Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Sering Bilang "I don't Like Monday?" Mungkin Ini Penyebabnya

www.simplyasep.com  Sudah sering kita dengar orang menyebut I don't like Monday atau yang kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti Saya tidak suka hari senin atau saya benci hari Senin. Ada banyak sebab mengapa banyak orang menyebutkan jargon itu. Mungkin gegap gempitanya mempunyai kemiripan tersendiri dengan Angka 13 yang disebut banyak orang sebagai Unlucky number atau Angka Kurang Beruntung.  Benarkah demikian

Sebenarnya penyebutan I don't like Monday (Saya tidak suka Hari Senin) itu sifatnya personal dan sangat subyektif.  Setiap orang memaknai Hari Pertama dalam seminggu itu berbeda beda penafsirannya. Setiap orang memiliki alasan masing masing mengapa menyebut hari Senin sebagai hari yang kurang diminati, kurang disukai oleh banyak orang.  Saya mencoba memperkirakan beberapa penyebab yang menurut pendapat saya menjadi penyebab utama mengapa orang kurang suka dengan Hari Senin. Berikut pendapat saya

Kucing saya di rumah yang hobinya tidur dimana saja yang dia suka. Apakah dia suka hari Senin atau tidak? Nanti saya tanyakan ke kucing saya ya. Just kidding.  Foto Asep Haryono
Kucing saya di rumah yang hobinya tidur dimana saja yang dia suka. Apakah dia suka hari Senin atau tidak? Nanti saya tanyakan ke kucing saya ya. Just kidding.  Foto Asep Haryono

Pertama, Masih belum bisa move on dari liburan atau weekend.  Kalau dari sisi bahasa dan kulturalnya orang Amerika lebih suka menyebut Vacation daripada Holiday. Namun substansi keduanya adalah persoalan bahasa saja. Bahasa Inggris Amerika dan Bahasa Inggris British. Namun intinya sama yakni liburan. Jadi dugaan pertama dalam pandangan saya salah satu penyebab orang bilang "I don't like Monday" karena belum bisa move on dari liburan hari Ahad (minggu sebelumnya.

Apakah merasa "jatah" liburannya kurang. Pada umumnya perkantoran di Indonesia mulai meliburkan pegawainya di Hari Sabtu.  Jadi jika dalam hitungan sebenarnya liburannya sudah 2 hari yakni hari Sabtu dan hari Ahad (Minggu). Dalam pandangan saya waktu dua hari sudah lebih dari cukup,  Tinggal bagaimana kita membuat waktu liburan kita yang sebentar itu menjadi bermakna dan berkualitas sekaligus sebagai ajang untuk charging atau mengisi "baterai" yang sudah mau habis sehingga Senin bisa lebih fresh sehingga orang siap memulai hari Senin


Kedua, Tanggal Tua. Ini juga sifatnya personal dan subyektif.  Dalam pandangan saya mehgapa orang sering bilang I don't like Monday karena tanggal tua.   Istilah Tanggal Tua bagi sebagian masyarakat di Indonesia adalah keadaan dimana persediaan keuangan keluarga atau keuangan pribadi sudah menipis atau mungkin sudah minus alias Bokek.  Kosa kata Bokek memang tidak lazim dalam kosa kata Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Namun intinya orang sudah senin kemis keuangannya.

Mungkin pada saat itu tabungan memang tidak punya, tidak ada atau saldo di rekening tabungan menipis. Orang yang tidak punya uang sama sekali biasanya (kata orang sih) berpengaruh pada tingkah laku atau attitude seseorang.  Orang yang lagi ada kekurangan duit memang tergantung kepada masing masing invidu.  Orang sering bilang punya Uang membuat orang lebih confident (percaya diri), dan orang yang kurang uang cenderung galau, pemarah dan tidak memilik pandangan positif

Ada yang tabah, ada yang menyikapinya dengan berjuang tidak mau menyerah dengan keadaan (Ini juga pesan dari Motivator Nomor 1 Indonesia, A Wongso), atau pesimis menerima nasib.  Hidup penuh perjuangan, dan setiap perjuangan tentu ada garis Finish. 

Yakinlah Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu mau merubahnya sendiri. Nasib ada di tangan kita sendiri.  Memang benar apa yang disampaikan Mas A Wongso. Mungkin masih ada lagi penyebabnya mengapa orang sering bilang I don't like Monday yang bisa kamu tambahkan sendiri sesuai dengan persepsi, pandangan dan pendapat kalian masing masing. What do you think? 
(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog