Banner 17 Agustus 2019 - WWW.SIMPLYASEP.COM
You can reach me : Email : cepot71@gmail.com | IG:@asep.haryono@ | Twitter : @asepmilagrosptk | WA:(+62)08977749155 |


Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Refleksi Hari Anak Nasional : Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga

www.simplyasep.com Kisah Luksan . penjual pastel yang tertangkap kamera tenagh tertidur pulas saat berjualan pastel hingga larut malam yang sempat viral menyentak hati nurani kita. 

Bagaimana tidak, di usianya yang masih belia, masih dudul di kelas IV SD sudah menjadi kepala keluarga untuk menghidupi adi , kakak dan ibunya yang sakit paru paru.   Begitu pula kisah mengharukan seorang anak perempuan yang berjualan gorengan hingga malam hari karena diduga disuruh orang tuanya di Sampang Madura.  Masih banyak lagi kisah kisah yang menyentak rasa kemanusiaan kita di seluruh tanah air tercinta Repub;ik Indonesia. 

Masalah yang menimpa anak anak Indonesia sangat beragam tidak saja menyangkut keamanan fisik, kesejahteraan ekonomi namun juga sudah menyangkut masa depan mereka.   Beberapa kasus yang menimpa anak anak Indonesia sudah sangat serius dan harus mendapat perhatian dari orang tua dan kita semuanya mulai dari perkawinan anak dibawah umur yang sewajarnya, anak anak yang sudah gemar merokok , persoalan Gizi Buruk anak anak Indonesia, anak anak Indonesia yang menderita Stunting, dan kekerasan seksual.


Gambar ilustrasi dari Liputan 6 COM

Data dari UNICEF (2016) terdapat 700 juta anak perempuan di seluruh dunia yang dipaksa menikah (pernikahan anak anak di bawah unur), kemudian disusul dengan ancaman rokok yang sudah akrab  pada anak anak usia 10-14 tahun yang mencapai angka 100 persen dalam waktu kurang dari 20 tahun, 8,9 persen di tahun 1995 menjadi 18 persen di tahun 2013

Di peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2019 ini menjadi momentum yang tepat bagi para orang tua di seluruh Indonesia untuk bersama sama menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindngan dan masa depan yang cerah untuk anak anak Indonesia,

Dari aspek legalitas formal atau hukum, perlindungan perempuan dan anak anak di Indonesia sudah masuk dalam ranah bidang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). 


Adalah Kementerian pada Kabinet Kerja yang membidangi isu-isu terkait upaya-upaya untuk mewujudkan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. (Kemeng PP dan PA).


Peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Yohana dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa saat ini anak tidak hanya menjadi korban, namun tak jarang mereka juga sudah menjadi pelaku kejahatan. Sebagai contoh adalah kasus sang anak yang membunuh orang tuanya yang terjadi di Balikpapan menjelang Har Raya Idul Fitri 2019 yang lalu, Tidak saja membunuh itu sangat dilarang dalam agama, namun motif dari aksi keji itu yang harus menjadi perhatian para orang tua semuanya,   


Hal senada dan berbanding terbalik dimana orang tua juga ada yang tega membunuh anak kandungnya., Dan masih banyak lagi contoh contoh lainnnya  yang terjadi di Indonesia dimana anak tidak saja menjadi PELAKU kejahatan namun kadang dan kerap kali menjadi korban kejahatan. Dengan kata lain  Kasus kekerasan, baik yang menjadikan anak sebagai korban maupun sebagai pelaku, perlu dikaji secara mendalam dan dicarikan solusi terbaiknya. 

Peran Keluarga Lindungi Anak
Dalam sebuah kesempatan di Samarinda dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun 2017 yang lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Yohana Yembise, pernah mengatakan bahwa perlu ditumbuhkan kesadaran yang kuat dalam keluarga Indonesia agar memiliki pengasuhan yang berkualitas, berwawasan, keterampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan anak. Baik buruknya karakter/perilaku anak di masa datang sangat ditentukan oleh pola pengasuhan yang diberikan oleh keluarganya dan lingkungan terdekatnya” ujar Yohana.

Menurut Yohana, Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak. Anak-anak akan mengikuti dan mencontoh orang tua dengan berbagai kebiasaan dan perilaku karena anak adalah kelompok makhluk yang rentan karena berusia kurang dari 18 tahun


Keluarga mempunyai peran untuk melindungi anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai dengan prinsip yang digunakan dalam pembangunan Anak Indonesia, yang mengacu pada KHA (Konvensi Hak Anak) yaitu: Non Diskriminasi; Kepentingan Terbaik bagi Anak; Hak Hidup, Kelangsungan Hidup, dan Perkembangan; dan Menghargai Pandangan Anak.

Melalui Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tahun, diharapkan semua pihak, terutama para keluarga, dapat mendukung dan berperan aktif dalam memenuhi hak anak dan memberikan perlindungan khusus bagi semua anak Indonesia. Peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang telah ada harus dilaksanakan sebaiknya-baiknya oleh seluruh komponen bangsa, demi kepentingan yang terbaik bagi  seluruh anak Indonesia.  

Maka sesuai dengan tema Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 ini yakni "Peran keluarga dalam perlindungan anak Indonesia" dimana keluarga Indonesia diharapkan mampu melindungi anak sehingga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan tema tersebut mengingatkan bangsa Indonesia bahwa kualitas pengasuhan dan keluarga sangat penting dalam perlindungan anak.  (Dari Berbagai Sumber/Referensi)

No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog