Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Catatan Kecil Tentang Penyelenggaraan FESMED 2018 AJI Pontianak

Pontianak.   Festival Media 2018 memang sudah usai pada tanggal 23 September 2018 kemarin. Festival Media 2018 atau FesMed2018 ini merupakan agenda kegiatan AJI Indonesia untuk kesekian kalinya, dan untuk penyelenggaran Festival Media 2018 kali ini menunjuk kota Pontianak sebagai tuan rumah. Saya beruntung bisa mengikuti beberapa rangkaian gelaran AJI Pontianak ini.  Berikut catatannya

Pertama, Tempat Penyelanggaran Yang Representatif
Pada penyelenggaraan  ini menetapkan kota Pontianaks sebagai lokasi penyelenggarannya dipusatkan di Rumah Radakng yang berada di kota Baru atau Jalan Sutan Syahrir Pontianak.  Saya melihat tempat penyelenggaraannya sangat representatif. dan sangat luas untuk bisa menampung banyak stand stand.

Dengan areal seluas itu tentu tidak ada masalah dengan lahan perparkiran. Banyak pengunjung yang datang di lokasi penyelenggaraan Festival Medai 2018 ini menggunakan kendaraan roda dua, dan juga roda empat. Lokasi parkir yang luas dan dijaga dengan petugas keamanan atau petugas parkir membuat para pengunjung betah berlama lama di lokasi Pameran.  Jika sudah tiba waktu Sholat, kamu bisa menuju Mushola yang ada di sekitar Rumah Melayu di sebelahnya.

STAND VOA INDONESIA : Inilah stand Voice Of America (VoA) Indonesia yang kut dalam gelaran Fesmed2018 AJI Pontianak yang menarik perhatian saya. Foto Asep Haryono
STAND VOA INDONESIA : Inilah stand Voice Of America (VoA) Indonesia yang kut dalam gelaran Fesmed2018 AJI Pontianak yang menarik perhatian saya. Foto Asep Haryono

Kedua , Susunan Acara Yang Sangat Padat
Sudah jelas di sini dari pihak penyelenggara kegiatan atau ketua pelaksana kegiatan Festival Media 2018 sudah menyusun serangkaian acara sedemikian rupa sehingga padat dari aWal hingga acara penutupan. Semua agenda kegiatan memiliki sekmentasi peserta atau peminatnya masing masing. Semuanya diikuti oleh masyarakat dan itu semuanya Free alias gratis.

Dari susunan acara yang ada memang padat. Tiap gelaran workshop, talkshow dan seminar memiliki jam yang nyaris sama satu sama lainnya. Dengan demikian nyaris tidak banyak masyarakat yang bisa ikut di dua acara sekaligus karena jaraknya yang sangat "mepet".  Jika pun ada yang bisa ikut di dua kegiatan sekaligus itu pun harus "bergerilya".
|
Saya kurang tau persis mengapa susunan acara yang satu dengan yang lainnya sangat "tipis" beda waktunya. Apakah jadualnya memang dipadatkan sedemikian rupa karena waktu yang terbatas, atau sengaja dipadatkan agar masyarakat bebas memilih salah satu acara mana yang disuka.


Ketiga, Bertabur Hadiah Door Prize
Salah satu daya tarik dari sebuah even adalah gelaran lomba yang berhadiah atau undian berhadiah semacam door prize.  Berapa pun nilainya baik berbentuk uang atau barang, sekecil apa pun itu, tetap menjadi daya tarik yang luar biasa bagi para pengunjung Festival Media 2018 ini.  Pokoknya apa pun yang gratisan tetap akan diburu. 

Dan sepertinya hal ini sudah disadari oleh penyelenggara atau bahkan para peserta itu sendiri yang nota benenya adalah AJI Seluruh Indonesia yang diundang sebagai peserta di acara ini.  Misalnya saja stand BPJS yang dengan mudahnya memberikan Voucher potongan belanja pada situs tertentu dengan hanya membubuhkan tanda tangan di buku tamu.

Stand Voice Of America (VoA) Indonesia misalnya yang juga memberikan  Goodies Bag yang menarik bagi para pengunjungnya. Beberapa pengunjung yang saya liat di lokasi acara banyak yang menggandeng Tas Merah bertuliskan VoA Indonesia yang saya yakin itulah Merchandise cuma cuma dari Stand tersebut.   Begitu juga dengan stand ICRC yang langsung memberikan satu paket souvenir berupa Tali HP, Brosur mini, dan sebuah pulpen dengan hanya menunjukkan anda sudah memfollow akun resmi ICRC. Mudahnya

Begitupula dalam beberapa workshop atau talkshow. Setiap yang mengajukan pertanyaan kepada nara sumber atau keynote speaker punya peluang lebih besar mendapatkan hadiah langsung tanpa diundi. Memang biasanya siapa pun yang mengajukan pertanyaan akan diberikan hadiah langsung.

Bahkan jika hoki, kamu langsung dapat hadiah tanpa harus menjawab pertanyaan atau mengajukan pertanyaan seperti yang saya alami dalam Workshop bertajuk "Hoax Busting and Digital Hygiene" dimana Edho Sinaga (pembicara) yang langsung memberikan saya hadiah langsung berupa T-Shirt yang menarik.  Nah iya kan.


HADIAH: Inilah sebuah T-Shirt yang keren yang saya dapatkan dengan gratis tanpa harus ikut lomba. Maksud saya dikasih gitu  Alhamdulilalh rezeki. Hahaha. Foto Asep Haryono
HADIAH: Inilah sebuah T-Shirt yang keren yang saya dapatkan dengan gratis tanpa harus ikut lomba. Maksud saya dikasih gitu  Alhamdulilalh rezeki. Hahaha. Foto Asep Haryono

Hal lain yang mendapat atensi khusus dari saya adalah sang komandan AJI Pontianak, Dian Lestari yang tidak segan turun langsung melayani antusias pengunjung yang datang di stand AJI Pontianak selaku Even Organizer di acara Festival Media 2018 yang fotonya berhasil saya abadikan dan saya sertakan dalam tulisan ini. 

Mungkin Dian Lestari tau saya ada mengambil fotonya, bisa juga Dian cuek karena memang pembawaannya yang easy going atau cuek. Bagi saya tidak ada masalah.

Baca juga Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar Gelar ToT di Pontianak


ANTUSIAS : Ketua AJI Pontianak Dian Lestari pun turun langsung melayani antusiasme para pengunjung yang kebanyakan dari pelajar sekolah yang datang di Stand AJI Pontianak di Fesmed 2018. AJI Pontianak adalah penyelenggara atau Tuan Rumah acara Festival Media 2018 ini. Foto Asep Haryono
ANTUSIAS : Ketua AJI Pontianak Dian Lestari pun turun langsung melayani antusiasme para pengunjung yang kebanyakan dari pelajar sekolah yang datang di Stand AJI Pontianak di Fesmed 2018. AJI Pontianak adalah penyelenggara atau Tuan Rumah acara Festival Media 2018 ini. Foto Asep Haryono 

Tidak seperti saya yang tidak ada apa apanya ini.  Kami dulu pernah satu kantor di media yang lain, walaupun sekarang saya sudah bisa berjumpa dengan Dian Lestari, namun saya segan untuk menemuinya.  Saya malu saja.  Saya orang sipil tidak ada prestasi apa apa dibanding dia.

Saya kagum akan prestasi yang diraihnya yang keren melintir. Dalam kegiatan yang digelar Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar beberapa waktu yang lalu saya yang memVIDEO kan saat Dian Lestari in action memberikan presentasi materinya tentang keberagaman.  Entah kenapa saya sekarang jadi rajin "memburu" nya untuk saya dokumentasikan.  Saya mungkin jadi salah satu fans Dian Lestari.  Pintar, kreatif, Berprestasi, dan cantik

Sebagai penutup dari catatan kecil saya yang Ke EMPAT ini adalah tentang lomba yang diadakan selama berlangsungnya acara Festival Media 2019 ini yang mendapat perhatian khusus dari saya.

Dalam buku panduan Fesmed 2018 yang dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana yang diberikan cuma cuma kepada para pengunjung pada halaman 8 Pasal Lomba Lomba disebutkan ada lomba Twitter, dan pada stand AJI Pontianak ada selebaran lomba foto on location dalam Instagram

Saya ikut semuanya walaupun belum beruntung saat diumumkan nama nama para pemenangnya, namun catatan yang mau saya sampaikan di sini adalah perlunya kegiatan lomba lomba seperti ini agar dapat ditindaklanjuti pada even even AJI Pontianak berikutnya. Harapan saya.  Selamat buat AJI Pontianak yang sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Media 2018 ini. Well done (Asep Haryono)



No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog