Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Andi Fachrizal : " Sampaikanlah Kebenaran Walaupun Terasa Menyakitkan"

www.simplyasep.com  Umur hanyalah soal angka, dan seperti itulah, Sampai batas tertentu sampai kontrak kita di dunia kecuali hasil karya tulisan. Dan itulah yang menjadi falsafah pemateri ke Empat dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bawaslu Kota Pontianak dari tanggal 25- 27 Februari 2019 yang berlangsung di Orchard Pontianak.

" Saya agak agak deg degan juga karena para peserta yang hadir dalam forum ini adalah orang orang yang hebat dalam menulis, ada blogger, BEM dan lainnya, namun sebelum itu semua kita harus paham dan mengerti dahulu apa itu yang namanya Menulis" kata Andi Fachrzal membuka presentasinya yang bertemakan Menulis yang memang menjadi apklasinya

Andi pun mengutip penggalan kisah nyata yang diangkat dari karya sebuah Buku karangan Pramudia Ananta Noer yang berisi dan berjudul  “Menulis adalah jalan menuju ke abadian” – Pramudia ananta noer yang banyak menyinggung soal batasan daripada menulis itu sendiri.

"Kaitannya dengan Bawaslu yang mengajak Milenial untuk turut mengawasi jalannya Pemilu tahun 2019 ini adalah memahami terlebih dahulu kaidah kaidah dasar dari hasil tulisan yang dipublikasikan Milenial di akun sosial medianya masing masing dan jika dikaitkan dengan pengawasan Pemilu maka harus diperhatikan adalah sistematika dari penulisan tersebut" kata Andi

Lebih jauh Andi Fachrizal yang pernah bekerja di portal Berita DETIK COM itu juga menegaskan bahwa jika pengawsan Pemilu oleh Milenial jika ditemukan Pelanggaran maka apakah itu berupa adalah pelanggaran, muncul pertanyaan bagaimana atau teknik apa untuk membuktikannya.

"Salah satu caranya adalah dnegan dengan Fact Organizing berupa Hasil Interview, Kejadian Langsung, dan data data tertulis yang telah tersedia, maka sebenarnya tinggal menulis saja atas hal hal" yang menarik dari sisi angle (sudut pandang)untuk maksud yang lebih besar hingga bisa menghasilkan Nilai Berita" tegas Andi.

Seperti apakah Nilai Sebuah Berita itu sebenarnya.

PEMATERI : Andi FachRizal, yang menjadi pemateri dalam Sosialisasi Pemilu Parrtisipatif Bawaslu Kota Pontianak hari kedua (26/2) yang mengundang perhatian para peserta. Foto Asep Haryono
PEMATERI : Andi FachRizal, yang menjadi pemateri dalam Sosialisasi Pemilu Parrtisipatif Bawaslu Kota Pontianak hari kedua (26/2) yang mengundang perhatian para peserta. Foto Asep Haryono



"Nilai sebuah berita harus memenuhi empat unsur utamanya dan menjadi pilar nilai sebuah berita yakni  Pertama CEPAT. Aktual atau ketepatan Waktu, yang kedua NYATA. Informasi tentang sebuah fakta (fact) yang terdiri dari kejadian nyata, pendapat, dan pernyataan sumber berita, Ketiga PENTING. Menyangkut kepentingan orang banyak dan yang ke empat adalah MENARIK. Mengundang minat baca orang" kata Andi

CEPAT. Bagaimana cara melaporkan jika terjadinya pelanggaran dalam PEMILU adalah dengan melalukan penulisan dengan mengggunakan kelompok MILENIALS melalui akun sosial media dan melakukan mention kepada instansi yang berkaitan dalam hal ini Baswalu. NYATA. Bukti otentik. MENARIK. Menyangkut kepentingan banyak orang. Dan MENARIK karena ada unsur ketokohan di dalamnya yangmenjadi panutan.

"Kaidan 5 W + 1 H masih perlu dijagaMenulis adalah implementasi dari kaidah kaidah yang disebut dengan 5 W + 1 H, walaupun kaidah ini sudah usang namun aplikasi penerapannya tetap berlaku sepanjang masa. Mudah dikatakan namun dalam praktek implenentasinya sulit untuk dilaksanakan. Hukum Sebab akibat harus menjadi acuan dan pedoman dalam penulisan" kata Andi.

Cara menuliskannya , kata Andi, harus dibuat secara cermat dengan menampilkan hal yang utama dan tidak berbunga bunga kata hingga tulisan menjadi panjang tidak bermakna.

"Masyarakat sudah sangat krritis dan tidak punya banyak waktu utnuk membaca tulisan kita yang terlallu panjang. Tugas kita adalah menulis agar mudah dipahami dan dimengerti. Harus menggunakan struktur penulisan yang baku" kata Andi mengingatkan

Andi Fachrizal menjawab pertanyaan dari Rio, Anggota Komunitas Blogger Pontianak yang menanyakan fakta fakta dan realita keuntungan dari sebuah penulisan atau berita.   Andi kembali mengutip dari buku "Lidah Pingsan Wartawan" (Butet Katawijaya) yang menyinggung 
UU no 7 Tahun 2017 Undang Undang Tentang PEMILU yang pada intinya adalah tulisan apa pun harus banyak berfokus pada kepentingan banyak orang" kata Andi. Andi juga menegaskan bahwaIndependensi adalah hal yang sulit  ditemukan.

"Penulis seperti penjaga Garis api, bisa menjadi kaya mendadak atau menjadi miskin mendadak, dan yang lebih utama lagi adalah bahwa Fungsi penulis pada prinsipnya harus mampu menjaga prinsip prinsip dasar jurnalistik dan dibatasi oleh perilaku perilaku yang jika terjadi pelanggaran akan terkena Undang Undang Transaksi Elektronik (ITE)" pungkasnya. 

"Jangan ada satupun yang menghalangi memberitakan kebenaran, katakanlahkebenaran walaupun terasa pahit dan menyakitkan konsekuensinya" pungkasnya. 
 (Asep Haryono)



No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog