Banner 17 Agustus 2019 - WWW.SIMPLYASEP.COM
Social media banner SIMPLYASEP.COM


Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Denin

Tag : curahanhati - Asep Haryono | Denin - Powered by Blogger
www.simplyasep.com  Masih dari episod sahabat dan kawan kawan saya. Nah edisi kali ini saya mau cerita sedikit saja tentang salah satu sahabat saya saat masih satu kantor di harian Pontianak Post dahulu. Seorang anak muda (mungkin anak Milenial dijamannya hahaha) namanya Denin. Saya lupa nama panjangnya. Salah seorang satpam yang bertugas saat itu.  Seperti pada tulisan saya sebelumnya, biar tidak pada penasaran silahkan dilihat foto saya dengan Denin. Foto langka juga soalnya. Fotonya di bawah ini:


SAHABAT : Orangnya baik dan ramah banget.  Denin namanya, saya sempat berfoto dengannya di basement kantor. Foto ini diambi sekitar tahun 2003. Dokumen pribadi
SAHABAT : Orangnya baik dan ramah banget.  Denin namanya, saya sempat berfoto dengannya di basement kantor. Foto ini diambi sekitar tahun 2003. Dokumen pribadi 

Mungkin para pembaca ada yang bertanya. Kenapa sih sahabat saya kebanyakan para lelaki, cowok, lanang melulu sih?,  APa tidak ada yang sahabat atau rekan kerja saya dahulu yang berjenis kelamin perempuan?  Hahahah  Sabar sabar.  Nanti ada episod lagi lainnya yang mengetengahkan sahabat atau kawan kerja saya dahulu yang perempuan.  Mohon bersabar.  Bagi saya berteman atau bersahabat baik dengan cowok atau cewek sama saja. Semua sahabat saya.  Oke sip ya.

Orangnya Baik Dan Sportif
Saat itu mungkin tahun 2001 atau 2003 saya masih bekerja di perusahaan tersebut. Dahulu namanya Gedung Akcaya Pontianak Post (Sekarang namanya sudah Graha Pena-red).  Yang menjadi CEO adalah Bapak H.Tabrani Hadi. Dan saya saat itu bekera di bagian EDP (Electronic Data Processing) yang salah satu tugasnya adalah melakukan update atau input data untuk portal berita milik perusahaan setiap hari (termasuk hari minggu).  Jam kerja standar saja mulai dari jam 08.00 s/d 16.00 WIB.

Di saat senggang (misalnya saat setelah jam makan siang) saya turun ke bawah ke basement bertemu dengan rekan kerja dari departemen lain, bersilaturahmi, ngobrol santai, sekalian gosip hahaha.  Kadang pergi ke kantin sebelah kantor sama sama, wah seru memang. 

Nah kadang  juga saya ngobrol dengan satpam satpam yang bertugas di kantor.  Ada banyak satpam yang bertugas bergantian shift (pagi atau malam), dan salah satu satpam yang saya kenal cukup baik adalah Denin,.  Orangnya tegap tinggi besar.  Maklum pemain basket juga


Denin ini termasuk rajin. Masuk kantor selalu tepat waktu.  Jaman itu absen masih menggunakan kartu absen yang dicetak di mesin absen.  Beda dengan jaman sekarang dengan menggunakan absensi finger print alias absen sidik jari.  Nah Denin yang selalu ada dikantor di saat saya tiba di pagi hari dan pulang di sore harinya, Denin yang saya lihat selalu stand by.  Kadang juga jika saya ada akfititas di malam hari, kadang saya juga melihat denin masih bertugas.  Awesome

Gedung Akcaya Pontianak Post namanya di era tahun 2003 an itu memiliki halaman parkir kendaraan roda dua dan roda empat di bagian basement atau lantai bawah. Khusus untuk halaman parkir untuk motor juga ada di bagian bawah, nah Denin ini juga mengatur letak parkir kendaraan roda dua agar rapih dan enak dilihat.  Kadang kalau ada karyawan yang lupa melepaskan anak kunci motornya masih tergantung, Denin tidak segan mengamankannya, dan mengembalikan kepada pemiliknya saat kembali pulang kerja.

Obrolan saya dengan Denin pun seru seru aja. Hampir semua topik Denin cukup menguasai. Jangan basket yang memang menjadi kegemarannya, untuk urusan militer pun dia paham.  Hahah. Apa Denin gagal masuk tes masuk ABRI kali ya hahaha.  Its okay.  Postur tubuhnya yang tegap dan besar memang menunjang profesinya sebagai satpam.   Kadang saya ke kantin beli kue atau bakwan kita makan sama sama sambil ngobrol ngalor ngidul sambil menonton TV kecil yang memang disediakan di pos satpamnya.   Nah kelak TV ini lah yang menjadi masalah untuk Denin

Apakah Kena Fitnah?

Ini termasuk agak sensitif juga.  Saya sendiri tidak mau menebak nebak.  Saya juga tidak tau persis akar permsalahaannya.  Namun berita yang tersebar di kalangan kita kita saat itu ada adalah Denin keluar dari Perusahaan karena urusan Televisi yang ada di pos Satpam.  TV yang besarnya tidak seberapa itu (Yang saya ketahui sih) dikabarkan lenyap atau hilang di saat Denin bertugas atau saat Denin kena shift malam itu.

Jadi Denin dianggap bertanggung jawab atas itu. Keluarnya Denin dari Perusahaan memang membuat sahabat dan kawan kawan yang mengenalnya tidak percaya.  Saya pribadi tidak percaya kalau DENIN adalah pelaku penggelapan TV yang memang ukurannya tidak seberapa itu.

TV warna memang.  Buat apalah Denin harus "menilep" aset perusahaan tempatnya bekerja, kan konyol namanya.  Saya tidak percaya kalau Denin melakukan semua itu.  Semiskin miskinnya, semelarat melaratnya kita, tentu tidak akan melakukan perbuatan yang melawan hukum.  Hubungan industrialis antara perusahaan dengan para karyawannya sudah cukup baik yang saya lihat. Dan jika ada perbedaan pandangan atau perbedaan penafsiran adalah hal yang wajar saja

Setelah Denin tidak ada lagi (Keluar dari perusahaan maksud saya), saya sudah sulit untuk melakukan kontak dengannya.

Alhamdulillah atas izin dari Allah SWT, saya akhirnya bisa berjumpa lagi dengan Denin mungkin di tahun 2014 gitu deh, dan ternyata nasibnya jauh lebih baik dari dahulu. Walaupun profesi atau jabatannya masih sama (Satpam) juga namun Denin terlihat lebih mapan.  Selidik punya selidik ternyata Denin bertugas sebagai Satpam di salah satu Bank milik Pemerintah di kawasan jalan Ahmad Yani. 

Dan sekarang saya loss contact lagi. Hadeuuh.  Ya sudah lah. Saya yakin Denin masih tetap semangat, dan berharap karirnya semakin baik dan semakin menanjak dan tetap membina sialturahmi dengan rekan dan sahabat sahabat yang mengenalnya sejauh ini.  Apa kabar sekarang dikaw bro? Kapan ngopi ngopi lagi kita (Asep Haryono)

No comments:

Obrigada pela visita.. Não deixe de expressar sua opinião. Seu comentário é muito importante pra mim :)

Vielen Dank für Ihren Besuch. Sagen Sie Ihre Meinung. Ihr Kommentar ist mir sehr wichtig

Grazie per la tua visita .. Assicurati di esprimere la tua opinione. Il tuo commento è molto importante per me

Merci pour votre visite .. Assurez-vous d'exprimer votre opinion. Votre commentaire est très important pour moi

Spasibo za vash vizit. Obyazatel'no vyskazhite svoye mneniye. Vash kommentariy ochen' vazhen dlya menya

Thank you for your visit.. Be sure to express your opinion. Your comment is very important to me :)

Terima kasih atas kunjungan anda. Pastikan untuk mengekspresikan pendapat Anda.

Komentar Anda sangat penting bagi saya :)

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog