Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Kabut Asap Datang Lagi

Kubu Raya. Sudah beberapa hari ini daerah Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya dilandai kemarau panjang. Hujan sudah belum turun juga sejak beberapa hari yang lalu.  Kota Pontianak dan sekitarnya termasuk wilayah tempat tinggal saya di Kabupaten Kubu Raya panas "bedengkang" (Bahasa Melayu Pontianak yang artinya kira kira panas kering kerontang).

Kabut asap yang datang ini sangat menyesakkan nafas.  Dinas kesehatan Kabupaten Kubu Raya dan Pontianak juga sudah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah di waktu malam hari jika tidak ada keperluan yang mendesak atau dirasa penting. Himbauan untuk mengenakan masker pun sudah digencarkan.  Bahaya penyakit pun sudah mengintai.

Berbagai macam penyakit yang biasa menjangkiti jika keadaan kemarau panjang seperti yang melanda kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak dan sekitarnya ini juga berbagai macam, mulai dari Disentri, penyakit saluran pernafasan (ISPA), sakit perut, hingga demam berdarah (DBD).  Saluran pembuangan air tidak lancar karena kering kerontang. Bahaya seperti ini sudah harus diantisipasi oleh kita bersama


KABUT : Asap kabut pekat tertanggap kamera pada tanggal 17 Juli 2018 hari Selasa sekitar pukul 06.10 WIB pagi.  Asap kabut ini akan sirna saat matahari mulai naik. Foto Asep Haryono
KABUT : Asap kabut pekat tertanggap kamera pada tanggal 17 Juli 2018 hari Selasa sekitar pukul 06.10 WIB pagi.  Asap kabut ini akan sirna saat matahari mulai naik. Foto Asep Haryono



Apa yang menyebabkan sampai timbulnya kabus asap sepert ini, dan ini terjadi nyaris hampir setiap tahun dan menjadi "langganan" bagi Kalimantan Barat. Pemerintah Indonesia juga sering dibuat pusing dengan hadirnya kabut Asap ini karena bisa mengancam udara di negara tetangga kita , seperti Malaysia dan Sigapura.   Ada banyak sebab. Salah satunya adalah kegiatan masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakarnya dengan api (land-clearing).

Kebakaran hutan (Forest Fire) juga dituding menjadi salah satu penyebab dari timbulnya kabut asap yang sangat mengganggu kesehatan masyarakat. Anak anak yang berangkat ke sekolah di waktu pagi menjadi sasaran empuk dampak kabut asap pekat seperti ini. 

Air bersih menjadi sangat langka. Orang pun bahkan harus sampai merogoh kocek untuk bisa mendapatkan air bersih dengan cara membeli air bersih.  Air memang sangat penting untuk kehidupan manusia dan makhluk lainnya di muka bumi.







Titik panas api atau Hotspot pun terdeteksi melalui saluran satelit.  Seluruh warga masyarakat setempat, dibantu dengan aparat TNI, Polisi, dan Unit Pemadam Kebakaran (DAMKAR) bahu membahu berusaha memadamkian api yang terus menjalar di daerah daerah tertentu di seluruh Kalimantan Barat. Tanah Kalbar yang gambut kadang menyulitkan.  Tenang di luar tanah, namun bara api masih menyala nyala di dalam tanah.

Dalam keadaan kemarau panjang seperti ini, para orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anak anaknya terutama perilaku hidup sehat setiap hari mulai dari hal yang sederhana saja seperti mencuci tangan sebelum makan, menggosok gigi secara teratur sebelum tidur, membuang sampah pada tempatnya, minum air putih dengan takaran yang cukup dan masih banyak lagi lainnya.
(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog