Jeunesse Banner sosial media Asep

Hello there. Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

DAY 01 – Part THREE Tiba di Malang (Jawa Timur)

SIMPLYASEP.COM Bagi yang baru pertama kali menemukan artikel in, sangat disarankan untuk membaca artikel sebelumnya yakn DAY 01 – Part One dan DAY 01 – Part Two karena akan sangat membantu untuk memaham jalan cerita laporan perjalanan saya selama di kota Malang 23 – 25 Januari 2020.

Jam 14.10 WIB Tiba di Bandara Abdurachman Saleh, Malang

Pesawat LION AIR JT 814 Alhamdulillah landing dengan sempurna di Bandara Abdurachman Saleh (Malang) setelah menempuh perjalanan lebih kurang 1 jam 50 menit dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang Banten.

Saya dan seluruh penumpang turun dari perut pesawat, dan langsung menuju terminal Bandara Abdurachman Saleh (Malang) yang menurut pandangan mata saya adalah bandara yang mu dngil dan kecil. Namun saya tidak sempat menjelajah Bandara ini karena begitu turun dari Pesawat, saya berjalan agak ke tengah dan mengambil foto pertama saya di kota Malang (Jawa Timur) ini.

Dan inilah foto pertama yang berhasil saya ambil di kota Malang yakni Bandara Abdurachman Saleh. Lihat fotonya di bawah ini

MUNGIL : Foto pertama yang saya ambil saat turun dari Pesawat dan menjejakkan kaki di kota Malang, adalah bandara Abdurachman Saleh (23/1) yang mungil mut imut ini. Foto Asep Haryono 


Setelah foto di atas berhasil saya jepret, saya mengambil sekitar 2 atau 3 foto tersebut di atas buat jaga jaga siapa tahu ada yang blur Tapi nyatanya semuanya cukup terang dan jelas, jadi saya pasang dalam artikel ini cukup satu foto saja karena ketiganya sudut pengambilannya sama 



Saya berjalan menuju dalam Bandara Abdurachman Saleh dan berbekal informasi awal dari mas Bagas di dalam pesawat tadi (Saya baru sadar kalau mas Bagas sudah “ngilang” enta h kemana namun saya mash memegang nomor WA dan foto selfienya-red) Saya hiraukan saja, dan saya fokus mencari Taxi Bandara yang berada di luar Bandara Abdurachman Saleh. Letak loket taxi Bandara ada d sudut sebelah kanan, loketnya tdak besar


Pengantar bahasa saya pake bahasa gado gado. Saya akui bekal Bahasa Jawa saya sangat minim. Jadilah saya berkomunikasi dengan crew di oket Taxi Bandara Abdurachman Saleh dalam dua bahasa : Bahasa Jawa praktis dan Bahasa Indonesia. Kalau Cuma nanya “Pinten?” “Sampun” wah mahir saya. Setelah itu nda tau lagi hahahaha. Singkat kata Mas Sidiq, (Taxi Bandara) siap mengantar saya ke tempat tujuan yakni Penginapan OYO d daerah sektar Pasar Belmbng



Harga yang disanggupi adalah 80K. Okey; Let’s go mas Sidiq



Berbekal rute panduan yang dikirim melalui pesan SMS dari OYO, saya pun segera naik ke dalam Mobil Taxi Bandaranya Mas Sidiiq. Saya tidak mengerti jens mobilnya apa. Nyesel juga kagak mengerti jenis mobil yang kam gunakan saat itu. Hiks huaaaaaaaaaaa.


Dasarnya hobi dokumentasiin, selam dalam Taxi mas Sidiq pun saya sempat minta izin kepadanya untuk swafoto Ya biar sekalian jadi kawan kan sapa tau nanti nanti bsa kontek lagi. Jadilah tuker tukeran nomor WA dan sekalian foto bersama Nah jadilah foto kam berdua di bawah ini. Jelas kan?






SELFI: Mas Sidiq (Kanan) dan saya saat foto selfi d dalamTaxi

Mencari Lokas OYO
Selama dalam Taxi saya dan mas Sidiq pun ngobrol santai dan ringan saja seputar kota Malang yang baru saya rasakan saat itu. Kotanya tidak sepamas kota Pontianak, dan ada angin angin dinginnya.

Selama dalam Taxi Mas Sidiq , saya sempat foto beberpa sudut kota Malang yang baru pertama saya datangi ini. Saya memfoto dari balk kaca mobil Tax Bandaranya mas Sidiq di bangku depan. Ini dia beberaoa fotonya 



Suasana Kota Malang yang berhasil saya jepret saat berada di dalam Taxi Mas Sidiq saat menuju penginapan OYO di sekitar Pasar Belimbing (23/1). Foto Asep Haryono

 Foto Asep Haryono
 Foto Asep Haryono

“Sepertinya bang Asep ini orangnya mudah bergaul keliatan dari cara bicaranya” kata Mas Sidiq, Wah masa sih. Alhamdulillah ya. Padahal saya merasa biasa aja sih. Alhamdulillah terima kasih.


Obrolan terus mengalir, dan tdak terasa mobil kami sudah mencapai titik lokasi Penginapan OYO di kawasan sekitar Kampus Universitas Widyagama. Namun tiba tiba Mas Sidiq seperti kehilangan arah saat membaca “peta” dalam format text yang dikirim OYO ke Samsung Galaxy Grand Prime saya. Mobil kami pun berhenti d smpang Kampus tu, dan berhenti sejenak. Mas Sdiq turun dari moblnya dan bertanya kepada salah seorang yang berada di dalam sebuah bengkel di kawasan tu.


Mas Sidiq yang orang Malang saja bingung, apalag saya yang dari Pontianak lebih bingung lagi. Sampai memutar dua kali untuk menemukan lokas penginapan OYO d kawasan Pasar Belimbing itu Saya juga agak cemas juga karena belum mendrikan Sholat Dzhuhur, dan berdoa semoga lokasi Penginapan OYO di kawasan Pasar Belimbng bsa segera ditemukan, sehingga saya bisa langsung check in, taruh koper dan Sholat



Setelah berputar dua kali, syukur Alhamdulillah Lokasi Pengnapan OYO berhasl terdeteksi oleh radar Mas Sidiq dan ternyata Penginapan OYO berlokasi d Jalan Ikan Paus Mbiil pun berhenti tepati di depan Penginapan OYO. Setelah membayar ongkos yang dsepakati, kpper dan barang barang saya pun dikeluarkan dari mobil Taxi Bandara mas Sidiq pun pergi, dan saya pun langsung berbegas ke dalam Penginapan OYO



Pemandangan pertama yang saya liat di penginapan OYO ini adalah Tukang Bakso Malang. Ahaaaaaaaaa langsung ada tukang Bakso Malang mangkal di OYO. Haaa jad nda usah jauh jauh lag carinya. Makan Bakso Malang di Kota Malang pasti akan beda rasanya. Pkir saya dalam hati.



Nah tidak pada penasaran , saya tamplkan satu buah foto Pengnapan OYO tempat saya menetap d kota Malang yang berhasil saya ambil fotonya hari itu. Nah liat ada mamang Bakso Malang di OYO kan. Keren donk



Namun kegembiraan saya pupus begitu tau ternyata persediaan cash (uang tunai) di kantong saya hanya ada sekitar Rp.130.000,- atau 130K/ Saat check in ternyata phak OYO meminta bayar dimuka, berdasarkan Booking dari aplkasi atau webste, harga per malamnya sebesar Rp.102.000,- dan tu harus bayar dimuka.



Mengungsi Ke Mushola

Saya lapar saat itu Belum makan dari berangkat dari Pontianak. Okelah saya b isa check ini dengan dana yang ada (memang cukup untuk check in) , namun untuk keperluan makan siang, makan malam ,tidak cukup.


Uang dikantong saya tidak cukup. Saya tidak bisa check in. Sebenarnya uang saya hanya 30K saja, saya dikasih tambahan sangu sebesar Rp.100.000,- dari Ustad Haji Ahmad Farhan (Ketua Masjid Babussalam Komplek Duta Bandara Pontanak) saat saya pamtan dengan beliau. Benar benar Nekad Trp ke Malang dengan persedian dana tunai yang sangat minim Phak OYO tidak mau tau. Bayar dimuka dulu kalau tdak ya slahkan cari dulu.



Nyatanya saya sudah di Malang, dan harus dihadapi. Saya mengontak orang rumah untuk mengirim dana tambahan agar bisa check ini dahulu, minimal bisa untuk break dan sholat. Saya kepepet juga harus segra Sholat Zuhur.



Saya pun bergeas menyeret tas kope tas laptop saya keluar dari Pengnapan OYO, dan berjalan ke arah Jalan Ikan Paus Raya untuk mencari Masjd atau Mushola terdekat untuk sholat Zuhur dan untuk istirahat. Cuaca sudah mulai tidak bersahabar, ttk titik air hujan sudah berjatuhan membasahi badan saya dan tas koper tas laptop saya. Akhrnya saya bisa mencapa sebuah Mushola di Jalan Ikan Paus Raya dan ternyata Musholanya terkunci. Hujan pun turun dengan lebatnya.



Jadilah saya sholat zuhur di luar masjid, Hujan pun turun. Tas koper Tas Laptop saya taruh di depan saya. Saya pun mendirikan sholat Zuhur. Dan ternyata Hp Android saya sudah lowbat,, dan tidak ada colokan di luar Masjid. Sebelum HP bener benar mati kehabisan saya, saya sempat memfoto koper tas saya di saat hujan di mushola itu. Ini dia fotonya



MENGUNGSI : Dalam keadaan hujan lebat dan perut lapar , saya mengungsi di Mushola terdekat untuk mendirikan sholat Dzuhur (23/1). Sebelum HP mati karena lowbatt saya sempat foto tas koper saya ini Foto Asep Haryono


Selama lebih dari dua jam saya “mengungsi” d Mushola tu Saya nda sempat liat plang nama Musholanya. Ditengah masa menunggu kiriman transfer untuk bayar Penginapan OYO, saya tetap d Mushola itu hngga masuk waktu Sholat Ashar. Situasi memang sangat berbeda saat itu.


Jadikah saya check in di Penginapan OYO yang sudah dibooking sebelumnya? Bagaimana situasi kota Malang di hari pertama saya di kota Malang? Kulinernya?  Alhamdulillah jadii


To Be Continued



No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog