Banner HUT Kota Pontianak Ke 247 Tahun

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Mengikuti Sarasehan Anti HOAX dan Ujaran Kebencian HCC Kalbar di Pontianak

Edho Sinaga : "Pasukan Anti HOAX Harus Terus Bertambah"

Pontianak.  
 Hoax Crisis Center (HCC) Kalimantan Barat yang gigih berjibaku berperang melawan HOAX itu kembali beraksi menggelar kampanyenya mengedukasi masyarakat akan bahaya HOAX dan Ujaran Kebencian dengan menyelenggarakan Sarasehan di Santika Pontianak hari Rabu (29/8/2018).

Sejumlah tokoh penting, cendekiawan, budayawan hadir di acara yang sederhana namun mempunyai daya tarik yang luar biasa ini. Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan sejumlah keynote speaker yang diundang secara khusus sebagai pembicara dalam sarasehan tersebut

Turut hadir antara lain Rektor Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak Prof H.Thamrin Usman DEA, Faisal Riza Bawaslu Kalbar ,  
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar Ismail Ruslan , Ketua Umum Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar Edho Sinaga, Kodam XII Tanjunpura yang diwakili oleh As Dendam XII Kolonel Wulang , KPU Kalbar, Budayawan , Mahasiswa , Netizen dan para undangan lainnya

Pemaparan Materi
Ketua Hoax Crisis Center (HCC) Kalimantan Barat dalam pengantarnya di awal acara Sarasehan ANTI HOAX dan Ujaran kebencian yang dilaksanakan pihaknya hari itu bertujuan antara lain menjadikan HCC Kalbar sebagai percontohan dan kampanye anti HOAX harus terus bertambah pasukannya.

"Bawaslu mendapat apresiasi tinggi di dunia internasional pasca penyelenggaraan Pilkada Kalbar Tahun 2018. Padahal, sebelumnya Kalbar menjadi daerah indeks kerawanan Pemilu versi Bawaslu dan Polri" kata Edho Sinaga.

Edho menegaslkan bahwa pihaknya sudah membuat website yang berisi team team tangguh anti HOAX yang bertugas memantau peredaran berita HOAX dan ujaran kebencian di Kalimantan Barat yang beralamat di kalbar.turnbackhoax.id yang bisa diakses oleh masyarakat.

Lihat VIDEO Pengantar Edho Sinaga di sini

"Dengan website ini salah satunya,, masyarakat bisa ketahui apakah informasi yang beredar di media sosial merupakan hoaks atau tidak. Masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi Hoax Buster Tools (HBT) yang bisa digunakan untuk cek fakta" kata Edho  Sinaga.-

Faisal Riza dari Bawaslu Kalbar memastikan bahwa Bawaslu terus bekerja memantau aktivitas kampanye di media sosial. Sebab diakui Faisal pengawasan sulit dilakukan walaupun diatur di dalam PKPU bahwa kandidat yang maju harus mendaftarkan akun-akun media sosialnya.

“Sebenarnya akun yang non resmi atas nama relawan dan lainnya itu juga harus diawasi. Jadi ini tantangan ke depan bagi kami. Bawaslu sudah membentuk pokja dan ada dua akun yangdilaporkan. Ke depan kami akan kolaborasi untuk pengawasan partisipatif dan melibatkan Hoax Crisis Center,” tandasnya.-



TANGGAPAN : Ahmad Suroso, Pemred Tribun Pontianak didampingi Pemimpin Perusahan Julia L saat memberikan tanggapan media terhadap isu Antii HOAX dan Ujaran Kebencian yang marak di media sosial. Foto Asep Haryono
TANGGAPAN : Ahmad Suroso, Pemred Tribun Pontianak didampingi Pemimpin Perusahan Julia L saat memberikan tanggapan media terhadap isu Antii HOAX dan Ujaran Kebencian yang marak di media sosial. Foto Asep Haryono

WAWANCARA : Faisal Riza dari BAWASLU Kalbar saat diwawancarai awak media setelah acara Sarasehan berakhir.  Foto Asep Haryono
WAWANCARA : Faisal Riza dari BAWASLU Kalbar saat diwawancarai awak media setelah acara Sarasehan berakhir.  Foto Asep Haryono

MC : Ainul Yaqin Dari KOPI Kalbar menjadi Moderator dalam acara Sarasehan yang digelar HCC Kalbar hari itu.   Foto Asep Haryono
MC : Ainul Yaqin Dari KOPI Kalbar menjadi Moderator dalam acara Sarasehan yang digelar HCC Kalbar hari itu.   Foto Asep Haryono

SAPE : Acara Sarasehan yang digagas HCC Kalbar di Santika (29/8/2018) diawali dengan persembahan Musik Sape Khas Kalbar. Foto Asep Haryono
SAPE : Acara Sarasehan yang digagas HCC Kalbar di Santika (29/8/2018) diawali dengan persembahan Musik Sape Khas Kalbar. Foto Asep Haryono

TIM SIBER :  Inteldam XII/TPR Kolonel TNI Wulang saat memaparkan bahwa tim Siber  pihaknya bisa melacak pelaku penyebar HOAX.  Foto Asep Haryono
TIM SIBER  Inteldam XII/TPR Kolonel TNI Wulang saat memaparkan bahwa tim Siber  pihaknya bisa melacak pelaku penyebar HOAX.  Foto Asep Haryono

REGISTER : Seorang peserta check in mengisi daftar hadir dan mendapat gelang HOC Kalbar yang dipakai selama acara berlangsung. Foto Asep Haryono
REGISTER : Seorang peserta check in mengisi daftar hadir dan mendapat gelang HOC Kalbar yang dipakai selama acara berlangsung. Foto Asep Haryono

ANTUSIAS : Para peserta SARASEHAN yang penuh antusias mengikuti jalannya Sarasehan HCC Kalbar hingga selesai. Foto Asep Haryono
ANTUSIAS : Para peserta SARASEHAN yang penuh antusias mengikuti jalannya Sarasehan HCC Kalbar hingga selesai. Foto Asep Haryono

MATERI : Rektor Unoversitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak Prof.H.Thamrin Usman DEA saat memaparkan presentasinya . Foto Asep Haryono
MATERI : Rektor Unoversitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak Prof.H.Thamrin Usman DEA saat memaparkan presentasinya . Foto Asep Haryono


Senada dengan pemberi materi di atas, Inteldam XII/TPR Kolonel TNI Wulang juga menyampaikan paparannya terhadap merebaiknya isu isu negatif dalam berita HOAX dan ujaran kebencian.

"Sama seperti kepolisian, Kodam XII/Tanjungpura juga memiliki satuan siber guna mengantisipasi hoaks dan mari jadikan gawai (gadget) kita sumber kekuatan melawan hoaks dan ujaran kebencian. Sadarkan juga teman-teman dan keluarga kita untuk tidak menyebar hoaks dan ujaran kebencian,” ungkapnya.

Wulang menegaskan dengan teknologi terbarukan yang dimiliki pihaknya kini sudah mampu melakjukan trace (Melacak-red) para pelaku yang diduga keras melakukan penyebaran berita HOAX dan juga ujaran yang bernada kebencian" tegas  Wulang


Yang cukup menarik adalah pemaparan materi yang disampaikan langsung oleh Universitas Tanjungpura, Prof Dr Thamrin Usman yang memutuskan untuk datang langsung di acara Sarasehan anti HOAX dan ujaran kebencian yang diselenggarakan oleh Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar ini

"Kami memiliki team Cyber yang bisa saja saya kirim ke acara ini dan mengikuti acara ini , namun saya melihat tema materinya yang sangat penting dan menarik untuk berbagi informasi dan pengetahuan tentang bahaya HOAX, dan saya tfokus kepada tema acara ini, dan saya tidak melihat siapa siapa saja yang datang di acara ini

“Melalui pendidikan tinggi, kami memberikan kesempatan untuk membentuk dan membiasakan pola pikir kritis dan rasiona dan Solusi menangkal hoaks adalah dengan membiasakan untuk klasifikasi (tabayyun) dan menganalisis informasi. Harapannya agar mendapatkan hasil kesimpulan yang lebih bijak dan arif sesuai fakta,” pungkasnya. 
(Dari berbagai sumber)



No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog