Sukseskan Asian Games 2018

Mengenang Masa Kejayaan MIRC Dalnet

Saya kenal dengan Internet masih dianggap baru. Mungkin di era tahun 2001 kalau tidak salah.  Itu pun karena saya bekerja paruh waktu (part time job) di sebuah Warung Internet di dalam kampus Universitas Tanjungpura (UNTAN), satu satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di propinsi Kalimantan Barat. Nama warung internetnya KOPMA UNTAN yang artinya Koperasi Mahasiswa Universitas Tanjungpura.

Baca juga Pengalaman (pernah) jadi penjaga warnet 

Saat bekerja sebagai salah satu staff Biliing di warnet itulah , saya berkenalan dengan platform chat room (ruangan ngobrol) yang bernama MRIC atau kepanjanhan dari Microsfot Internet Relay Chat  pada waktu memang sangat booming.  Tidak gaul kalau tidak ceting (baca : chatting) dengan MIRC itu, katanya sih hahaha.

Biasanya setiap warnet pasti ada satu atau lebih orang fanatik yang bisa ngenet dari pagi ke pagi lagi.   Sambil kerja ngawasin pemakai warnet, saya juga mencatat pemasukan dan penerimaan dari para pengunjung warnet. Namanya juga bagian billing. Sambil sesekali mendatangi meja user jika mengalami kesulitan dalam mengoperasikan ceting nya itu.  Saya masih inget waktu itu nick saya @borneo yang sudah pake konde di depan nick. 


KENANGAN : Saat saya masih kerja sebagai petugas Billing di warnet KOPMA UNTAN di tahun 2001 yang lalu. Sudah lama memang. .Dokumen fotonya masih ada juga ya.  Foto dokumentasi pribadi
KENANGAN : Saat saya masih kerja sebagai petugas Billing di warnet KOPMA UNTAN di tahun 2001 yang lalu. Sudah lama memang. .Dokumen fotonya masih ada juga ya.  Foto dokumentasi pribadi
Tampilan Pilihan Server MiRC Dalnet. Gambar dari Internet
Seperti inilah Tampilan Chat Room MiRC.  Gamba dari Internet
Seperti inilah Tampilan Chat Room MiRC.  Gamba dari Internet

Yang pernah maenan MiRC biasanya tau apa itu "konde" di depan username chat kita.  Itu namanya "jabatan" setingkat operator yang bisa mengKICK atau memBAN member dalam sebuah channel.  Waktu itu "mangkal" saya kebanyakan di channel #america yang dikomandani oleh @kuddels yang aseli orang Australia sebagai super operatornya pada waktu itu.   Lucu juga ya.  Channel #america namun founder nya orang Australia.

Ada cerita unik juga.  Sebagai sesama Operator di channel @america, rupanya ada operator orang Indonesia juga kalau nda salah usernamenya @susie (orang Medan kebetulan-red) akhirnya dipersunting (menikah-red) dengan @kuddels tadi.  Maksudnya mereka menikah sungguhan, dan konon kabar terakhir mereka berdua menetap di Australia.

Sekarang kan sudah banyak cerita pasangan yang berhasil menikah karena dunia maya.  Ada yang kenal dari facebook lalu ketemuan dan menikah juga banyak. Jadi jangan cerita sisi buruk jejaring sosial aja yang banyak di blow up media. Tinggal terpulang kepada kita semua.  Bagaimana menyikapinya, dan bijak dalam menggunakannya.  Waspada terhadap kejahatan Internet tentu saja harus dicermati dengan seksama.

Cerita asmara yang sukses dan memutuskan berkeluarga karena ketemuan di dunia maya juga sering ditulis oleh banyak orang.  Masih banyak lagi serunya cetingan di MiRC Dalnet ini yang kalau dikupas (buah kali dikupas) tidak akan ada habisnya seperti download lagu via MiRC, main tebak tebakan, bahkan war  alias peperangan pun bisa lewat MiRC.

Sekarang para penggunaan Chat Room jaman now sudah semakin beragam dengan fitur fitur yang jauh lebih canggih misalnya Chat Room melalui Facebook Messenger, WhatsAp yang bisa kirim video, gambar dan telephone , BBM , Line dan Instagram.  Semakin kaya akan fitur yang menyenangkan untuk chatting Nah bagaimana dengan nasib MIRC Dalnet ini sekarang ya?  Apakah masih ada penggunanya?  I don't know. You tell me
Saya tidak tahu apakah platform chatroom di MIRC ini masih ada atau masih digunakan sekarang ini.  Mohon pencerahan dari sahabat semuanya ya.   (Asep Haryono)

1 comment:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog