Header simplyasep.com
Banner sosial media Asep
Klook.com Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Polemik Pemulangan WNI Eks ISIS

SIMPLYASEP.COM Sedang hangat dperbincangkan saat ini yakni polemik pemulangan Warna Negara Indonesia (WNI) eks anggota ISIS di luar neger. Berbagai tanggapan semakn seru seolah bersaing dengan pemberitaan wabah COVID-19 (Coronavirus disease 2019) yang sudah menelan banyak korban jiwa. ISIS bukanlah Virus Corona yang harus dicegah penularannya, dan dicarikan virus penyembuhnya.

ISIS sudah menyangkut sebuah ideologi yang menekankan aspek kekerasan sebagai sarana untuk pencapaan tujuan, belum lagi kalau sudah menyentuh aspek Nasionalisme. Mereka yang sudah merencanakan untuk bergabung dengan kelompok radikal seperti ISIS berarti mereka sudah memliki rasa kebencian terhadap NKRI, dan bisa dikatakans secara tidak langsung melepaskan kewarganegaraan Republik Indonesia.

Saya memang bukan pakar ideologi, saya bukan pakar strategi perang, saya bukan siapa siapa, namun polemik pemulangan WNI eks ISIS ini memantik saya untuk juga menyampakan pandangan, pendapat dan opini saya.

Sumber Gambar dari  Kabar Banten COM
Sumber Gambar dari  Kabar Banten COM


Mengapa Bergabung ke ISIS
Ini sebuah pertanyaan mendasar yang hanya mereka sendiri yang tahu jawabannya mengapa bergabung dengan kelompok ISIS? Terdapat pandangan yang perlu didiskusikan bersama. Apakah ini akibat dari doktrin radikal atau janji janji materi yang diberikan elemen elemen ISIS kepada mereka? Ataukah mereka sendiri yang mencari tahu dan “berburu” untuk bisa bergabung dengan kelompok radikal itu?

Sudah bukan rahasia lagi paham radikalisme menjadi salah satu musuh besar bangsa dan negara Indonesia selain musuh lainnya yang perlu diberantas hingga ke akar akarnya yakni korups, Narkoba dan terorisme. Berbagai macam program DeRadikalisasi yang sudah diprogramkan dan digencarkan oleh pemerintah memang memllki banyak kendala namun itu bukan menjadi penghalang program deradikalisasi untuk untuk tidak terus semakin digencarkan. Program Bela Negara perlu semakin ditumbuhkembangkan agar seluruh warga negara Indonesia (WNI) semakin bangga dan cinta kepada NKRI yang merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar tawar lagi.

Masuknya segelintir Warga Negara Indonesa (WNI) yang memutuskan bergabung kepada kelompok ISIS dalam pandangan saya sudah menyatakan diri tidak mencintai dan tidak memiliki kesetiaan terhadap Pancasla dan UUD 1945 .

Mereka sudah dianggap mendeklarasikan diri sebagai pembangkang dan berpotensi mengancam persatuan dankesatuan Bangsa Indonesia Di luar negeri kelompok ISIS sudah mendapat gempuran hebat baik secara militer maupun sanks sosial dari berbagai negara di seluruh dunia dan kekuatan mereka sudah hampir punah seiring dengan banyaknya pemimpin kelompok mereka yang tertangkap dan terbunuh. ISIS sendiri diyakini sudah repot mengurus para simpatisannya dan secara ekonomi sudah jatuh miskin dan tidak mampu membiayai operasionalnya.

Dan inilah yang dduga keras menjadi alasan kelompok radikal ini sudah tidak mampu lagi menepati “janji janji manis” nya buat para anggota baru yang bergabung dalam kelompoknya. Mungkin saja para WNI yang bergabung di kelompok itu dijanjikan materi atau uang hingga mereka spontan tertarik menjadi anggotanya? Kita tidak tau.

Namun faktanya ISIS sudah tidak sanggup membiayai operasionalnya dan mensupport anggota baru yang bergabung. Hal ini mungkin sudah dirasakan oleh para WNI yang bergabung dalam kelompok tersebut sehingga mereka memutuskan keluar dari ISIS dan berniat kembali kepada negara asalnya Indonesia. Hal ini femonema yang langka. Mengapa saya sebut langka?

ISIS diyakini sebagai kelompok brutal yang sangat kejam. Tidak mudah seorang anggota ISS masuk keluar dari kelompoknya. ISIS dlberitakan tidak akan membiarkan seroang anggotanya keluar dari kelompoknya dalam keadaan hidup. Mereka yang ketahuan keluar dari kelompok ISS dengan cara diam diam akan diburu , dan jika tertangkap maka MATI adalah taruhannya.

Ada yang ditembak, ada yang digantung, ada yang dipenggal kepala (beheading) ada yang disiksa dengan cara direbus, diledakkan dengan BOM dan berbagai aksi barbar lainnya. Jadi jika ada WNI yang sudah bergabung dalam ISIS lalu bisa keluar dari kelompok itu dengan selamat adalah bukti ISIS sudah lemah dan tidak mampu mengurusnya lagi. Ini yang saya sebut langka. ISIS sudah tidak berdaya baik dari segi militer, ekonomi dan ideologi

Inilah yang saya duga menjadi alasan bagi WNI yang bergabung dalam kelompok radikal itu merasa sudah merasa ISIS sudah tidak bisa diharapkan lagi. ISIS sudah tidak ada apa apa lagi, lalu mereka memutuskan pulang ke tanah air menjad warna negara Indonesia Tunggu dulu.

Walaupun WNI yang bergabung dalam organisasi radikal semacam ISIS lalu berniat pulang ke tanah air dianggap secara otomatis danggap sudah kehilangan status WNI nya.  Tidak seperti itu.  


Seperti yang dilansir oleh portal berita MERDEKA disebutkan bahwa Persoalan mengena status WNI sudah diatur dalam undang undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan (UU 12/2006) dan juga Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan, dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia (Perpres 2/2007).

Dalam ketentuan undang undang tersebut maka seseorang WNI akan ditentukan apakah masih menyandang status sebagai WNI atau tidak tergantung kepada Keputusan Presiden (Keppress). Presiden Republik Indonesia mempunyai hak penuh untuk mencabut status Warga Negara Indonesia (WNI) dan itu diatur dan dilindungi oleh Undang Undang.

Pemerintah sudah memutuskan tidak akan memulangkan WNI eks ISIS. Berbagai dukungan mengalir terhadap keputusan berani yang diambil oleh pemerintah. Masih banyak warga negara Indonesia (WNI) yang masih setia kepada NKRI yang harus durus oleh Pemerintah. Selain sebagai bentuk antisipasi terhadap masuknya paham radikalisme di Indonesia (Asep Haryono)

No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia