Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Megahnya Masjid Ikhwanul Mukminin Di Sei Raya Dalam Pontianak

www.simplyasep.com  Setelah puas berkeliling melihat lokasi perumahan Top Munzalan Residence (TMR) di Kawasan Parit Buluh Ujung Sungai Raya Dalam (Serdam) , hari sudah menjelang waktu pelaksanaan ibadah Sholat Magrib, jadi searah pulang ke rumah, saya sekeluarga Sholat Magrib berjamaah terlebih dahulu di Masjid Ikhwanul Mukminin di kawasan Sungai Raya Dalam hari Sabtu (22/6).

Saat saya memarkir kendaraan Honda Supra X 125 cc di halaman parkir yang ada di depan Masjid Ikhwanul Mukminin yang memang ada penjaga atau petugas parkirnya itu, aroma kemegahan daripada Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam ini sudah menyeruak.  

Dari luarnya saja pintu depan utama daripada Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam sudah terlihat mewah. Bisa dikatakan demikian karena informasi yang saya dapatkan bahwa untuk Kanopi bagian depan Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam ini merupakan sumbangan dari Walikota Pontianak, Sutarmidji , yang kini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Kalimantan Barat terpilih.  Nah seperti apakah bagian dalam daripada bangunan masjid yang sudah berdiri sejak tahun 1929 ini berikut ini adalah laporannnya.  Oleh Asep Haryono

Megah Dan Indah
Saat itu saya memang tidak sempat untuk mengambil foto bagian luar daripada 
 Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam ini agar para pembaca setia blog saya www.simplyasep.com bisa melihat dengan jelas bentuk bangunan dari bagian luarnya.  Mungkin para sahabat dan para pembaca semuanya bisa searching di google dengan keyword (kata kuncii" " Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak" In shaa Allah akan muncul.


BERCAHAYA : Megahnya Masjid Ikhwanul Mukminin Di Sei Raya Dalam Pontianak sudah tampak di pintu masuk utamanya (22/6). Foto Asep Haryono
BERCAHAYA : Megahnya Masjid Ikhwanul Mukminin Di Sei Raya Dalam Pontianak sudah tampak di pintu masuk utamanya (22/6). Foto Asep Haryono


N
ah seperti yang sudah saya sebutkan di atas, begitu motor saya d parkir di Halaman Plaza Masjid yang berada tepat di depannya, saya bisa melihat sekilas bentuk Kubah Masjid Ikhwanul Mukminin yang berdiri megah di pinggir Sungai Raya Dalam Pontianak ini memiliki warna hijau tua dan dinding batu alam granit putih abu-abu yang membuat bangunan Masjid Ikhwanul Mukminin ini terlihat benar benar megah, apalagi dengan tembakan dari cahaya lampu yang berada di bawahnya yang menyorot ke bagian Pintu Masuk Utama  Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini.

Kaki saya menuntun dengan reflek untuk mencari tempat mengambil air Wudlu Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak yang terletak di sebelah kiri dan kanan Masjid.  

Ada jelas pembedaan untuk Toilet yang diperuntukkan khusus untuk Jamaah Perempuan dan Toilet yang diperuntukkan untuk Jamaah Laki Laki.  Tenpat mengambil air wUDHLU nya pun tersedia dengan pancuran air yang jernih bersih dari pancuran airnya. Tempat sendal sudah diberikan BATAS SUCI dengan jelas terbaca sehingga Jamaah Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini bisa tertib dalam menaruh sandal atau sepatu

Untuk jamaah yang khawatir jika alas sepatu atau sandalnya, bisa menitipkan Sandal dan Sepatunya ke tempat penitipan Sepatu dan Sandal yang juga sudah ada penjaganya. Tempat penitipan Sepatu dan Sandalnya berada di tempat parkir kendaraan motor di depan Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ya persis di depannya.. Semua Free alias gratis. Namun jika ingin berinfak atau bersadaqah Parkir silahkan untuk mengisi kotak Amal Parkir Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak yang sudah tersedia di tempat pengambilan/penitipannya

Jam menunjukkan pukul 17.45 WIB, waktu dikumandaknannya Adzan Magrib untuk kawasan Sungai Raya Dalam Pontianak belum masuk. Saya masih ada kesempatan untuk mengambil beberapa foto di beberapa sudut daripada Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak yang saya rasa cocok dan tepat untuk melengkapi bahan tulisan saya ini.   Nah untuk lebih jelasanya saya akan menceritakannya sebagai teks di bawah foto foto yang saya buat saat itu seperti dalam foto foto berikut di bawah ini


MEGAH : Jelas terlihat bagian dalam Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam ini megah. Bagian khatib mimbarnya yang bertaburan cahaya sangat memikat hati saya untuk mengambil foto ini (22/6).  Foto Asep Haryono
MEGAH : Jelas terlihat bagian dalam Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam ini megah. Bagian khatib mimbarnya yang bertaburan cahaya sangat memikat hati saya untuk mengambil foto ini (22/6).  Foto Asep Haryono

JAMAAH PEREMPUAN: Bentuknya unik, Memang mirip kerangkeng namun ini tembus pandang karena sepertinya memang dibuat transparan sehingga bisa terlihat dari luar.  Inilah shaf khusus untuk Jamaah Perempuannya (22/6).  Foto Asep Haryono
JAMAAH PEREMPUAN: Bentuknya unik, Memang mirip kerangkeng namun ini tembus pandang karena sepertinya memang dibuat transparan sehingga bisa terlihat dari luar.  Inilah shaf khusus untuk Jamaah Perempuannya (22/6).  Foto Asep Haryono

PARKIR DAN PENITIPAN : Berada persis di depan bangunan Masjid  Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam nan megah ini. Harap waspada karena di tengahnhya adalah jalan raya dua arah dimana banyak kendaran roda dua dan roda empat melintasinya(22/6).  Foto Asep Haryono
PARKIR DAN PENITIPAN : Berada persis di depan bangunan Masjid  Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam nan megah ini. Harap waspada karena di tengahnhya adalah jalan raya dua arah dimana banyak kendaran roda dua dan roda empat melintasinya(22/6).  Foto Asep Haryono

TEMPAT AIR WUDLU:   Nah ini ada dibagian samping kanan Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak.  Juga tersedia di bagian kirinya dan jamaah bebas mengginalan mana saja (22/6).  Foto Asep Haryono
TEMPAT AIR WUDLU:   Nah ini ada dibagian samping kanan Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak.  Juga tersedia di bagian kirinya dan jamaah bebas mengginalan mana saja (22/6).  Foto Asep Haryono

BENAR MEGAH : Foto ini diambil setelah Sholat Magrib berjamaah usai. Saya duduk di depan Pintu gerbang masuk utama  Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini. Taburan cahaya lampu membuat bangunan Masjid ini terlihat mewah dan megah (22/6).  Foto Asep Haryono
BENAR MEGAH : Foto ini diambil setelah Sholat Magrib berjamaah usai. Saya duduk di depan Pintu gerbang masuk utama  Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini. Taburan cahaya lampu membuat bangunan Masjid ini terlihat mewah dan megah (22/6).  Foto Asep Haryono

KUBAH HIJAU :  Dari kegelapan saja kubahnya masjid ini berwarna hijau tua dan dinding batu alam granit putih abu-abu yang membuat bangunan Masjid Ikhwanul Mukminin ini terlihat benar benar megah,(22/6).  Foto Asep Haryono
KUBAH HIJAU :  Dari kegelapan saja kubahnya masjid ini berwarna hijau tua dan dinding batu alam granit putih abu-abu yang membuat bangunan Masjid Ikhwanul Mukminin ini terlihat benar benar megah,(22/6).  Foto Asep Haryono


Sekilas Perjalanan Sejarah Masjid Ikhwanul Mukminin

Masjid Ikhwanul Mukminin ini sebenarnya tidak asing bagi saya. Sudah beberapa kali sebelumnya saya sudah pernah sholat di Masjid ini. Bahkan dalam Bulan Ramadhan 1439 Hijriah yang lalu kalau tidak salah juga saya telah pernah ikut Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di  Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak masjid yang berdiri kokoh di kawasan Sungai Raya Dalam, Pontianak Tenggara ini.

Bagaimana awal mula sejarah Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini memang agak sulit untuk saya ketahui. Namun dari berbaga referensi tenrtang profil Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini saya mendapatkannya beberapa arsip online. Salah satu referensi profil Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak ini pernah ditulis oleh Drs B Salman, Mantan Pemimpin Redaksi Harian Pontianak Post.

Berikut ini adalah beberapa catatan sejarah Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam Pontianak yang ditulis oleh Salman 


" BANGUNAN Masjid Ikhwanul Mukminin berdiri megah di pinggir Sungai Raya. Dengan kubah warna hijau tua dan dinding batu alam granit putih abu-abu menjadikan bangunan ini sangat istimewa. Keberadaanya di pinggir jalan sehingga mudah dijangkau.
Saat didirikan pada tahun 1929 hanyalah berukuran 12x12 meter. Modal awal pembangunan sekitar 500 rupiah hasil swadaya masyarakat. Kayu-kayu dibeli dari pembongkaran rumah milik H Akil di Tanjung Saleh. Dikerjakan secara gotong royong seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan masjid ini didasari keinginan kuat untuk memudahkan Shalat Jumaat. Saat itu Shalat Jumat harus dilakukan warga dengan bersampan atau berjalan kaki di Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak Timur" kata Salman dalam tulisannya itu.

Salman juga menambahkab bahwa seiring dengan perkembangan zaman., Masjid Ikhwaul Mukminin mengalami lima kali rehab. Rehab pertama tahun 1956. Kemudian rehab kedua 1975 dan 1987. Pada tahun 1999 renovasi total pada 1 Muharam 1420 H atau 16 April 1999 dengan peletakan batu pertama H Ali Lakana dan Pembuatan jalan paralel Sungai Raya Dalam telah memakan bahu bangunan masjid sehingga dilakukan rehab total.

Pada bagian lain dari tulisannya, Salman menuliskan bahwa dengan dana awal sebesar Rp1,5 miliar yang terkumpul dari pengurus, panitia pembangunan dan seluruh masyarakat, rehab yang diketuai Ir. H Mizan, MT dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Walikota Pontianak Sutarmidji pada Jumat, 27 Oktober 2015. Total dana pembangunan masjid tiga lantai menurut Salman menghabiskan tidak kurang  sekitar Rp8 miliar.

"Masjid Ikhwanul Mukminin dikelola berdasarkan badan hukum lembaga dengan Akta Notaris H Eddy Dwi Pribadi SH Nomor 24, Tanggal 06 Januari 2012. Saat ini diketua H Ahmad Effendi Lubis, SE. Lembaga ini membawahi beberapa bidang dalam pengelolaan manajemen masjid. Masjid Ikwanul Mukminin kini telah berdiri megah. Beragam aktivitas telah dibuat pengurus untuk kemaslahatan umat Islam disekitarnya. Tinggal bagaimana ummat memanfaatkan fasilitas dan program yang ada untuk bersama-sama memakmurkan masjid" pungkas Salman  (Dari Berbagai Referensi)

REFERENSI

Judul :
Masjid Ikhwanul Mukminin, Icon Peradaban Islam di Serdam


Penulis
Drs B Salman, Direktur Pontianak Post


Artikel ini sudah tampil di halaman utamanya dengan alamat :
https://www.pontianakpost.co.id/masjid-ikhwanul-mukminin-icon-peradaban-islam-di-serdam





No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog