Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Penutupan Dikkualsus JMU Pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 1

www.simplyasep.com  Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, S.IP menutup Pendidikan Kualifikasi Khusus (Dikkualsus) Juru Mesin Udara (JMU) pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio di Graha Teddy Kustari (GTK), Jum’at (7/12).

Pendidikan yang dilaksanakan selama tiga bulan ini, dikuti para teknisi diantaranya Lettu Tek Junardi, Serma Darwanto dan Serka Agus Yustiana. Penutupan pendidikan ini ditandai dengan pelepasan tanda siswa oleh Danlanud Supadio.






Turut hadir Kepala Dinas (Kadis), Komandan Satuan (Dansat), para Kepala Seksi (Kasi) dijajaran Lanud Supadio serta segenap anggota Skadron Udara 1. Dalam sambutannya Danlanud Supadio mengucapkan selamat kepada mantan siswa Pendidikan Dikkualsus JMU, atas keberhasilannya dalam menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan maupun latihan yang terlaksana dengan baik, aman dan lancar.

Baca juga Sosialisasi Binkar TNI AU di Lanud Supadio

“Dengan selesainya pendidikan ini, maka upaya pemenuhan kebutuhan teknisi pesawat Hawk 100/200 telah maju selangkah lagi, sehingga dapat lebih meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan TNI AU, khususnya di Lanud Supadio dalam mengemban tugasnya dimasa mendatang.

Tugas pokok TNI AU selaku penegak kedaulatan negara dan hukum negara di udara maka perlu adanya sumber daya manusia yang handal, serta memiliki spesialisasi dalam mengawaki maupun memelihara alutsista yang ada, ini berarti TNI AU selalu memerlukan tenaga penerbang dan teknisi yang terdidik, terlatih dan profesional.

Baca juga Alih Tugas Ketua PIA AG Ranting 02-19/D.I S TAFLAN

Oleh sebab itu, lanjut Danlanud, sangat tepat kiranya Skadud 1 menyelenggarakan pendidikan kualifikasi khusus Juru Montir Udara, karena dapat meningkatkan kemampuan para teknisi dalam pemeliharaan dan perbaikan pesawat Hawk 100/200 sehingga dapat mendukung peningkatan kesiapan pesawat.

“Perawatan dan pemeliharaan pesawat tentunya bukanlah pekerjaan yang mudah, diperlukan keterampilan dan pengetahuan khusus serta berkaitan erat dengan faktor keselamatan terbang dan kerja. Dengan adanya pendidikan kualifikasi khusus JMU ini, diharapkan kualitas para personel teknisi yang mengikuti pendidikan akan semakin baik sekaligus mumpuni dibidangnya,” pungkas Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP.( Sumber : Siaran Pers Pangkalan TNI AU Supadio)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog