Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Pernah Bekerja Di Harian Pontianak Post - Part Two

www.simplyasep.com  Selamat datang kembali di halaman blog pribadi Asep Haryono yang sederhana ini.  Bagi sahabat semuanya, para pengunjung setia blog Asep Haryono, silahkan dilanjut Episod ke 2 (Part Two) Pengalaman Pernah Bekerja di Harian Pontianak Post hari ini.   Namun jika sahabat ingin membaca bagian pertamanya juga boleh saja kok.

Baca selengkapnya Pernah Bekera di Harian Pontianak Post - Part One


Namun jika sahabat tidak sampat membaca pada Bagian pertama (Part One) dan ingin lanjut ke Bagian kedua juga silahkan juga.  Welcome.  Di Blog www.simplyasep.com ini para pengunjung BEBAS kemana saja , BEBAS untuk membaca apa saja yang disukainya. Sebab saya memahami para pengunjung Blog www.simplyasep.com ini berasal dari dalam dan luar negeri.  Bahkan pengunjung dari ISRAEL pun pernah menduduki peringkat pertama pembaca terbanyak di blog saya ini

Saya pertama kali mengenal Harian Pontianak Post (Dahulu namanya Harian AKCAYA - red) saat saya masih duduk di bangku Kuliah semester awal di Fakutas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungoura (UNTAN) Pontianak, Kalimantan Barat, di era tahun 1990 an.

Saya melamar pekerjaan sebagai salah seorang petugas Billing Warnet (Warung Internet) milik Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Tanjungpura Pontianak. Saya bekerja di sana berdasarkab informasi dari Deddie (dulu dikenal dengan Deddie kuning karena mobilnya warna Kuning saat itu-red). Dengan gaji per bulan sebesar Rp.250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).  Jumlah yang sangat besar bagi saya saat itu

Ada bagian yang lupa dibahas pada bagian Pertama (Part One) kemarin. Di saat saya bekerja part time sebagai tenaga Billing Warnet KOPMA UNTAN yang merupakan gabungan kerja sama dengan Harian Pontianak Post, saya juga "bekerja" di Masjid Al Muhtadin Universitas Tanjungpura Pontianak. 

Saya juga termasuk salah satu remaja masjidnya dan juga pengurusnya. Dengan "jabatan" sebagai Sekretaris Eksekutif, namanya kerean yang salah satu tugasnya menyampaikan undangan rapat para pengurus masjid.  "GAJI" yang saya terima dari pengurus Masjid Al Muhtadin UNTAN saat itu sebesar Rp.75.000,-.

Saya juga diizinkan tinggal di ruangan sekretariat Masjid tersebut kalau menjelang malam selain untuk "jaga jaga" juga mengurus keperluan Jamaah dan banyak lagi lainnya.  Saya mendapat hadiah sepedah dari salah seorang teman kampus dan juga Jamaah Masjid, sayang sekali sepedanya hilang.  Kalau tidak salah saat itu era tahun 1998 masih ada isu keributan dua suku tertentu saat itu.   Ini bagian seru juga yang kelak akan saya sampaikan pada bagian yang lain di kesempatan yang lain


Bergabung Sebagai Karyawan Bagian EDP
Warnet KOPMA UNTAN tersebut merupakan warnet gabungan dua perusahaan antara Kopma UNTAN dan Harian Pontianak Post. Pihaki Kopma UNTAN sebagai penyedia booth dan tempatnya, sedangkan Harian Pontianak Post sebagai penyedia Peralatan Hardware dan Softwarenya (KOmputer, Printter dll). 

Dan berkat saran dari 
Bapak Ganis Surkaryansyah (Biasa disapa Wak Gan-red) melihat saya saat itu dan mengajak saya untuk "keluar" dari Warnet gabungan kerja sama dengan UNTAN PONTIANAK ke bergabung di Harian Pontianak Post bukan di gedung Kantor Pusatnya melainkan "nyantol" lagi warnet full milik Harian Pontianak Post di Singkawang, Dragon Net dan di kota Sintang (Melawi Net). 

Saya bertugas di kota Singkawang (Di warnet Dragon) sekitar 6 bulan kemudian lanjut 8 Bulan lagi di kota Sintang.  Hingga pada akhirnya sekitar buan Juli 2002 saya di "tarik" ke kantor Pusat Harian Pontianak Post di Jalan Gajah Mada no 2-4 Pontianak di departemen Electronic Data Processing (EDP) ngurus Portal perusahaan.

Nah saat saya berada di departemen EDP ini saya memiliki rekan kerja yang jago banget untuk urusan jaringan Hardware and Software yakni Rahmadi Mulya ST, dan Juga Andi Rusbandi.  


Dua anak muda ini (Karena wajah mereka masih muda padahal sudah banyak anaknya hahaha-red), saya banyak belajar dengan mereka.   Saat itu Direktur Utama atau CEO Pontianak Post masih dipegang oleh Bapak H.Tabrani Hadi, dan "Bos" saya waktu itu adalah Bapak Indrayanto Ardi (Anto) yang kemudian dialihkan menjadi di bawah supervisi Pak Salman Busrah (Pimred).  Sekarang di era 2018 Pimred Pontianak Post dipegang oleh Hariyanto Sagiya S.Pd 

KENANGAN : Inilah dokumen lama, Saya dengan seragam harian sebagai Karyawan Pontianak Post yang kini sudah tinggal kenangan, Hahaha.  Saya duduk di bangku kerja saat itu.  Foto Kessusanto Liusvia
KENANGAN : Inilah dokumen lama, Saya dengan seragam harian sebagai Karyawan Pontianak Post yang kini sudah tinggal kenangan, Hahaha.  Saya duduk di bangku kerja saat itu.  Foto Kessusanto Liusvia

MEJA KERJA : Inilah meja kerja saya.  Meja kerja saya ini sebenarnya milik kartunis Kessusanto Liusvia. jadi 1 meja berdua., Hahahhaa.  Khusus untuk bagian ini saya tidak akan bahas. Foto  Asep Haryono
MEJA KERJA : Inilah meja kerja saya.  Meja kerja saya ini sebenarnya milik kartunis Kessusanto Liusvia. jadi 1 meja berdua., Hahahhaa.  Khusus untuk bagian ini saya tidak akan bahas. Foto  Asep Haryono

GRAHA PENA PONTIANAK POST : Inilah gedung saya bekera., Saya berada di lantai 5 Gedung Graha Pena Pontianak Post.  Foto Asep Haryono
GRAHA PENA PONTIANAK POST : Inilah gedung saya bekera., Saya berada di lantai 5 Gedung Graha Pena Pontianak Post.  Foto Asep Haryono

Di "pasangkan" dengan Silvina, Sekred

Nah sebagai penutup adalah posisi atau jabatan terakhir yang saya pegang adalah Staf Sekretaris Redaksi, Silvina yang berasal dari kota Singkawang. Sivina ini sudah menikah, dan yang ketahui belum dikaruniai anak saat itu. Saya tidak tau perkembangan dia sekarang. 

Nah Sekretaris Redaksi Pontianak Post adalah Silvina, menggantikan Bapak H. Nurdin Idris yang saat itu sudah pensiun dini.  Saya dipasangkan dengan Silvina, sebagai staffnya.  Tugasnya lebih fokus kepada pengelolaan website dengan tetap mengurus kegiatan kesekretariatan dan keredaksian.  Sebagai contoh jika Pontianak Post mendapat kunjungan anak anak sekolah, maka saya "tandem" dengam Silvina menyambut mereka.  Biasanya kami berdua presentasi tentang Pontianak Post, bergantian


SEKRED : Inilah Sivina saat menerima kunjungan tamu Pontianak Post di lantai IV Gedung Graha Pena Pointianak Post.  Foto sekitar tahun 2005. Foto Asep Haryono
SEKRED : Inilah Sivina saat menerima kunjungan tamu Pontianak Post di lantai IV Gedung Graha Pena Pointianak Post.  Foto sekitar tahun 2005. Foto Asep Haryono



Selama saya ber "pasangan" dengan Silvina ini tentu ada banyak catatan SUKA dan DUKA nya. Namun kalau diukur yang mana yang lebih banyak ENAK nya atau TIDAK ENAK nya. Tentu akan saya jawab langsung lebih banyak enaknya bekerjas ama dengan rekan kerja yang baik, ramah, cerdas, juga cantik, itulah Silvina atau biasa disapa dengan Kak Evi ini. 

Dia dahulu seorang Journalist yang ditugaskan di kota Singkawang, yang kemudian karirnya menanjak dan diangkat oleh pimpinan Perusahaan menjadi Sekretaris Redaksi . 

Sifatnya yang kadang Galak namun tetap anggun. Saya sudah sering mendapat teguran keras dari Silvina, namun itu semua karena koridor pekerjaan, konteksnya pekerjaan yang menuntut  kesiapan, kesigapan dan juga ketelitian.  Silvina orangnya perfect, dan segala sesuatunya harus in order atau harus sesuai dan teratur

Saya mengundurkan diri (resign) dari Harian Pontianak Post pada tanggal 2 Februari 2016 bertepatan dengan HUT Harian Pontianak Post (saya belum liat HUT yang keberapa mungkin ke 42 kali ya hahaha.  Lupa nih ye-red), dengan mengajukan surat pengunduran diri secara resmi ke Manager HRD Ibu Dra Endah Janiawati.   

Sudah lebih dari 3 tahun saya meninggakan Harian Pontianak Post.  Selama lebih kurang 13 tahun saya menjadi bagian dari keluarga Besar Harian Pontianak Post.  Saya bersyukur kepada Allah SWT karena sampai sekarang saya masih mendapat "tempat" di Harian tersebut.

Dalam arti silaturahmi dengan Pimred, Rekan kerja saya yang dahulu, para wartawan, fotografer dan banyak lagi lainnya.  Perjalanan tentu ada perubahan, Saya dengar sudah banyak pegawai yang menyusul resign juga setelah saya. Its okay  Its life. Semoga silaturahmi ini tidak akan putus dan tetap abadi sepanjang masa. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog