Astra Honda Motor
Banner of Asep Haryono Personal Blog - Indonesia

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Operasi Zebra Kapuas 2018 Di Kalimantan Barat

www.simplyasep.com  Operasi Zebra Kapuas 2018 yang saat ini digelar di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat berlangsung lebih kuran selama 14 (empat belas hari) hingga berakhir pada tanggal 12 Nopember 2018 mendatang menyasar beberapa wilayah tertentu yang rawan terjadi kecelakaan, dan juga menargetkan beberapa potensi pelanggaran lalu lintas.


OPERASI ZEBRA KAPUAS :  Pengendara diperiksa kelengkapan surat suratnya di kawasan Ahmad Yani 2 Kubu Raya. Pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas berlangsung di seluruh kawasan hukum Polda Kalimantan Barat Foto Asep Haryono
OPERASI ZEBRA KAPUAS :  Pengendara diperiksa kelengkapan surat suratnya di kawasan Ahmad Yani 2 Kubu Raya. Pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas berlangsung di seluruh kawasan hukum Polda Kalimantan Barat Foto Asep Haryono


Beberapa potensi pelanggaran yang menjadi sasaran utama digelarnya Operasi Zebra Kapuas 2018 di seluruh wilayah Kalimantan Barat antara lain adalah sebagai berikut :
  • Pengendara kendaraan roda empat yang tidak mengenakan sabuk pengaman (Safety belt)
  • Pengendara yang berusia di bawah umur 
  • Pengendara kendaraan Roda Dua Yang tidak lengkap baik kelengkapan pengendara (SIM, STNK) dan atau kelengkapan Berkendaraan (Kaca Spion)
  • Pengendara kendara roda dua yang tidak mengenakan Helm Standar atau Helm SNI
  • Pengendara yang melawan arus (kontra flow)
  • Mabuk dalam berkendaraan atau mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk. 
  • Pengendara yang menggunakan Telepon Genggam saat berkendaraan  dan lain sebagainya


Ancaman Hukuman
Ancaman pun sudah mengintai para pengendara yang melanggar ketentuan seperti tersebut di atas yakni ancaman Denda dan juga ancaman Pidana kurungan Badan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam UU Nomor 12 Tahun 2009 ini. 

Sebagai contoh misalnya jika ada pengendara kendaraan roda dua yang kedapatan tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) ancamannya bisa 
denda sebesar Rp.250.000,- atau kurungan badan selama 1 (satu) bulan.

Bagaimana dengan pengendara yang tertedeteksi Tidak Memiliki  Surat Izin Mengemudi (SIM) ancamannya beda.  Karena Tidak Membawa SIM tidak sama dengan Tidak Memiliki SIM. 

Perbeddaan dasarnya adalah jika pengendara tidak membawa SIM ini artinya sang pengendara punya SIM namun lalai atau terlupa untuk membawanta.  Sedangkan Tidak memiliki SIM ini artinya tidak punya legalitas dalam mengemudikan kendaraan. SIM adalah Surat Izin Mengemudi yang wajib dimiliki oleh semua pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat.


Ancaman hukuman bagi pengendara yang TIDAK MEMILIKI SIM diancam hukuman denda maksima sebesar Rp.1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) atau  atau 3 bulan kurungan badan. 

Sedangkan E-tilang sendiri akan diberikan secara otomatis dengan bukti denda tilang warna Biru dan harus dibayarkan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) di lokasi terdekat.   Jika sudah membayar di Bank, dan ada bukti Lunas Pembayarannya maka pengendar bisa langsung mengambil barang bukti kendaraan yang menjadi jaminan


Dalam Operasi Zebra Kapuas 2018 yang digelar kali ini adalah penegakan hukum dan bukan lagi sosialisasi.  Salah satu tujuan utama dari penyelenggaraan Operasi Zebra Kapuas 2018 ini adalah meningkatkan kesadaraan berkendaraan yang tertib dan aman, dan meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas. 

Jadi keselamatan berlalu lintas sangat penting bagi kita semua. Lengkapi surat surat kendaraan anda, dan berkendaraanlah dengan tertib dan patuhi rambu rambu lalu lintas yang ada. Ingatlah, keluarga menunggu anda di rumah. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog