Banner HUT Kota Pontianak Ke 247 Tahun

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Nikmatnya Bubur Ayam Kaki Lima Di Pontianak

www.simplyasep.com  Jika kamu terbiasa sarapan pagi berarti kita memiliki persamaan.  Saya juga sangat suka untuk Sarapan Pagi. Walau kadang juga sering terlewat namun diusahakan saya Sarapan Pagi setiap hari.  Ada banyak manfaat yang sudah saya rasakan jika sarapan pagi.  Apa pun menu Sarapan Pagi kamu.  Kalau saya suka Sarapan Pagi dengan menyantap Bubur Ayam Kaki Lima di Pontianak.

Seperti pada hari Ahad (Minggu) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, saya mengajak serta dua anak saya,. Tazkia Dan Abbie, untuk bersantap Bubur Ayam Kaki Lima di kawasan jalan Sungai Raya Dalam Pontianak.  Beberapa nama Jalan di Kota Pontianak kerap menggunakan kata "Sungai" yang biasa disingkat menjadi Sei. Misalnhya Sungai Raya (Sei Raya), Sungai Pinguh (Sei Pinyuh) dan lain sebagainya,

Nah jika kamu belum sempat untuk memasak makanan sebagai Sarapan Pagi di rumah, kamu bisa saja Sarapan Paginya di luar rumah.  Menu Sarapan Pagi apa saja yang kamu sukai silahkan saja.  Seperti yang sudah saya sebut di atas, salah satu menu Sarapan Pagi kesukaan saya adalah Bubur Ayam.   Inilah foto penampakan porsi Bubur Ayamnya yang berhasil saya abadikan dalam 2 buah foto di bawah ini 


MURAH MERIAH : Satu porsi Bubur Ayam Kaki Lima di Kota Pontianak cukup terjangkau, murah meriah. Soal rasa tentu relatif saja.  Foto Asep Haryono
MURAH MERIAH : Satu porsi Bubur Ayam Kaki Lima di Kota Pontianak cukup terjangkau, murah meriah. Soal rasa tentu relatif saja.  Foto Asep Haryono


SEDERHANA  : Dengan menggunakan Gerobak beroda, banyak penjual Bubur Ayam Kaki Lima di Pontianak berbaur menjadi satu dengan masyarakt di pagii hari seperti dalam foto ini  Foto Asep Haryono
Murah Meriah
Jangan berharap kamu memperoleh rasa masakan yang semewah Restoran Mahal, karena Bubur Ayam Pinggir Jalan ini memang memiliiki rasa yang sesederhana penampilannya.  Namun bagi sebagian orang, selera memang tidak dapat diperdebatkan.  Membeli kuliner di manapun tidak ada hubungannya dengan prestige atau gengsi seseorang.


Kamu tidak dapat mengklaim bahwa mereka yang sarapan di Pinggir Jalan (bukan hanya bubur ayam saja-red) adalah warga masyarakat biasa. Banyak kalangan terpelajar, dosen, pegawai kantoran, hingga bos bos yang terbiasa saya temui banyak makan di warteg, nongkrong di pinggir jalan sambil makan durean, ngopi di warung dan masih banyak lagi.   Seperti yang sudah saya sebut di atas, selera memang tidak dapat diperdebatkan.

Jangan juga berharap Bubur Ayam Pinggir Jalan yang kamu santap akan mewah sebagaimana dalam bayangan kamu.  Ini adalah Bubur Ayam Pinggir Jalan.  Namun demikian "asesories" sebuah Bubur Ayam Pontianak sudah memenuhi standar dan kriteria saya misalnya antara lain suir suiran Ayam, Kerupuk dan juga kuah SOPnya.  Bubur Ayam memang "berenang" dalam sebuah Sop Kaldu. Pada umumnya memang begitu.

Satu lagi ciri khas Bubur Ayam Kaki Lima di kota Pontianak adalah penggunaan Kacang Goreng yang ditaburkan begitu saja di atas Bubur Ayam pesanann Kamu. Nah jika kamu tidak suka atau tidak mau, silahkan request kepada penjualnya untuk tidak menyertakan Kacang Gorengnya, Kacang tanah yang disangrai begitu saja.  Rasanya kriuk kriuk kalau menurut lidah saya. Nanti namanya bukan Bubur Ayam lagi donk kalau ada gemerutuk di gigi karena padatnya kacang goreng itu,

Untuk kisaran harga seporsi Bubur Ayam Kaki Lima di kota Pontianak relatif terjangkau yakni kisaran di harga Rp.8.000,- hingga Rp.12.000,p per mangkoknya.  Dan ingat, ini Bubur Ayam Kaki Lima di Pontianak.  Sepanjang "karir" saya menyantap Bubur Ayam Kaki Lima di kota Pontianak jarang menemukan Cakwe yang menjadi ciri khasnya Bubur Ayam Nusantara.  Selera memang Tidak dapat diperdebatkan. (Asep Haryono)



No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog