Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

OPINI : Pajak Motor Di Hapus dan SIM Seumur Hidup

www.simplyasep.com  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggellontorkan sebuah gagasan yang menurut hemat saya cukup menarik namun penuh resiko mengakibatkan kerugian negara yakni wacana Penghapusan Pajak Motor dan pemberian Surat Izin Mengemudi (SIM) yang berlaku seumur hidup.

Pertama, Pajak sangat diperlukan untuk membiayai pembangunan di seuruh Indonesia, Berbagai fasiitas dan kenyamanan untuk warga negaranya mulai dari pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur jalan jembatan, fasilitas BPJS Kesehatan, sekolah, dan banyak lagi elemen pembangunan itu dibiayai dari pemasukan PAJAK. 

Nah jika PAJAK ditiadakan sama sekali tanpa ada paket pengganti dan atau unsur pelengkap penggantinya, maka jelas negara tidak dapat melaksanakan pembangunan dan ini akan berakibat kesengsaraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pajak adalah hak bagi setiap warga negara yang sudah :menikmati" fasilitas dari negara seperti air bersih, Listrik dan masih banyak lagi fasiitas dari negara untuk warganya. Ada HAK dan kewaiban di sini, dan itu adalah nature alias hal yang wajar saja. 
|
ILUSTRASI : Uang dari rakyat dalam bentuk Pajak untuk membiayai pembangunan negara. Jadi jika ada usulan PAJAK Di hapus sepertinya akan sulit untuk diterima. Foto Asep Haryono
ILUSTRASI : Uang dari rakyat dalam bentuk Pajak untuk membiayai pembangunan negara. Jadi jika ada usulan PAJAK Di hapus sepertinya akan sulit untuk diterima. Foto Asep Haryono


Pajak Untuk Pembangunan
Rakya Taat Membayar Pajak, dan Negara balik mengembalikan Pajak tersebut dalam bentuk perbaikan faslitas untuk warga negaranya seperti Air , Listrik, Sekolah dan masih banyak lagi lainnya  Sudah sewarjarnya Negara memberikan perhatian kepada rakyatnya, dan rakyat tidak lupa "berterima kasih" kepada Negara dalam bentuk taat membayar pajak. 

Saya rasa doktrin Taat Pajak sudah menyatu dalam jiwa raga sanubari rakyat Indonesia, dan tidak akan goyah atas ajakan apa pun yang menuntun pada negasi atau penolakan untuk membayar pajak.  Rakyat yang baik adalah tau kewajibannya membayar PAJAK, dan Negara dalam hal ini, para penguasa, juga WAJIB memberikan perhatian kepada rakyatnya dengan memberi lebih banyak lagi fasiitas dan kenyamanan bagi rakyatnya. Uang Pajak jangan dikorupsi.

Saya tidak akan banyak membahas lagi betapa pentingnya PAJAK untuk membiayai pembangunan di seluruh Indonesia. Rakyat banyak yang terbantu dengan adanya PAJAK. Anak anak bisa sekolah. Jalan jalan dan jembatan banyak dibangun juga karena insentif dan dukungan dari PAJAK yang anda bayarkan. 

BPJS kesehatan bagi pekerja di seluruh Indonesia, rumah sakit untuk anak anak dan ibu hamil semuanya juga dibiayai dari PAJAK.  Jadi jika ada usulan PAJAK di hapuskan sama sekali tanpa memberikan alternatif solusinya, saya secara pribadi tidak setuju. 

Di negara adidaya seperti di Amerika Serikat , Rakyat Amerika akan tersinggung jika tidak diminta membayar pajak kepada negara.  Bagi mereka membayar pajak kepada negara adalah kebanggaan dan harga diri.  Apakah kami dianggap keluarga kelas kambing karena tidak mampu membayar pajak, begitu kira kira pikir mereka. Nah bagaimana dengan di Indonesia?: Rakyat Indonesia Taat Pajak. Kita semua taat membayar Pajak untuk pembangunan. Membayar PAJAK untuk membayar kebutuhan rakyat itu sendiri.

SIM Seumur Hidup Sebagai Pilihan
Sekarang memang sudah diberlakukan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau lazim disebut dengan KTP Elektronik. Dengan KTP Elektronik inilah semua data penduduk direkam dalam chips khusus yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan administrasi seperti Pemiliu dan lain sebagainya. KTP Elektronik ini berlaku se umur hidup.  Nah bagaimana dengan usulan Surat Izin Mengemudi (SIM) agar diberlakukan juga sebagai SIM Seumur Hidup?

Jika melihat dari manfaatnya pemberlakukan KTP Seumur hidup, dalam pandangan saya adalah untuk memudahkan penduduk Indonesia dalam mengurus berbagai keperluan administrasi. Kesibukan seseorang entah dia sebagai PNS, pedagang, atau profesi apa saja kadang tidak sempat untuk bolak balik ke kelurahan atau kecamatan untuk mengurus memperpanjang KTPnya. Jadi pemberlakukan KTP seumur hidup dinilai sangat tepat baik dari efisiensi maupun efektifitasnya.  Hal senada bisa saja diterapkan pada Surat Izin Mengemudi (SIM) yang juga berlaku seumur hidup.

Hanya saja komponan PAJAK (lagi lagi PAJAK) dalam mengurus biaya administrasi SIM yang diberlakukan saat akan membuat SIM Baru dan atau untuk mengurus perpanjangan akan DITIADAKAN jika SIM berlaku untuk seumur hidup.

Negara akan kehilangan pemasukan PAJAK dari administrasi SIM ini yang diperkirakan nilainya akan sangat besar mungkin ratusan Milyar. Dana yang sangat besar untuk membiayai pembangunan.  Pajak sangat penting untuk membiayai pembangunan di seluruh Indonesia sebagaimana yang sudah saya bagas pada bagian pertama tulisan ini. 

Demikian kira kira OPINI yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan kali ini mengenai wacana Pajak Motor di hapus dan pemberlakuan SIM Seumur hidup.  Terima kasih sudah membaca tulisan saya kali ini.  Salam dari Blogger Kubu Raya. Kalimantan Barat.
. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog