Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Mengikuti NGOBROL TEMPO : Mengulas Potensi Fintech Untuk Dukung UKMM

www.simplyasep.com  Kemudahan memperoleh dana segar yang cepat cair dengan syarat dan ketentuan yang mudah menjadi salah satu alternatif masyarakat memilih berbagai tawaran pinjaman online yang kini semakin booming bak jamur di musim hujan. 

Namun tidak jarang masyarakat menjadi korban dan merasa dirugikan dan dipermalukan karena skema pinjaman online ini.  Cara penagihan dari pinjaman online yang brutal dan kasar sudah banyak beredar di sosial media  Sungguhpun sudah banyak yang mengeluhkan pelayanan dari Pinjaman Online ini, berbagai tawaran dari penyedia Pinjaman Online terus gencar mencari  calon nasabahnya dengan berbagai cara baik. 

TEMPO bekerja sama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyelenggarakan "Ngbrol Tempo" diskusi santai bertemakan "Manfaat Ekonomi Fintech Lending" di Gedung UMKM Center Pontianak Jalan St Syarif Abdurrahman Pontianak hari Rabu (10/7) dengan menghadirkan keynote speaker Edi Rusdi Kamtono , Walikota Pontianak.   


Hadir dalam acara tersebut para pemberi materi lainnya yakni Munawar (Deputi Direktur Penelitian, Pengaturan dan pengembangan Fintech OJK),  Haryadi S Tribowo (Kepala Dinas Koperasidan UMKM Kota Pontianak), Sonny Ch Joseph (CEO & Co-Founder Batumbu) dan Anggie S Ariningsih (Director of Corporate Affairs and PubliC Relation AkuLaku).  Yang menjadi MC adalah Tomi Aryanto, Direktur TEMPO.CO)



SAMBUTAN : Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak, didaulat memberikan sambutan sebelum gelar Ngobrol Tempo di gedungUMKM Pontianak Center (10/7) dimulai. Foto Asep Haryono


video : wALIKOTA PONTIANAK HADIRI NGOBROL TEMPO



Waspada Finctech Ilegal
Dalam penyampaian materi yang pertama oleh 
Munawar (Deputi Direktur Penelitian, Pengaturan dan pengembangan Fintech OJK), yang menekankan pengertian mendasar tentang pentingnya memanfaatkan teknologi seperti Gadget untuk beraktifitas ekonomi untuk melakukan aktifitas ekonomi berbasis bantuan teknologi seperto layanan financial technology (fintech) 

"fintech Peer to Peer Lending (P2P)  merupakan suatu platform yang mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur). Dalam P2P, uang yang dipinjam akan dikenakan sejumlah bunga." kata Munawar
Munawar juga mewanti wanti agar masyarakat wasapda terhadap aktifitas Fintech Ilegal yang tidak didukung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk menghindari kerugian masyarakat yang kurang memahami Fintech yang mana yang harus mereka gunakan di saat masyarakat membutuhkan dana yang cepat dengan proses yang relatif mudah.

"Banyak aplikasi fintech lending yang beroperasi di tanah air, namun berstatus ilegal dan yang terdaftar atau berizin di OJK baru 113, tetapi ada 1087 entitas yang ilegal,” kata Munawar

Selanjutnya Pemateri kedua adalah Michael T
jahjamulia, Direktur Batumbu, salah satu Fintech Legal yang sudah mendapat verifikasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini menekankan mengatakan bahwa lembaga yang didirikannya (Betumbu-red) beawal dari keinginan mendasar untuk membantu memajukan UMKM di tanah air terhadap permasalahan permodalan dan mendapatkan kemudahan dalam mengakses dana,

Batumbu , kata Michael , selain berusaha melatih para pelaku usaha juga  mendorong kemajuan UMKM melalui permodalann sehingga bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik 


Selanjutnya pemateri ketiga adalah Anggie S Ariningsih (Director of Corporate Affairs and PubliC Relation AkuLaku).  Ibu tiga anak yang tampak masih muda dan cantik ini mengatakan bahwa perusahaan yang didirikannya bukan menjual barang seperti toko online yang sering disematkan kepada usaha yang sedang dikembangkannya itu.
"AkuLaku bergerak di bidang pembiayaan dan pendampingan kepada peminjam Sekaligus mendukung OJK untuk meningkatkan literasi keuangan digital, termasuk juga mengenalkan pentingnya personal branding terhadap produk yang akan dipasarkan, dan Tahun ini, lanjutnya, Akulaku akan membuka usaha di Pontianak,” ujarnya.

Anggie menegaslan bahwa AKULAKU sudah terdaftar dan dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan oleh karena itu pihaknya berharap  pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan yang diberikan oleh perusahannya yakni dengan memanfaatkan fasilitas cicilan kepada sekitar 150 ribu merchant yang sudah menjadi binaannya. 

Pemateri yang ketiga yakni Haryadi S Tribowo (Kepala Dinas Koperasidan UMKM Kota Pontianak), ini cukup singkat dan hanya memberikan pemaparan secara umum saja terhadap pembinaan Fintech yang ada di kota Pontianak

Selanjutnya Speech dari Kepala Otoritas Jasa keuangan (OJK) Kalimantan Barat, Moch Riezky F Purnomo mengatakan, OJK selaku regulator di sektor jasa keuangan terus mendorong pertumbuhan industri peer to peer lending atau fintech lending dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan khususnya perluasan akses permodalan UMKM. 
"Biasanya yang ilegal ini, bunganya sangat besar, tidak wajar. Selain itu saat penagihan, caranya juga kasar dan tidak beretika,” kata dia.

DAFTAR FINTECH YANG TERDAFTAR DI OJK
PER MEI 2019 - DATA DARI OJEK







Dia menjelaskan lebih rinci lagi misalnya, ketika si peminjam sudah lewat tempo pembayaran namun belum membayar tagihan maka mereka akan mengirimkan sebuah SMS ke seluruh kontak si peminjam dengan maksud untuk mempermalukan si nasabah atau peminjam.

Moch Riezky F Purnomo pun memberi tips agar masyarakat tidak mudah terjebak terhadap Fintech Illegal seperti ini yakni memeriksa terlebih dahulu status Pinjaman Online tersebut kepada OJK.

" Kebanyakan fintech lending ini berpusat di Luar Negeri atau tidak berdomisili di Indonesia, OJK tidak bisa memberikan tindakan atau sanksi. apa pun oleh karena itu , sebelum memanfaatkan fintech lending, masyarakat harus memastikan terlebih dahulu perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK,”  pungkasnya.  (Dari Berbagai SUmber)

Referensi :




5 comments:

  1. Ngeri juga ya, kalo ketemu sama fintech ilegal. Terimakasih informasi bermanfaatnya min!

    ReplyDelete
  2. sekarang pelaku UMKM sudah tidak perlu bingung lagi terkait modal usaha, tapi harus hati-hati juga dalam memilih jasa ya.
    Terimakasih admin atas informasinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Anggita Diah Hadi Ratnasari : Terima kasih juga Jeng Anggi sudah mampir di blog saya yang sederhana ini. Insya Allah saya akan kunjungan balik. Ayoo semangadsssssssssssssss

      Delete
  3. Akhirnya tau kalau mau pinjam ke tempat yang legal harus kemana, maaksih informasi min

    ReplyDelete
    Replies
    1. @BujangAdau : Iya sama juga nih. Saya ada usaha Air Kesehatan MILAGROS sehak 2 tahun yang lalu sampai sekarang belum mengajukan pinjamanke Bank konvensiaonal bukan mau menjajagi pinjaman melalui Fintech yang sudah bekerja sama denga OJK seperti AkuLaku atau Batumbu

      Delete

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog