Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Tidak Mudah Menjadi Seorang Youtuber

Kubu Raya.  Sebenarnya keinginan untuk membuat konten video dan diunggah di Youtube sudah lama. Namun baru kemudian kepikiran untuk mewujudkkannya beberapa minggu yang lalu sebelum masuk waktu Bulan Suci Ramadhan.  Bekal saya tidak banyak.  Maksud saya adalah peralatan yang saya miliki juga masih terbilang sederhana walau tidak juga bisa dibilang canggih.

Seperti Tongsis, Handphone berkamera Merek Galaxy Grand Prime yang konon sudah tidak diproduksi lagi saat ini.  Seingat saya saat memiliki Samsung Galaxy Grand Prime itu ditahun 2012 kalau tidak salah harganya masih di atas 3,5 Juta.  Kata salah satu pegawai reparasi komputer sih masih termasuk kelompok handphone premium saat itu.

Video pertama yang saya unggah di youtube adalah video tentang Masjid Raya Mujahiddin Pontianak, masjid terbesar yang ada di Kalimantan Barat, dan itu juga sudah dag dig dug membuatnya. Dengan berbekal tongsis dan narasi yang "sekedarnya" jadilah semacam Vlog kalau boleh dikatakan demikian.  Dari sini saja tantangan sudah menerjang. 


ALAT NGEBLOG : Inilah peralatan "tempur" yang saya gunakan untuk mengeblog dan akhirnya menuju untuk membuat konten di youtube. Foto Asep Haryono
ALAT NGEBLOG : Inilah peralatan "tempur" yang saya gunakan untuk mengeblog dan akhirnya menuju untuk membuat konten di youtube. Foto Asep Haryono


Tidak Mudah Menjadi Seorang Youtuber

Sepertinya saya belun pantas disebut seorang youtuber.  Namun hak setiap orang di Indonesia bahkan dimuka bumi ini (Haiyya bahasanya) untuk membuat konten dan mengunggahnya di Youtube.   Apa motivasi saya untuk membuat konten konten di youtube tentunya sederhana saja.  Maunya sih mau dapat subscriber yang banyak, atau banyak yang menonton.

Apa bukan karena money oriented?  Ah malu saya.  Ya itu hanya "bonus" saja saya rasanya.  Nah tantangan apa saja yang saya hadapi dan rasakan sekarang ini dalam membuat konten konten video youtube. Coma eh salah coba simak saja dibawah ini. Siapa tau kamu juga mengalami hal yang sama seperti yang saya rasakan:


  1. Tidak punya video editing.  Ini jelas kendala juga. Saya lihat banyak sekali dan rata rata video di youtube yang buatan orang Indonesia dan luar negeri selalu meriah dan menarik ada animasi teks, dan juga lagu Tentunya itu memerlukan software tambahan yakni editing video.  Dan ini saya yang tidak memilikinya.   Ada hanya sofware kecil di HP itu pun dari playstore dan full hanya mengandalkan Video Studio di dashboard Youtube saja
  2. Sucbscriber masih minim sekali.  Saat tulisan ini naik di blog kesayangan saya jumlah subscriber yang saya miliki haru mencapai 48 subscriber (pelanggan).  Tentu masih jauh panggang dari api.   Untuk mendaftar program Adsense Youtube saja masih ditolak. Minimal harus punya 1000 subscriber dan sudah 4000 orang yang melihat video  Dan dua syarat ini saya jelas belum memenuhi sama sekali. 
  3. Jadi tontonan orang banyak.  Ya jelas.  Untuk membuat konten video youtube atau membuat vlog tentu saja akan menjadi center of attention alias menjadi pusat perhatian.  Grogi banged untuk saya yang masih bisa dibilang pemula dan pemalu ini.   Dalam membuat konten video Youtube ini saya tetap menggunakan HP kamera dan sebuah Tongsis saja.  Banyak yang liatin.  Jadi tontonan.  Grogi dan malu juga  Ahaayyy


Nah masih banyak kendala lagi lainnya misalnya waktu yang tersedia, nadrasai atau story yang dibuat dan dibawakan secara live memang harus "berisi" dan menarik, dan masih ada lagi lainnya. Semuanya itu masih dicoba untuk diatasi dengan segala keterbatasan yang ada.  Apa sudah bosan jadi blogger? Oh tentu saja tidak  Saya tetap seorang Blogger.  Video Youtube maker hanya kreatifitas dan laboratorium saya saja saat ini .(Asep Haryono)

1 comment:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog