Astra Honda Motor
Banner of Asep Haryono Personal Blog - Indonesia

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Catatan Kecil Di Hari Jadi Kota Pontianak Ke-247 Tahun - 23 Oktober 2018

www.simplyasep.com   Pada tanggal 23 Oktober 2018 kemarin kota Pontianak merayakan hari jadinya yang ke 247 (Dua Ratus Empat Puluh Tujuh) tahun lamanya. Kota Pontianak adalah ibukota Provinsi Kalimantan Barat yang kini sedang  giat giatnya melakukan pembangunan di segala bidang baik infrastruktur maupun pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

Semasa dipimpin oleh Bang Mijdi (nama akrabnya Bapak H.Sutarmidji SH, MHUM yang sudah resmi dilantik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Gubernur Kalimantan Barat untuk masa bakti 5 tahun yang akan datang-red) sudah banyak pembangunan yang sudah dirasakan masyarakat Pontianak pada khususnya.  Hari Jadi Kota Pontianak Ke-247 Tahun ini akan semakin semarak dengan berbagai aktifitas warga kotanya

Penulis bukanlah ahli tata perkotaan apalagi pakar yang mengerti pembangunan kota beserta infrastruktur di dalamnya, juga bukan ahli masalah sosial. Penulis sebagai warga kota Pontianak saja yang perduli untuk kemajuan kota Pontianak agar sejajar dengan kota kota besar lainnya seperti Jakarta, Medan, Jogjakarta, Surabaya, dan lain sebagainya. Di usianya yang sudah dianggap tidak muda lagi, 247 Tahun, penulis menorehkan harapan kepada kota Pontianak 


Pertama, Fasilitas Kota Semakin Lengkap
Kota Pontianak kini sudah semakin "ramai" dengan banyaknya Pusat Perbelanjaan dan hiburan berskala Nasional dan Internasional.  Penulis memberikan beberapa contoh saja misalnya Hotel IBIS yang baru baru ini diresmikan, TransMart di wilayah Kubu Raya, dan beberapa fasilitas hiburan dan juga Kulinernya yang sepertinya tidak mau kalah. 

Menu kuliner Pisang Gorengnya milik Pengusaha Kaesang yang putra Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Karaokenya Afghan dan Inul Daratista juga sudah ada. Begitu banyaknya sarana hiburan, kuliner dan perhotelan semakin membuat kota Pontianak semakin sejajar dengan fasilitas seperti kota kota besar lainnya di Indonesia seperti Jogjakarta, Medan , Palembang, Surabaya, Ujung Pandang dan lain sebagainya


Penulis bukanlah ahli tata perkotaan apalagi pakar yang mengerti pembangunan kota beserta infrastruktur di dalamnya, juga bukan ahli masalah sosial. Penulis sebagai warga kota Pontianak saja yang perduli untuk kemajuan kota Pontianak agar sejajar dengan kota kota besar lainnya seperti Jakarta, Medan, Jogjakarta, Surabaya, dan lain sebagainya. Di usianya yang sudah dianggap tidak muda lagi, 247 Tahun, penulis menorehkan harapan kepada kota Pontianak



MASJID JAMIK : Masjid Jamik Sultan Syarif Abdurrahman atau Masjid Jamik adalah masjid tertua di Pontianak.  Pengunjung harus datang ke sini agar "sah" sudah pernah berada di Pontianak. Foto Asep Haryono
MASJID JAMIK : Masjid Jamik Sultan Syarif Abdurrahman atau Masjid Jamik adalah masjid tertua di Pontianak.  Pengunjung harus datang ke sini agar "sah" sudah pernah berada di Pontianak. Foto Asep Haryono



Kedua, Kurangnya Hiburan Rakyat

Hal kedua yang ingin penulis soroti adalah minimnya Hiburan Rakyat yang benar benar merakyat.   Penulis memang mencatat banyak sekali sarana hiburan yang bak jamur di musim hujan sudah berdiri dengan megahnya di kota Pontianak.  Beberapa hiburan tersebut memang ditujukan untuk siapa saja yang berminat untuk datang dan menikmatinya seperti kolam renang (Swimming Pool) di GOR Pangsuma Pontianak yang cukup merakyat.  Masyarakat perlu banyak hiburan selain berenang tentunya bukan?


Jangan tanya kalau sudah urusan "kampung tengah" atau urusan perut.  Yang namanya Bisnis Makanan seperti butiran pasir. Banyak sekali rumah makan, cafe cafe, restauran berada di tiap sudut kota Pontianak mulai dari yang berjenis hak cipta seperti franchise seperti restaurant cepat saji seperti Kentucky Friend Chicken, Pizza Hut , dan banyak merek terkenal lainnya bersaing dengan produk unggulan daerah atau lokal.

Penulis yang memang gemar makan ini sangat antusias dan menyambut gembira semakin banyaknya Wisata Kuliner di kota yang dijuluki Kota Lintasan Garis Khatulistiwa ini. Semakin menjamurnya Cuisine Business (Usaha Makanan) ini akan semakin menjadikan kota Pontianak terkenal se antero Nusantara.  Wisata Kuliner sangat menjanjikan mampu mengangkat kota Pontianak sebagai destinasi wisata Kuliner yang diperhitungkan di tingkat Nasional.   Benoe Boloe dan mendiang Bondan "Makyus" Winarno sering membuat show kuliner yang mengangkat potensi Wisata Kuliner kota ini

Sarana angkutan berbasis daring (online) seperti Grab, GOJEK, juga sudah bisa dipesan., Hanya sayangnya hadirnya armada Taksi Online di Pontianak sempat menimbukkan friksi (Saya tidak mengatakan ada konflik-red) dengan moda angkutan Taksi lokal setempat sampai ada pengusiran, dan demo segala macam. Saya tidak habis pikir mengapa bisa ada demo demo segala yang pada intinya menentang armada DARING seperti ini. 

Penulis tidak berada di posisi siapa pun.  Penulis netral saja. Intinya adalah kepentingan umum jangan dikorbankan.  Silahkan diatur regulasinya seperti apa.  Hak setiap orang untuk mencari nafkah di bumi Allah SWT Yang Maha Luas inil.  Ini pandangan penulis

Taman Taman Kota di Pontianak memang sudah dibangun namun jumlahnya terbatas dengan lokasi yang juga terbatas.  Kota Pontianak adalah kota yang tidak begitu besar dibandingkan dengan Kota Bogor misalnya.  Kota kecil ini memang unik dengan segala kearifan lokalnya.   Taman Hiburan rakyat seperti alun alun Kapuas perlu dipertegas lagi sebagai wilayah aman bagi keluarga yang ingin bersantai. Hindari penggunaan Taman Rakyat seperti itu untuk hal hal yang tidak baiik
. 
GEMSTONE : Pameran Batu sering diadakan di kota Pontianak. Banyak penggemar batu di kota ini dan even even seperti ini akan sangat ditunggu tunggu para peminatnya. Foto Asep Haryono
GEMSTONE : Pameran Batu sering diadakan di kota Pontianak. Banyak penggemar batu di kota ini dan even even seperti ini akan sangat ditunggu tunggu para peminatnya. Foto Asep Haryono


GERAK JALAN BERHADIAH: Even rakyat berhadiah seperti Jalan Santai yang digagas salah satu produk susu kesehatan ini juga ramai diminati warga Pontianak. Foto Asep Haryono
GERAK JALAN BERHADIAH: Even rakyat berhadiah seperti Jalan Santai yang digagas salah satu produk susu kesehatan ini juga ramai diminati warga Pontianak. Foto Asep Haryono



Ketiga, Even Besar Jangan Ditanggal Tua
Sebagai penutup dari catatan penulis dalam HUT Kota Pontianak ke-247 tahun ini yang menyorotinya kurangnya Hiburan yang berkualitas dan edukatif bagi warga Kota Pontianak khususnya dan seluruh masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan jika pun ada (Dan memang akan selalu ada Insya Allah) penyelenggaraanya selalu di tanggal tanggal "tua".

Berbagai even even besar seperti Pontianak Oktober Festival 2018 yang digagas oleh salah satu Koran Terbesar di Kalimantan Barat ini juga kurang greget gaungnya, dan terkesan mengulang cerita lama dan bersifat celebration atau perayaan, dan itupun sudah sangat dihargai. Masyarakat kota Pontianak butuh hiburan yang edukatif tanpa mengurangi unsur entertainment nya seperti Gerak Jalan Santai Berhadiah Rumah,

Pameran Komputer misalnya.  Ini sudah beberapa kali penyelenggaraan Pameran Komputer di kota Pontianak selalu cenderung dilaksanakan dii tanggal tanggal orang sudah banyak yang "senin kamis" anggarannya. 

Penulis yang senang dengan produk produk Tekno seperti ini sangat antusias kalau ada pameran pameran seperti ini.  Mau rasanya berbelanja walau hanya Mouse saja namun kerap mengurungkan niatnya karena dana yang terbatas apa lagi ditanggal tanggal "seram" seperti tanggal 24- 30 setiap akhir bulan. Hahahha.


Even Even produk tertentu yang melibatkan banyak orang seperti itu.  Kerap kali penyelenggaraan even even besar seperti Pameran Komputer di Pontianak Convention Center (PCC) itu sering diselenggarakan pada tanggal tanggal "tua" alais di atas tanggal 22 hingga 30 di bulan yang bersangkutan.  Kenapa harus tanggal tanggal "memprihatinkan" seperti itu sih? Hehehehe.  Just kidding (becanda)    Selamat Hari Jadi Kota Pontianak ke-247 Tahun. 
(Asep Haryono)

1 comment:

  1. Semoga di era kepemimpinan yang baru kota Pontianak bisa semakin berbenah ya Kang. Selamat Hari Jadi ke 247 Kota Pontianak.

    ReplyDelete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog