Banner sosial media Asep

Hello there. Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Hindari Memesan Air Keran di Pesawat. Ini Alasannya

Penting untuk menghindari terjadinya gejala dehidrasi saat terbang, dan untuk itu pula anda harus tetap ingin minum dengan air kemasan botolan? Tentu boleh saja membawa air dalam kemasan botolan. 

Satu hal yang selalu orang mekheritahu kepada Anda lakukan sebelum terbang adalah melembabkan tenggorokan atau minum yang cukup. Gejala deHidrasi bisa terjadi di mana saja : di rumah, dehidrasi di bandara, dan bahkan dehidrasi di pesawat.  Anda mungkin ingin menyimpan air saat Anda masih di darat sebagai bekal dalam pesawat.  Jangan berpikir anda akan minum dengan air Keran di Pesawat . Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa air keran di pesawat tidak terlalu sehat untuk diminum

Pusat Kebijakan Makanan NYC Hunter College dan DietDetective.com merilis Airline Water Study yang menyelidiki kualitas air dapur di 11 maskapai besar dan 12 maskapai regional.  Air keran adalah salah satu dari beberapa hal lain dari pesawat terbang yang mungkin luput dari perhatian maskapai yang bersangkutan.



EIVAISLA/SHUTTERSTOCK
EIVAISLA/SHUTTERSTOCK

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alaska Airlines dan Allegiant Air memiliki kualitas air terbaik sedangkan JetBlue dan Spirit Airlines memiliki yang terburuk. 


Setiap maskapai diberi "Angka Kesehatan Air" dari 0 hingga 5 (0 menjadi peringkat terendah, 5 tertinggi) berdasarkan ukuran armada pesawat, pelanggaran Aturan Air Minum di Pesawat, dan keberadaan E. coli dan coliform di sampel air. Jika maskapai mendapat skor 3 atau lebih tinggi itu berarti mereka memiliki air bersih yang relatif aman.

Baca juga Desain kursi Kelas Eknonomi Pesawat baru Membuatnah Tidur Lebih Nyaman

Kembali pada tahun 2011, EPA melembagakan Aturan Air Minum untuk Pesawat (ADWR) untuk "memastikan bahwa air minum yang aman dan andal disediakan untuk penumpang dan awak pesawat," tetapi aturan itu tidak berjalan cukup jauh. Air keran disajikan untuk pelanggan dan digunakan untuk membuat kopi dalam teh disimpan dalam tangki air yang tidak dibersihkan sangat sering menyebabkan air terkontaminasi dengan bakteri.

Setahun setelah mereka menerapkan aturan itu, satu dari setiap sepuluh pesawat masih dinyatakan positif coliform dalam air mereka. The Airline Food Study yang dirilis pada 2019 menunjukkan bahwa tidak banyak yang berubah. Anda mungkin berpikir bahwa tangki air akan dikosongkan dan dibersihkan setidaknya sekali sehari tetapi sebagai gantinya, mereka duduk untuk waktu yang lama dalam tangki yang terkontaminasi.

Ini adalah "Skor Kesehatan Air" untuk semua maskapai penerbangan utama yang diuji dalam penelitian ini:

  • Alaska Airlines: 3.3
  • Allegiant Air: 3.3
  • Hawaiian Airlines: 3.1
  • Frontier Airlines: 2.6
  • Southwest Airlines: 2.4
  • Delta Air Lines: 1.6
  • American Airlines: 1.5
  • United Airlines: 1.2
  • JetBlue: 1
  • Spirit Airlines: 1

Jadi, pastikan Anda menyimpan persediaan air botolan (dan kopi atau teh) saat Anda masih di bandara — ini bisa menyelamatkan Anda dari liburan yang kurang menyenangkan. (Morgan Cutolo)


Sumber dari READER DIGEST






No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia