Sukseskan Asian Games 2018

Hidangan "Wajib" Di Hari Raya

Kubu Raya.  Sepulang dari pelaksanaan Sholat Idul Fitri biasanya dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang memang sudah dipersiapkan di rumah. Hal ini juga berlaku di rumah saya.  Pagi itu Jumat (15/6) hari pertama Idul Fitri sepulang dari Sholat Idul Fitri, saya sekeluarga menikmati hidangan di rumah. Menu apa saja yang biasanya "wajib" tersedia di rumah di hari Raya?

Orang bilang selera memang tidak dapat diperdebatkan. Jelas sekali. Menu favorit keluarga saya saat di Hari Raya juga biasa saja.  Umumnya adalah lontong dengan opor ayam, sate ayam, dan juga tidak ketinggalan adalah nasi lengkap dengan menu rendang daging dan beberapa menu lainnya.  Tidak ada ketupat kali ini. 

Lontong sayur dan opor ayam menjadi salah satu hidangan "wajib" yang harus tersedia di rumah biasanya di hari Raya.  Sebenarnya untuk hari hari yang biasanya juga seru seru saja menikmati hidangan seperti ini. Namun "sensasinya" beda sekali jika menikmati hidangan lontong dan opor ayam saat di Hari Raya Lebaran seperti sekarang ini. 

Menu lontong dan opor ayam menjadi semacam highlight nya di setiap perayaan Idul Fitri di keluarga Indonesia. Hidangan yang sepertinya "wajib" ada di rumah rumah. Namun demikian semua itu terpulang kepada selera masing masing saja.

Rendang. Yang terkenal tentunya kota Pandang yang terkenal dengan menu rendangnya yang sudah mendunia. Rendang sudah diakui dunia sebagai salah satu makanan terlezat di dunia ini memang mewarnai dunia kuliner di Indonesia. Setiap daerah tentu memiliki recipe khusus bagaimana mengolah dan menyajika rendang namun kota Padang adalah jawaranya.  Saya juga suka dengan rendang.

MENU LEBARAN : Menu sate ayam , sambel kentang dan lontong hidangan yang saya santap sepulang Sholat Idul Fitri. Tidak selalu menu seperti ini. Sekedar ilustrasi. Foto Asep Haryono
MENU LEBARAN : Menu sate ayam , sambel kentang dan lontong hidangan yang saya santap sepulang Sholat Idul Fitri. Tidak selalu menu seperti ini. Sekedar ilustrasi. Foto Asep Haryono
Rendang dapat dimakan dengan nasi atau juga lontong sate dipadu dengan sambel kentang dan juga rendang juga merupakan kombinasi yang cocok. Rendang bagi saya pribadi tidak cocok jika dipadu dengan hidangan berkuah seperti mie Ayam atau Bakso.  Namun tidak tertutup kemungkinan jika "pasangan yang tidak serasi" ini ada peminatnya atau penggemarnya.  Sah sah saja. Tidak cocok bagi lidah anda belum tentu bagi lidah orang lain. Seperti yang sudah saya sebut di atas bahwa Selera memang tidak dapat diperdebatkan.

Ketupat.  Nah ini dia menu hidangan yang "lebaran" banged.  Sudah menjadi streotipe di masyarakat Indonesia kalau merayakan Idul Fitri identik dengan dengan ketupat , dan oleh karena itu pula orang sering menyebut dan menggabungkan keduanya sebagai "ketupat lebaran".  Cara penyajiannya bisa langsung "diguyur" dengan sayur lodeh, sayur labusiyem atau opor ayam.  Ketupat menjadi gambar atau icon yang bisa dicantumkan dalam setiap kartu ucapan lebaran baik berbahan kertas maupun kartu lebaran digital.  Gambar majid dan Ketupat lebaran sangat identik satu sama lainnya. Dengan kata lain tidak ada "ketupat" tidak akan ada "lebaran" dan sebaliknya.

Sambel ati atau sambel kentang.  Nah ini ada sedikit perbedaan persepsi mengenai kata "Sambal".  Dalam kultur Jawa biasa menafsirkan "sambal" atau "Sambel" adalah sambal atau sambel ulek dengan menggunakan cobek. Bahan bahannya terdiri dari tomat segar, cabe merah kecil (cabe rawit), garam, terasi, yang diulek jadi satu.  


Namun bagi masyarakat Melayu , kata "sambal" itu berbentuk menu tertentu yang dicampur dengan cabai yang kemudian disebut dengan Sambal atau sambel.  Sebagai contoh "Sambal kentang", "sambal Ati" atau "Sambal Teri".   Jika sahabat memiliki informasi lain atau pengetahuan lebih tentang "sambal atau sambel" khas Melayu bolehlah diinformasikan di sini. Saya akan senang sekali untuk mencatatnya.(Asep Haryono)

1 comment:

  1. hi kak asep. selamat hari raya
    maaf zahir batin buat kak asep sefamili

    apa rasanya sambal kentang itu ya?

    ReplyDelete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog