Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

OPINI : AHOK VERO Cerai Karena Perselingkuhan ?

Kasus yang terhangat dan ramai diperbincangan di sosial media ini salah satunya adalah Ahok menggugat cerai sang istri, Veronica Tan atau akrab di sapa Vero yang kemudian dikabulkan oleh Hakim yang menyidangkannya. DETIK COM banyak memuat rangkaian beritanya yang berjilid jilid itu.

Memang bukan urusan saya namun subtansinya menarik untuk dibagikan di halaman blog kesayangan saya ini yakni isu kekerasan dalam rumah tangga hingga kepada hadirnya orang ketiga dalam sebuah ikatan pernikahan.

Hakim yang menyidangkan kasus AHOK VERA ini memang sudah mengeluarkan amar keputusannya yakni mengabulkan gugatan cerai Basuki Tjahaya Purnama atau akrab disebuk AHOK terhadap istrinya Veronica Tan atau Vero. Ini artinya ikatan tali pernikahan AHOK dan VERO dinyatakan secara resmi sudah berakhir.  Hak asuh ketiga anak diberikan kepada AHOK. 

ILUSTRASI : Sebiuah dekorasi pernikahan.  Ingatlah bahwa pernikahan cukup sekali sampai ajal memisahkan. Jangan selingkuh. Foto Tenda Adi Anugrah
ILUSTRASI : Sebiuah dekorasi pernikahan.  Ingatlah bahwa pernikahan cukup sekali sampai ajal memisahkan. Jangan selingkuh. Foto Tenda Adi Anugrah

Jika Sadar Tidak akan Ada Perselingkuhan
Dalam pandangan saya adanya orang ketiga dalam sebuah ikatan rumah tangga sudah bisa dihindari dan atau ditangkis oleh pihak laki laki (suami) atau dari pihak perempuan (Istri).  Tergantung siapa mempengaruhi siapa.  Konteksnya memang beragam bisa istri atau suami yang diduga melakukan permainan "main api" dalam perkawinan.

Dari sisi gender memang mengejutkan. Streotip yang berkembang di Indonesia adalah laki laki lah yang sering dipojokkan sebagai pelaku perselingkuhan. Atas dasarnya karena gendernya yang pria atau laki laki yang normalnya memang mudah terpikat oleh bujuk rayu wanita cantik, berparas aduhai, bertubuh montok ditambah kaya raya. 

Laki laki sering diibaratkan kucing yang dikasih ikan akan melotot dan mengejarnya. Pelaku selingkuh itu laki laki.  Demikian streotipnya. Wanita selalu pihak yang dirugikan karena selingkuh pasangan prianya.  Kini dengan kasus AHOK VERA ini bisa menjadi pengecualian. 

Konteksnya adalah pelaku SELINGKUH ternyata tidak (selalu) ditujukan kepada laki laki.  Kini Perempuan atau Wanita bisa menjadi pelaku Selingkuh. Kasus Vero Ahok adalah bukti terbaru yang tidak terbantahkan. Seorang Istri yang bernama Vero mengkhianati suaminya AHOK (Mantan Gubernur DKI Jakarta) karena adanya orang ketiga : Julianto "good friend" Tio ini.

Sebenarnya ini relatif.  Tidak selalu seperti ini. Karena sifatnya relatif itulah seorang Istri atau pun Suami bisa menjadi Pelaku Perselingkuhan dan atau sebagai target atau "korban" dari pihak ke III.  Artinya ada penggoda dari "luar" yang merangsek masuk dan menggoda salah satu dari pasangan suami istri. Yang digoda si Suami atau s Istri.  Kini kuncinya ada pada anda sendiri.

Jika anda SADAR jika ada anak anak ada pasangan suami dan istri yang dinikahi secara resmi, tentu sedahsayat apapun godaan datang, se ROMANTIS apa pun godaan datang,  anda bisa MENAHAN DIRI bahlkan kalau perlu menasehati si pelaku agar tidak berbuat seperti itu.

Tapi jika anda "menerima" godaaan dia dan anda merasa "nyaman" dan "aman" karenanya berarti anda sudah secara sadar mengkhianati pasangan resmi anda yang sudah anda nikahi secara resmi, dan juga akan menyakiiti hati anak anak anda kelak jika mereka sudah dewasa.

Kalau mau menerapkan "AJI MUMPUNG" jangan berurusan dengan suami atau istri orang. Ingatlah ada Agama anda,.  Agama mana pun tidak akan mengizinkan perselingkuhan dan tidak menyukai adanya perceraian dalam sebuah ikatan tali perkawinan.  Namun dalam ISLAM perceraian adalah sesuatu yang HALAL namun dibenci oleh Allah SWT.   

Ingatlah ada pasangan resmi anda dan anak anak dirumah.  Kalau ada punya hati dan perasaan, anda tidak akan berselingkuh apa pun alasannya. 
(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog