Banner Utama SIMPLY ASEP Banner sosial media Asep
Hello there. Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)
Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Waspada Pinjaman Online Illegal

Kebutuhan hidup yang semakin meningkat kadang setali tiga uang dengan gaya hidup seseorang. Tidak perduli berapa banyak penghasilannya baik dari gaji yang diterimanya setiap bulan dan atau penghasilan dari hasil usaha bisnisnya jika gaya hidup mewah yang menjadi pilihannya , sebesar apa pun gaji atau penghasilan itu tidak akan pernah ada cukupnya. Jika keinginan sudah menggebu sering tidak dibarengi dengan penghasilan yang memadai, sering membuat masyarakat gelap mata menghalalkan segala cara mendapatkan uang untuk mewujudkan keiginannya termasuk dalam urusan pinjam meminjam dana segar (Uang)

Kemudahan memperoleh dana segar yang cepat cair dengan syarat dan ketentuan yang mudah menjadi salah satu alternatif masyarakat memilih berbagai tawaran pinjaman online diluar Pegadaian yang juga sudah berusaha meyakinkan masyarakat mampu mengatasi masalah tanpa masalah. Masyarkat kini semakin banyak pilihan dalam meminjam uang termasuk pilihan meminjam uang melalui aplikasi pinjaman online yang pernah booming bak jamur di musim hujan.

Namun tidak jarang masyarakat menjadi korban dan merasa dirugikan dan bahkan banyak yang merasa dipermalukan karena terjebak skema pinjaman online ini. Banyak laporan menyebutkan beberapa nasabah merasa cara penagihan dari pinjaman online yang brutal, kasar  dan tak beretika sudah banyak beredar di sosial media  Sungguhpun sudah banyak yang mengeluhkan pelayanan dari Pinjaman Online ini, berbagai tawaran dari penyedia Pinjaman Online abal abal ini terus gencar menyebar SMS SMS promosi, menawarkan pinjaman dengan syarat mudah namun mencekik di kemudian hari. Para pelaku terus bersemangat dalam mencari calon  korbannya dengan berbagai cara 



Logo OJK. Liputan6.com/Nurmayanti.
Logo OJK. Liputan6.com/Nurmayanti.   


Waspada Pinjaman Illegal
Dalam acara "Ngobrol TEMPO" yang diselenggarakan oleh TEMPO dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di Pontianak pada tanggal 10 Juli 2019 lalu di Gedung UMKM Center Pontianak juga pernah membahas tuntas fenomena Pinjaman Online ini Dalam adara Diskusi tersebut hadir puluhan pelaku UMKM di kota Pontianak dan sekitarnya.

Adapun tema yang diusung dalam diskusi tersebut "Manfaat Ekonomi Fintech Lending" menghadirkan pemantik diskisi yang berkompeten dalam hal keuangan termasuk beberapa keynote speaker yang diundang sebagai pemantik diskusi dalam acara tersebut anatra lainr Edi Rusdi Kamtono , (Walikota Pontianak), Munawar (Deputi Direktur Penelitian, Pengaturan dan pengembangan Fintech OJK), Haryadi S Tribowo (Kepala Dinas Koperasidan UMKM Kota Pontianak), dan yang menjadi MC adalah Tomi Aryanto, Direktur TEMPO.CO)

Dalam penyampaian materinya, Munawar (Deputi Direktur Penelitian, Pengaturan dan pengembangan Fintech OJK), menekankan pengertian mendasar tentang pentingnya memanfaatkan teknologi seperti Gadget untuk beraktifitas ekonomi untuk melakukan aktifitas ekonomi berbasis bantuan teknologi seperto layanan financial technology (fintech)

Peer to Peer Lending (P2P) merupakan suatu platform yang mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur) dalam sebuah transaksi keuangan. Dalam P2P, uang yang dipinjam akan dikenakan sejumlah bunga. Munawar juga berpesan agar masyarakat waspada terhadap aktifitas Fintech Ilegal yang tidak didukung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk menghindari kerugian masyarakat yang kurang memahami Fintech yang mana yang harus mereka gunakan di saat masyarakat membutuhkan dana yang cepat dengan proses yang relatif mudah.

Ketika si peminjam dana (Debitur) sudah lewat tempo pembayaran namun belum membayar tagihan maka biasanya Pinjaman Online Illegal ini akan mengirimkan sebuah SMS ke seluruh kontak dari nomor HP si peminjam dengan maksud untuk mempermalukan si nasabah atau peminjam.

Kebanyakan fintech lending ini berpusat di Luar Negeri atau tidak berdomisili di Indonesia, sayangnya pihal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak bisa memberikan tindakan atau sanksi. apa pun oleh karena itu , sebelum memanfaatkan fintech lending, masyarakat harus memastikan terlebih dahulu perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK apa belum. Data dari OJK menyebutkan banyak aplikasi fintech lending yang beroperasi di tanah air, namun berstatus ilegal dan yang terdaftar atau berizin di OJK baru 113, tetapi ada 1087 entitas yang ilegal,

Biasanya yang ilegal ini, bunganya sangat besar, tidak wajar. Selain itu saat penagihan, caranya juga kasar dan tidak beretika

Dikutip dari LIPUTAN6, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan daftar 231 perusahaan Pinjaman Online Illegal dan sudah resmi diberhentikan oleh tim Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pinjaman terhadap Pinjaman Illegal ilegal tersebut sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016, sehingga berpotensi merugikan masyarakat. 


DAFTAR FINTECH YANG TERDAFTAR DALAM OJK

PER MEI 2019




BFI Finance dan PONTIMARKET Siap Membantu Pelaku UMKM di Kalbar 

Menjawab kebutuhan masyarakat akan dana segar dengan proses pencairan yang relatif mudah kini sudah terjawab dengan hadirnya BFI Finance yang siap bekerja sama tidak saja membantu dalam hal kemudahan dalam hal pembiayaan, juga dalam hal pengadaan barang keperluan konsumen atau nasabahnya.

Kemudahan BFI FInance dalam membantu misalnya antara lain Dana cepat hanya dengan simpanan BPKB Mobil atau Motor anda di BFI Finance. BFI Finance siap menerima Gadai BPKN Mobil atau Motor dan mencairkan dana untuk anda .

Selain itu Proses BFI Finance Tanpa Ribet dan Tanpa BI Checking sehingga memudahkan pemohon untuk mendapatkan dana yang diajukan dengan cepat. Layanan cepat ini membuat BF Finance menjadi Perusahaan Pembiayaan Mulitfinance Terbesar, Terpercaya, dan Nomor 1 Di Indonesia.

Hebatnya lagi BFI Finance juga bekerja sama dengan PONTIMARKET dalam memberikan bekal wawasan, pengetahuan, dan ketrampilan kepada para pelaku UMKM agar maju bersama sama dengan perusahan

PONTMARKET.COM memiliki komitmen untuk perduli terhadap geliat entrepreneurship Kalimantan Barat yang kini mulai merambah ke dalam dunia Digital serta bersinergi dengannya.  Inilah yang mendasari lahirnya PontiMarket  yang dibangun oleh berbagai orang  capable dengan bidang bidang masing masing mulai dari tim para trainer, motivator, konsultan dan pelaku entrepreneur juga praktisi digital yang bersentuhan langsung dengan pelaku usaha di Kalimantan Barat.  PONTIMARKET menjadi wadah berdiskusi dengan pelaku usaha yang mengeluhkan banyak hal yang belum terselesaikan dari bisnis mereka dan PONTIMARKET sangat dibutuhkan untuk memberikan pembinaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi pelaku usaha tersebut 



Seperti yang baru saja terlaksana dimana PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) bekerja sama dengan PONTIMARKET.COM sukses menggelar kegiatan pelatihan bisnis mikro dan bazar aneka produk di Hotel Golden Tulip Pontianak pada tanggal 18 - 19 Oktober 2019 yang dihadiri oleh 150 pelaku UMKM di Pontianak dan sekitarnya.  Dalam even tersebut terdapat Bazaar dengan menghadirkan tidak kurang 20 stand.  Adapun yang menjadi tema dalam even ini adalah “#SelaluAdaJalan Awali Usaha Dari Hal Sederhana” 

Seperti yang dilansir oleh portal berita KUMPARAN (Kamis 17/10), Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Wilayah Pontianak mengatakan bahwa BFI Finance turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan seperti pelatihan dan ketrampilan UMKM yang harus terus difasilitasi agar mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar, dan mampu berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah, termasuk di Pontianak







BFI Finance Indonesia sudah mendapat verifikasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)) ini memiliki komitmen yang kuat untuk membantu memajukan UMKM di tanah air terhadap permasalahan permodalan dan mendapatkan kemudahan dalam mengakses dana Selain itu juga BFI Finance juga melatih para pelaku usaha juga mendorong kemajuan UMKM melalui permodalann sehingga bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik

BFI Finance bukan saja bergerak di bidang pembiayaan dan pendampingan kepada peminjam Sekaligus mendukung OJK untuk meningkatkan literasi keuangan digital, termasuk juga mengenalkan pentingnya personal branding terhadap produk yang akan dipasarkan baik melalui pameran atau Bazaar

BFI Finance sudah terdaftar dan dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan oleh karena imasyarakat tidak perlu resah atau kuatir terhadap BFI Finance dan masyarakat dapat memanfaatkan layanan dan solusi yang ditawarkan BFI Finance untuk kemajuan para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya (Asep Haryono) 

No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog