Banner Utama SIMPLY ASEP Banner sosial media Asep
Hello there. Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Pentingnya Pemanfaatan Digital Marketing Untuk UMKM

Pontianak. Dalam sebuah workshop pemanfaat Jurnal untuk bisnis yang diselenggarakan di Pontianak pada tanggal  19 November 2019 lalu di Pontianak yang dihadiri sekitar 30 (tiga puuh) pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) banyak menyinggung pemanfaatan digital dalam mempromosikanproduk UMKM kepada pangsa pasar yang lebih luas tidak saja untuk lokal Kalimantan Barat namun juga untuk seluruh Indonesia.  Bahkan tidak menutup peluang promosi tersebut sampai ke manca negara

Secara khusus hadir dalam acara tersebut Edi Suprianto, Ketua Komunitas Borneo Istimewa memaparkan beberapa konsep dasar mengenai pola pemanfaatan daring (Dalam Jaringan) untuk memperkenalkan produk UMKM yang tepat agar produknya bisa diakses oleh masyarakat Indonesia dan manca negara. Ada beberapa catatan yang menarik yang dapat dipetik dalam aara workshop tersebut.  Salah satu poin penting nya adalah bagaimana mencari solusi yang efektif , efisien dan ekonomis adalah dengan memanfaatkan Pemasaran Digital untuk para pelaku UMKM di Kalimantan Barat. 


Seperti apakah konsep pemasaran digital itu dan bagaimana pemanfaatannya untuk memajukan UMKM di Kalimantan Barat berikut catatannya 


DIGITAL MARKETING : Edi Suprianto dari Komunitas Borneo Istimewa saat memberikan pengantar Digital Marketing dalam workshop Jurnal Untuk Pengelolaan Bisnis di HARIS Pontianak (19/11).  Foto Asep Haryono
DIGITAL MARKETING : Edi Suprianto dari Komunitas Borneo Istimewa saat memberikan pengantar Digital Marketing bagi UMKM Kalbar serta workshop Jurnal Untuk Pengelolaan Bisnis di HARIS Pontianak (19/11).  Foto Asep Haryono


Pemasaran Konvensional 

Banyak orang yang dari awalnya tidak melirik peluang pemasaran melalui daring (Dalam jaringan) karena anggapan bahwa untuk mengelola semuah pemasaran digital membutuhkan kemampuan teknis di atas rata rata, selain itu juga karena pemasaran digital  juga dianggap terlalu mahal karena harus melengkapi dengan peralatan dasar dan sumber daya manusia (SDM) yang mengelolalanya yang membutuhkan banyak biaya.  Stikma seperti ini terus menghantui para pelaku bisnis usaha rumahan atau usaha kecil sehingga mereka tidak berani melakukan ekspansi bisnis yang ekstrim dalam memaparkan usahanya untuk meraih pasar yang lebih besar,

Beberapa masalah dasar dalam pemasaran manual dalam bisnis antara lain adalah operasional usaha yang manual, pemasaran itu sendiri yang manual , dan pengelolaan keuangan yang juga serta manual. Proses penghitungan neraca keuangan dalam arti kata pencatatan uang yang masuk dan keluar serta anggaran belanja usaha masih menggunakan konsep yang sederhana atau manual.  

Begitu pula dengan pemasaran produk UMKM nya pun masih diakukan secara manual baik dengan menjajakannya di lapak lapak pasar tradional dan , menitipkannya di toko toko, Bahkan pemasaran melalui komunitas seperti arisan keluargan dan door to door pun masih sering digunakan. Konsep pemasaran yang manual seperti ini tidak membuat hasil yang maksimal. Walaupun disadari juga tekni lama seperti pembicaraan dari mulut ke muut atau  mouth to mouth system masih dirasakan cukup efektif.


Fokus utama pemasaran konvensionall dalam bisnis lebih beriorientasi pada peningkatan produksi, permainan harga dan promosi.  Maksudnya di sini adalah dalam melakukan promosi usahanya adalah bagaimana menghasilkan produk atau memproduksi produk sebanyak banyaknya.  Perbedaan harga antara satu pelapak denga pelapak lainnya sering membuat konsumen menjadi bingung karena setiap pelapak bisa dengan mudahnya menaikkan dan atau menurunkan harga barang jualannya. 

Tidak adanya keseragaman mengenai Harga Pokok eceran (HET) harus melibatkan dinas atau instansi terkait sehingga tercipta rasa aman dan nyaman baik dari kalangan pedagang itu sendiri maupun dair sisi pembeli dalam hal ini konsumennya. Sehingga dengan kata lain tidak ada lagi permainan harga yang dilakukan oleh para pelapak yang berpotensi merugikan para pelanggan atau konsumennya 

Dahuu konsep memperkenalkan produk masih bersifat manual baik dalam hal pengelolaan , proses pengemasan , hingga pendistribusiannnya dan memasarkannya masih menggunakan pola sederhana dimana para pembeli dan penjual berinteraksi secara langsung seperti dalam prasar tradisionil" kata Edi Suprianto,  

Apa yang sebenarnya UMKM inginkan?
Rudi Maryati, seorang ibu rumah tangga yang juga pelaku Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM) Di Pontianak mengatkan bahwa usaha bisnis yang dijalankannya terkendala dalam pemasaran. Selama ini dia menggunakan pemasaran dengan menggunakan sistim door to door (dari rumah ke rumah) dan melalui acara acara keluarga seperti arisam dan berjualan di pasar tradisional.  Dia menyewa sebuah ruko kecil di pasar  Namuns seiring dengan perhakanan waktu, dia mulai mleirik menggunakan pemasaran digital untuk memperluas pangsa pasarnya 


"Saya juga turun langsung berjualan setiap hari minggu biasanya di acara Car Free Day (CFD) dibantu dengan anak anak saya" katanya


CAR FREE DAY : Di kawasan Car Free Day (CFD) inilah banyak digunakan para pelapak untuk menjajakan jualannya.  Foto Asep Haryono
CAR FREE DAY : Di kawasan Car Free Day (CFD) inilah banyak digunakan para pelapak untuk menjajakan jualannya.  Foto Asep Haryono 

CAR SHOP :  Beberapa pelapak ada yang mengguankan mobil priadinya untuk dipakai sebagai toko berjalan di kawasan Car Free Day (CFD). Selain mudah untuk pindah tempat berjualan.  Foto Asep Haryono
CAR SHOP :  Beberapa pelapak ada yang mengguankan mobil priadinya untuk dipakai sebagai toko berjalan di kawasan Car Free Day (CFD). Selain mudah untuk pindah tempat berjualan.  Foto Asep Haryono 


Di arena Car Free Day (CFD) yang sepertinya sudah menjadi "Pasar Baru" karena banyak dimanfaatkan para pelapak untuk menggelar dagangannya. Ada yang membantun stand stand mini dan ada juga yang menggunakan kendaraan pribadinya sebagai "toko berjalan" sehingga bisa mobile berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya

Dan Rudi Maryati menyadari hal itu.

"Saya juga membuat brosur yang berisi informasi produk jualan saya dan saya mencetak kartu nama yang saya selipkan dalam brosur yang saya bagikan keoada orang orang yang lalu lalang di car free day itu" katanya


Dari contoh seorang pelaku UMKM di atas , jelas mencerminkan betapa konsep pemasaran konvensional seperti yang dia lakukan itu ternyata menyiratkan sejumlah tantangan yang harus dipecahkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Mengengah (UMKM) Di Kalimantan Barat ini agar bisa maju dan siap bersaing denga pelaku bisnis Global. di era Digital 4.0 ini Beberapa tantangan itu antara lain adalah perlunya konsep pemasaran yang nyaman, efisien, efekti dan aman.  

Pelaku UMKM Di Kalimantan Barat perlu memahami konsep dasar mempromosikan produk yang memberikan value added (nilai tambah) dan bagaimana menjadikan proses marketing product menjadi semacam hobi dan hiburan yang menyenangkan. 

Bisnis adalah kesenangan dan membuat bisnis menjadi sesuatu hal yang menyenangkan untuk dilakukan adalah salah satu tantanganya.  Beberapa hal yang menjadi keinginan para pelaku UKMK Kalbar untuk maju adalah mau dibawa kemana bisnis mereka? Apa yang berkembang? Seberapa tinggi penjualan? Dan Bagaimana cara mengukur bisnis mereka? Para pelaku UMKM Kalbar memerlukan sebuah konsep pemasaran yang menguntungkan sekaligus efektit dan efiesen dan mudah dalam pengoperasiannya.

Pemanfaatan Digital Marketing Solusi Untuk UMKM

Jelas di sini bahwa SOLUSI yang tepat adalah dengan memanfaatkan pemasaran digital atau digital marketing. 

Dengan memanfaatkan Daring (Dalam Jaringan) bisa menjadi SOLUSI jitiu do era bisnis Digital 4.0 sekarang ini  Para pelaku UMKM sudah saatnya menggunakan sarana digital dalam memasarkan produk UMKM nya yang jauh lebih efisien, efektif, relatif lebih murah dan mudah dalam pengoperasiannya yakni dengan memanfaatkan Gadget sebagai bagian dari pemasaran digital untuk produk produk yang dipasarkan karena sekarang hampir setiap orang lalu lalu lalang di media sosial.  Daripada menggunakan HP untuk hal hal kesenangan namun tidak bermanfaat lebih lagi dengan menggunakan HP untuk memperoleh kesenangan sekaligus memberi manfaat yakni untuk berjualan

Para Pelaku UMKM tidak harus menjadi seorang PAKAR untuk bisa memahami konsep dasar Digital Marketing.  Para pelaku UMKM dapat memaksimakan telepon pintar miliknya untuk berjualan dan memasarkan produk lapak dagannya dengan meraup pangsa pasar sebanyak mungkin misalnya dengan berjualan di Facebook, Menggunakan Saluran WhatsAp,  membuka "toko" di lapak lapak online, dan menggunakan blog atau website.  Sudah banyak online shop yang bisa mereka gunakan untuk mempromosikan juaannya atau jika mampu para pelaku UMKM bisa membangun sendiri

Memasarkan produk jualan dengan memanfaatkan keunggulan Digital Marketing  lebih mumpuni daripada memasarkan produk jualannya dengan sisitim manual atau cara cara Konvensional seperti yang sudah dibahas di bagian atas tulisan ini.   Salah satu paramater keberhasilan digital marketing adalah bahwa bisnis yang dikelola bisa terpantau secara real time. Pengukuran Bisnis secara digitak akan memberikan manfaat bagi mereka untuk
Mencatat semua transaksi usaha
-  Menghitung dengan akurat
-  Memantau perkembangannya
-  Memberikan perhatian pada perhitungan yang bermasalah
-  Membanndingkan perhitungan anda denhan harapan bisnis anda

Pemasaran Digital atau Digital Marketing jelas memberikan peluang untuk meraup pangsa pasar yang lebih luas karena secaara Geogratis sudah menjangkau tidak saja untuk dalam negeri nnamun manca neqarfa di seuruh dunia.  Luar biasa sekali bukan  Dengan menggunakan Digital Marketing ini para pelaku UMKM bisa memberikan informasi terbaru produk jualannya kapan saja, dimana saja ke seluruh jagat dengan hanya klik saja


Cara Memulai Digital Marketing adalah dengan mulai mengidentifikasi kira kira teknik yang seperti apa  yang akan digunakan dan media apa yang tepat daam memasarakan produknya kepada masyarakat secara online.   Beberapa media digital yang bisa pelaku UMKM gunakan antara lain
- Toko Onlline
Sosial Media - Facebook, Twitter, Linkedin, Instagram
Website atau Blog
- Brosur dan Kartu Nama

Jika para pelaku UMKM memanfaatkan website untuk bisnis maka bisa menggunakan sebuah nama DOMAIN yang mencerminkan isi dan profil usaha masing masing.  Yang tidak boleh dilupakan adalah memberikn edukasi atau pemahaman kepada masyarakat terhadap produk jualan mereka yakni dengan memberikan deskripsi produk yang jelas , tepat dan mudah dipahami oleh konsumen sehingga CLOSING yang diharapkan berupa terjadinya transkasi pembelian oleh konsumen

Forum WA Group misalnya bisa menjadi wadah untuk saling memperkenalkan rooduk jualan kepada para anggota group tersebut. Namun seiring berjalannya waktu banyak anggota GROUP WA yang menjadi anggota di banuak GROUP:. Sehingga jika satu orang saja memposting atau share produk juaannya akan berpotensi membuat Gadget calon konsumen menjadi overloaded atau kepenuhan gambar.  Bisa berpotensi SPAM.   


Untuk itu penggunaan website dan blog bisnis dirasa sudah sangat penting. Membangun sebuah website bisnis adalah SOLUSI yang aman dan membuat semua pihak merasa senang dan s
istim pemasaran dengan teknologi digital yakni dengan menggunakan website yang akan membutuhlan domain yang berbayar atau Top Level Domain (TLD) atau bahkan sebuah domain gratis seperti di Domainesia yang beralamat di https://www.domainesia.com/vm

Dengan memanfaatkan Dgital Marketing bagi produk UMKM di Kalbar ini bisa memperoleh banyak keuntungan yang lebih besar daripada menggunakan teknik pemasaran yang konvensonal terutama dalam hal Biaya dan Waktu  serta target pemasaranya. Bahkan dengan menggunakan Digital Marketing bisa dilihat apa yang menjadi kenginan pasar dan dari sanalah para pelaku UKMK bisa memenuhi keinginan sejati para calon konsumennya.   

Ayo mulai dari sekarang gunakan digital marketing untuk produk dan layanan anda. 



Artikel Ini Diikutsertakan dalam Lomba Blog DOMAINESIA
BLOG and LOCK Your Prize

Ayo Ikut Yuk.  Info lengkap klik di sini


No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog