada tanggal 22 Pebruari 1962 itu dinyatakan meninggal dunia karena tertusuk ekor ikan pari di Batt Reef Queensland Australia saat membuat film dokumenter untuk produksi Animal Planet. Steve Irwin yang berkewarganegaraan Australia itu sangat terkenal dengan julukan Sang "Crocodile Hunter" itu meninggalkan seorang istri, Terri Raines, yang dinikahinya pada tahun 1992 dengan dua buah hati mereka Bindi Sue Irwin (1998), dan Robert Clarence (2003).

Presiden dan CEO Discovery Communications, David Zaslav , mengumumkan hal tersebut pada hari Rabu bahwa keluarga besar mendiang Steve Irwin : Terri, Bindi dan Robert Irwin akan kembali ke jaringan televisi tersebut tahun 2018 mendatang.

Dalam sebuah konferensi pers, keluarga besar Steve Irwin itu pun diberitakan kembalinya mereka pada jaringan televisi Animal Planet itu bukan tidak saja memang tugas dan kewajiban mereka e bagai Duta bagi Discovery Communications, tetapi lebih dari itu yakni mengembangkan dan memproduksi sendiri proyek proyek program acara Televisi untuk Animal Planet

CROCODILE HUNTER :  Mendiang Steve Irwin  akan diwakili oleh keluarga besarnya kembali ke program Acara Animal Planet tahun depan.  Photo courtesy omgcheckitout.com
CROCODILE HUNTER :  Mendiang Steve Irwin  akan diwakili oleh keluarga besarnya kembali ke program Acara Animal Planet tahun depan.  Photo courtesy omgcheckitout.com 
Gambar dari Instagram @bindisueirwin
Gambar dari Instagram @bindisueirwin

Episode perdana Crocodile Hunter, yang debutnya dimulai di negara Kangguru Australia tahun 1996 sesungguhnya merupakan rekaman Steve Irwin dan istrinya Terri mengurusi Crocodiles bersama sama bahkan dalam masa bulan madu mereka.  Program acara tersebut dimulai di Amerika Serikat satu tahun kemudian, menjadi viral ke seluruh dunia hingga menembus ke jaringan tersebut hingga tahun 2007.

Steve Irwin sendiri yang membintangi beberapa episode program Animal Planet, hingga pada tahun 2006 Steve Irwin dinyatakan meninggal dunia 
ketika dadanya tertusuk ikan pari beracun saat membuat film dokumenter dengan judul program televisi yang dibuatnya "Ocean’s Deadliest" 

Saksikan video video menakjubkan dari keluarga besar Steve Irwin di Instagram yang memposting kegembiraan mereka akan kembali ke program acara Discovery Communications yang memproduksi acara Animal Planet yang telah membesarkan nama besarnya itu.

Steve Irwin sangat mencintai dunia wild animal (Satwa Liar) seperti bagian yang tidak terpisahkan dalam dirinya.   Legenda satwa liar yang terkenal di seluruh dunia dengan jeritan khasnya "Crikey" saat berhasil menaklukan sang  satwa liar atau saat terpesona akan keindahan satwa liar yang sangat dicintainya itu akan terus abadi dan akan diteruskan perjuangannya melalui berbagai lembaga amal dan yayasan yang dibangun atas namanya.

I have no fear of losing my life - if I have to save a koala or a crocodile or a kangaroo or a snake, mate, I will save it. (Saya tidak kuatir jika harus kehilangan nyawa saya jika saya harus menyelamatkan seekor Koala, Seekor Buaya, seekor KangGuru bahkan seekor ular sekalipun, kawan, percayalah saya akan datang menyelamatkannya).  (Sumber aseli  "
The family of Steve Irwin, The Crocodile Hunter" is returning to animal planet" - Diterjemahkan oleh Asep Haryono
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia