Astra Honda Motor
Banner of Asep Haryono Personal Blog - Indonesia

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Dahsyatnya Sadaqah

www.simplyasep.com  Berawal hari itu Sabtu (20 Oktober 2018) sekitar pukul 12.30 WIB saya menjemput dua anak saya dari sekolahnya masing masing, kemudian mampir sebentar ke sebuah warung langganan untuk membelii tiga buah nasi bungkus dengan menu sederhana di sebuah warung langganan tersebut dan membawanya pulang ke rumah. Maksudnya adalah agar disantap di rumah saja, dan tidak makan di tempat

Ketika sudah sampai di rumah, saya pun memarkir motor Honda SupraFit kesayangan saya di garasi. Tiga buah nasi bungkusnya pun masih tercantel di cantelan motor Honda, saya pun membuka pintu rumah, dan masuk ke dalam rumah. Saya taruh helm, jaket, dan tas anak anak , dan membantu anak anak mengganti seragam sekolah mereka dengan baju main biasanya.

Namun ketika saya keluar untuk bermaksud mengambil tiga buah nasi bungkus yang masih tercantel di cantelan motor di Garasi, saya melihat salah satu nasi bungkus milik anak saya sudah dirobek robek se ekor kucing. Saya tau kucing liar ini memang sering bekerliaran di sekitar rumah saya. Nasi bungkus yang sudah amburadul isinya itu (ada sosis dan ikan kembung goreng-red) sudah lahap di makan kucing tersebut. Saya memberi tau kepada anak anak bahwa salah satu nasi bungkus mereka sudah dimakan kucing.

ALHAMDULILLAH : Inilah nasi kotak pemberian dari tetangga yang tiba tiba datang ke rumah menyampaikannya langsung kepada saya. Sederhana namun sangat disyukuri.  Foto Asep Haryono
ALHAMDULILLAH : Inilah nasi kotak pemberian dari tetangga yang tiba tiba datang ke rumah menyampaikannya langsung kepada saya. Sederhana namun sangat disyukuri.  Foto Asep Haryono


“anak anak , nasi bungkusnya satu buah sudah dimakan kucing, ikhlaskan ya. Kucing juga kan mahluk Allah SWT, dia juga perlu makan seperti kita, manusia. Hanya saja kucing tidak punya pikiran bahwa mencuri itu tidak boleh, kucing mana tau dosa, kucing memang suka nyolong ikan kan” kata saya sambil tersenyum menjelaskan kepada anak anak anak.

“ihklaskan saja, Insya Allah nanti diganti sama Allah SWT, dan kita masih ada 2 buah nasi bungkus bisa kita bagi bertiga ya” kata saya menutup penjelasan kepada anak anak anak. Dan kami pun bertiga menyantap nasi bungkus yang masih tersisa 2 bungkus. 2 buah nasi bungkus isinya dibagi rata menjadi tiga bagian untuk disantap kedua anak saya, dan saya sendiri. Saya merelakan sepotong ikan goreng saya untuk anak anak saya. Alhamdulillah kita bertiga pun selesai menyantap makan siang hari itu.

Selang tidak lama kemudian , datanglah salah seorang tetangga saya ke rumah. Dilihat dari kejauhan sepertinya ibu itu membawa sebuah bungkusan. Dan ternyata sesampai di rumah ibu itu menyerahkan 1 buah nasi kotak kepada kami yang saat itu baru selesai makan siang. Ibu itu langsung menyerahkan 1 buah nasi kotak kepada kami, dan langsung beranjak pergi. Selidik punya selidik ternyata ibu itu sedang mengadakan syukuran kelahiran anaknya, dan membagi bagikan nasi kotak ke para tetangga, termasuk rumah kami.

Alhamdulillah. Dapat nasi kota dengan menu istimewa di dalamnya. Ada ayam goreng, ada sayuran, buah buahan dan lain sebagainya. Kalau dilihat dari perkiraan harganya jelas isi daripada nasi kotak ini diperkirakan harganya dua kali lipat dari 1 buah nasi bungkus yang hanya berlauk sepotong sosis goreng dan 1 potong ikan goreng saja.   Alhamdulillah

Saya jadi berpikir. Apakah ini “balasan” langsung dari Allah SWT atas 1 buah nasi bungkus yang dimakan kucing tadi, Memang kalau mau jujur, saat 1 buah nasi bungkus yang sudah susah payah kami beli dari kedai makanan itu saat digondol kucing ada perasaan sesak di dada , kesal dan bercampur marah. Wajar saja kan sifat manusiawi. Tetapi setelah melihat yang menggondol seekor Kucing (yang merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW) , rasa sesak di dada itu berangsur pulih,

Kucing memang hobinya nyolong ikan di dapur. Memang sudah sifatnya begitu. Kucing nyolong ikan juga untuk makan. Wajar juga. Setiap mahluk hidup tentu perlu makan. Hanya saja kucing tidak mengerti kalau mencuri itu dosa. Mana ngerti kucing akan dosa. Kalau Kucing mau nyolong ikan ya nyolong aja. Kalau Kucing lagi horni ya kawin saja dengan kucing betina dimana saja kucing mau. Namanya juga hewan tidak bisa berpikir. Makanya manusia jangan meniru perilaku hewan.

Bahkan kalau kucing piaraan rumah pun kalau diberi makan ikan, kucing akan menyantapnya, tanpa bilang “terima kasih” kepada tuannya. Habis makan ya kucing langsung pergi, tidak bilang “terima kasih” kepada kita. Wajar saja, kucing.

Seperti yang sudah saya sebut di atas Apakah ini “balasan” langsung dari Allah SWT atas 1 buah nasi bungkus yang dimakan kucing tadi, Langsung di “ganti” oleh Allah SWT. Sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT, kita sebagai HambaNYA harus yakin pasti ada campur tangan ALLAH SWT dalam kehidupan manusia. Keikhlasan (insya Allah) akan diganti secara langsung oleh NYA.

Sedeqah dengan ikhlas Insya Allah akan diganti dengan yang lebih Indah dari Allah SWT. Ini merupakan testimoni yang sudah kesekian kalinya mengenai dahsyatnya sebuah sadaqah. Masih ada cerita testimoni kedahsyatan Sadaqah lainnya yang Insya Allah akan saya sampaikan dalam tulisan di blog kesayangan saya ini pada masa yang akan datang. Yang benar datangnya dari Allah SWT. Kepada Allah SWT pula saya memohon ampun.
(Asep Haryono)



No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog