Banner sosial media Asep

Do you have any suggestions for us on how we can improve our service or our website? Did you find what you needed? Was it accurate and complete? Do you need a forum or any addition to our service? Let me know what you think! Your comments are sincerely appreciated! Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Mie Ayam “PANAMA” Yang Mencoba Bertahan

SIMPLYASEP.COM Seorang sahabat saya yang berasal dari luar kota, pernah beberapa hari berkunjung ke Pontianak mengatakan betapa banyaknya makanan enak di kota Pontanak cukup menggembirakan bagi kita semua Ini berarti kota Pontianak sudah mulai viral dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yang sudah mulai sejajar dengan kota kota tujuan wisata kuliner terkenal di Indonesia seperti Jogjakarta, Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Palembang, Medan. Papua, Bogor, Brebes dan masih banyak lagi kota kota lainnya di Indonesia.

Bagi penggemar mi ayam kini sudah tidak perlu kuatir lagi. Begitu banyaknya spot spot kuliner Mi Ayam nyaris ada di setiap sudut kota Pontianak. Segala jenis Mi Ayam tersedia baik di pesan melalui grab atau gojek, atau datang langsung on the spot. Nah salah satu spot kuliner yang sudah eksis sejak beberapa tahun yang lalu adalah Mi Ayam Panama. Ketatnya persaingan di bisnis mi ayam membuat sebagian pengusaha harus memutar otak agar bisa bertahan ditengah gempuran krisis ekonomi yang tidak menentu ini.

Saya menemui Otong, owner Mi Ayam PANAMA langsung di tempatnya jualannya Mi Ayam PANAMA di Jalan Urai Bawadi Pontianak baru baru ini. Berikut ini adalah catatannya


BERTAHAN : Otong Rosyid, owner Mie Ayam PANAMA yang terus mencoba bertahan hingga saat ini berpose di depan spanduk di Outletnya di Jalan Uray Bawadi Pontianak.  Foto Asep Haryonoi


Bisa Mencapai 9 Juta Per Hari
“Sedang keluar, belanja” kata salah seorang juru masak Mi Ayam Panama saat saya menyambangi outlet Mi Ayam PANAMA di Jalan Urai Bawadi Pontianak hari Sabtu (15/2) jam 16.00 WIB.

Saya pun meninggalkan pesan WA untuk disampaikan kepada Otong kalau saya sahabatnya datang. Saya pun masuk ke bagian dalam bangunan yang sekaligus sebagai rumah itu untuk menunggu ownernya pulang dari Belanja. Saya melihat sepasang pengunjung sedang menunggu pesanannya datang. Saya pun duduk santai di salah satu sudut ruangan di bagian dalm.

Tak lama kemudian datanglah Otong sambil menenteng dua buah bungkusan belanja. Mobil AVANZA Putihnya diparkir di depan outletnya Saya pun menyambut Otong yang saya sudah kenal sejak jaman saya masih kuliah dahulu.

(Kami pernah sama sama aktif di Badan Kerohanian Mahasiswa Islam (BKMI) Universitas Tanjungpura di era tahun 1992- 1995 an. Saat itu Ketum BKMI UNTAN dijabat Asep Budiman , Tabrani, Syaiful Muhtadin, dan Jajat Sudrajat-red). Saat itu Otong Rosyid (Nama asli Kang Otong) kuliahnya di Fakultas Teknik UNTAN angkatan 1988 kalau saya tidak salah. Ya kang Otong bergelar Sarjana Teknik (ST) yang menekuni bisnis Kuliner sejak beberapa tahun belakangan ini

Setelah menyuruh seorang karyawannya untuk membawa masuk belanjaannya, Otong mempersllahkan saya duduk. Dan kami pun duduk berhadapan. Saya keluarkan peralatan rekaman saya. Saya memang mau syuting video Mi Ayam tersebut dan wawancara sedikit dengan owner Mi Ayam Panama

Obrolan santai pun di mulai

“Mi Ayam PANAMA ini sudah mulai sejak tahun 2005 yang lalu yang saat itu tempat berjualannya di Jalan Pangeran Natakusuma (PANAMA) dan kemudian saya memutuskan pindah ke Jalan Uray Bawadi,nah sejak saat itulah nama Jalan Pangeran Natakusuma (PANAMA) saya jadikan nama brand Mi Ayam saya ini sampai sekarang” kata Otong membuka obrolan kami.

Otong Rosyid pun mulai menceritakan di awal awal jualan Mi Ayamnya laku keras. Hilir mudik pengunjung datang dan pergi ke kedai Mi Ayam Panama miliknya, sampai dari harus menambah tenaga kerjanya.

“Saat itu memang sedang boomingnya Mi Ayam Panama di Jalan Uray Bawadi ini, bersaing dengan banyaknya kuliner di sepanjang Jalan Uray Bawadi ini, dan begitu banyaknya yang datang makan di tempatnya, pernah pendapatan Mi Ayam Panama pernah mencatat hingga 9 juta rupiah per hari” kata Otong menerawang masa masa indah saat itu.

Bahkan Mi Ayam PANAMA pernah masuk dalam berita di blog salah seorang pengunjungnya, bahkan Kapuas Citra Televisi Indonesia (KCTV) juga pernah meliput usahanya. Berbagai menu tambahan juga disediakan karena semakin tingginya permintaan saat itu.

“Dahulu pernah ada Ayam bakar juga” kata Kang Otong

Banyak program CSR (Common Social Responsibility) yang berhasll di jalankan Mi Ayam Panama dengan menjadi sponsor atau donatur berbagai elemen masyarakat yang meminta kerja sama kemitraan dengan usaha mi ayam mlliknya.

“Misalnya ada lomba atau seminar dan ada hadiah door prize berupa voucher makan Mi Ayam Panama bisa ditukar juga di sini” terang Otong. Dia pun bersedia memberikan discount khusus untuk pelanggan yang order minimal 500 bungkus, dan pesanan bisa di antarkan langsung kepada pemesannya

Mulai Ditinggal Karyawannya
Seiring dengan perkembangan kuliner yang semakin semarak, dan semakin banyaknya pengusaha Mi Ayam yang menyebar di mana mana, membuat masyarakat kini bebas memilih M Ayam mana saja yang dsukainya.

Dan itu berdampak signifikan bagi perkembangan usaha Mi Ayam Panama yang dikelolanya sejak 10 tahhun yang lalu itu. Sedikit demi sedikit pendapatnya mulai menurun dari yang semula di awal awal usahanya pendapatnhya bisa menyentuh 9 Juta perhari, sedikit demi sedikit mulai menurun hingga 3 juta per hari

“Bahkan pernah mencapai 1 juta per hari, dan juga pernah mencapai 300 ribu rupiah saja per hari dan dampak itu sudah dirasakan sejak beberapa tahun terakhir ini wala tidak drastis setiap harinya namun kecenderungannya terus menurun” kata Otong sambil menyebut salah satu pengusaha Mi Ayam Bakso lainnya yang pernah mencetak hit penjualan lebih tinggi dari usahanya juga memgalami penurun seperti usaha miliknya.

“Ya ada pengusaha milik ayam juga yang bahkan pernah mencatat pendapatan 30 juta per hari juga mengalami penurunan yang sama dengan Mi Ayam PANAMA mlilik saya , dan itu saya ketahui sendiri dari bosnya yang sama sama satu tempat penggilingan daging bakso di Pasar’ Kata Otong

Satu per satu karyawannya mulai berkurang. Ada yang pindah bekerja di perusahan lain, ada yang mandiri membuka usaha sendiri “ Bahkan untuk Gaji saja banyak yang harus di rapel karena dan mereka juga tidak mengambl (gaji) sekaligus namun bertahap misalnya ambil 100 K dahulu dan begitu seterusnya” kata Otong Kini jumlah karyawan Mi Ayam Panama bisa dihitung dengan jari

DIJUAL SEGERA :  Inilah Mie Ayam PANAMA di Jalan Uray Bawadi Pontianak yang ditawarkan bagi siapa saja yang berminat memilki bangunan sekaligus brand Mie Ayam PANAMA dengan harga 2 M.  Foto Asep Haryonoi
DIJUAL SEGERA :  Inilah Mie Ayam PANAMA di Jalan Uray Bawadi Pontianak yang ditawarkan bagi siapa saja yang berminat memilki bangunan sekaligus brand Mie Ayam PANAMA dengan harga 2 M.  Foto Asep Haryonoi

MIE AYAM :  " Sekarang ada super Promo hanya 10 K saja untuk Mi Ayam dan bisa ditambahkan dengan bakso dengan bulatan yang lebih besar" tegas Otong Rosyid, owner Mie Ayam PANAMA.  Foto Asep Haryono
MIE AYAM :  " Sekarang ada super Promo hanya 10 K saja untuk Mi Ayam dan bisa ditambahkan dengan bakso dengan bulatan yang lebih besar" tegas Otong Rosyid, owner Mie Ayam PANAMA.  Foto Asep Haryonoi

Ingin Segera Dijual
“Kalau ada yang berminat untuk memllk Brand Mi Ayam Panama lengkap dengan bangunan, kursi , peralatan masak semuanya boleh saja “ kata Otong. Dia pun menawarkan harga 2 M untuk siapa saja yang mau membeli bangunan rumah sekaligus menjadi brand Mi Ayam Panama miliknya

Harga itu sudah sebanding dengan nilai aset yang sudah sebanding dengan nilai investasi yang sudah dia tanamkan

"Semuanya boleh diangkutin dan tinggal menjalankan bisnisnya atau bisa untuk rumah sendiri atau buka usaha lainnya boleh saja " kata Otong

Otong pun menerawang masa depan Mi Ayam Panama miliknya jika sudah laku dibeli orang maka dia pun sudah melanjutkan bisnis Kulinernya dengan mengusung mi ayam juga namun dengan brand yang baru. 

"Memang saya ada rencana jika Mi Ayam Panama beserta bangunannya ini laku terjual tentu saya akan membangun kerajaan bisnis saya ini dengan menggunakan brand yang baru namun masih dibidang kulinernya juga" terang Otong.    Dengan backgroundnya sebagai Sarjana Teknik tidak membuatnya merasa risih atau malu untuk berbisnis Kuliner. "Saya juga konsultan sesuai dengan latar belakang saya namun dengan bisnis Kuliner ini tadi awalnya sih ingin coba coba namun keterusan" kata kang Otong
( Seperti yang dituturkan kepada Asep Haryono)


No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia