Dirgayahu Kemerdekaan RI Ke 73 Tahun


Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Jika Sudah Lelah Segeralah Istirahat

Kubu Raya.  Manusia memiliki keterbatasan.  Manusia bukanlah mesin yang bisa diprogram bekerja 24 jam tanpa istirahat, tanpa makan dan minum. Wajar karena itu bukan manusia melainkan robot.  Robot tidak perlu makan dan minum bahkan robotpun tidak perlu tidur, dan tidak tidur. Manusia bukanlah robot.

Manusia perlu istirahat, atau bahkan jika dia merasa sangat lelah dan mengantuk maka salah satu "obat" nya adalah tidur.  Dalam pandangan saya tidur adalah konsekuensi logis atas aktifitas yang dilakukan seseorang yang mungkin saja bekerja sampai lembur hingga mengantuk ke esokan harinya. Tidur adalah hal yang manusiawi sifatnya. Kalau sudah lelah ya segeralah istirahat. Kalau mengantuk segeralah tidur.

Umat Muslim di seluruh dunia saat ini sedang menjalankan ibadah shaum (puasa) di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah.  Apa kaitannya aktifitas tidur ini dikaitkan dengan amaliah di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah? Tentu saja ada. Seperti yang sudah saya singgung di atas aktifitas (tidur) ini adala hal yang manusiawi.  Tidak ada yang salah jika ada orang yang tertidur.

Namun konteksnya dalam amaliah di bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah, ini janganlah tidur dijadikan kebiasaan. 

Ada banyak aktifitas yang positif yang bisa dilakukan dalam mengisi amaliah di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah ini misalnya aktif dalam kegiatan di remaja masjid, membantu ibu mempersiapkan buka puasa di rumah, membaca Al Quran, aktif dalam Palang Merah, berbagi takjil on the road, dan masih banyak lagi kegiatan positif yang bisa dilakukan selama mengisi amaliah di bulan Ramadhan 1439 Hijriah ini.  Jangan tidur melulu


TIDUR : Beberapa orang tampak tertidur pulas di dalam Masjid Raya Mujahidin padahal hari masih pagi. Diambil fotonya hari Sabtu (19/1) pukul 07.10 WIB. Foto Asep Haryono
TIDUR : Beberapa orang tampak tertidur pulas di dalam Masjid Raya Mujahidin padahal hari masih pagi. Diambil fotonya hari Sabtu (19/1) pukul 07.10 WIB. Foto Asep Haryono

Benarkah aktifitas tidur dalam bulan puasa Ramadhan ini berpahala? Maksudnya adalah apakah benar tidurna orang yang berpuasa adalah aktifitas yang berpahala?  Pertanyaan ini sering saya dengar. Dan mungkin anda juga sering dengar juga bukan. Saya sudah mencari ke beberapa situs dan menemukan banyak referensi yang membahas soal tidurnya orang berpuasa ini.  Benarkah tidurnya orang berpuasa itu berpahala?

Untuk menghindari POLEMIK terhadap aktifitas tidur di bulan Puasa Ramadhan itu berpahala atau tidak, saya mencoba membahasnya dari sisi yang berbeda, Sebagian referensi yang saya liat mengenai tidurnya orang berpuasa itu berpahala adalah lemah atau palsu hadistnya, sebagian lagi menyatakan kuat.  Saya sendiri akan mencari tau dengan menanyakan hal ini kepada ustad di masjid tempat tinggal di sekitar rumah saya.

Bahkan dalam suatu kesempatan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsudin pernah mengatakan bahwa tidur bisa dikatakan berpahala jika diliha dari konteksnya.

"Secara konteksnya tidur ketika berpuasa dapat dikatakan ibadah ketika yang berpuasa memang ingin beristirahat , Jadi dia memang betul-betul dalam suasana ingin tidur. Bukan mengada-adakan tidur," jelas Din Syamsudin seperti yang dikutiip oleh halaman website Republika.

Jadi pada intinya, tidur yang merupakan metabolisme dasar manusia yang jika merasa lelah maka akan jatuh tertidur atau mengantuk adalah hal yang manusiawi dan alami. Hanya saja dalam konteks mengisi amaliah di Bulan Suci Ramadhan 1439 H semuanya harus diniatkan karena ibadah kita kepada Allah SWT. 

Tidur orang yang berpuasa berpahala jika diniatkan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. 
Jika Sudah Lelah Segeralah Istirahat   Jika tubuh anda lelah  dan benar benar membutuhkan tidur untuk memulihlan tenaga, jangan ragu dan bimbang segeralah tidur. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog