Banner HUT Kota Pontianak Ke 247 Tahun

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Fenomena Miras Oplosan : Berlagak Seperti Bartender Tapi Tidak Ada Ilmunya

Berita DETIK COM tanggal 11 April 2016. Foto dari Detik COM
Berita DETIK COM tanggal 11 April 2016. Foto dari Detik COM

Opini Asep Haryono

Berita DETIK COM yang saya baca hari ini yang berisi dan berjudul "Miras Oplosan Tewaskan 41 Warga Cicalengka Mengandung Bahan Spirtus" menggelitik saya untuk memberikan tanggapan melalui tulisan Opini saya kali ini yang berisi dan berjudul "Miras Oplosan Yang memakan Korban Jiwa" yang sudah saya susun di bawah ini.

Saya tidak mau membahas dari sisi keyakinan agar artikel ini tidak terlalu melebar kemana mana dan bisa menimbulkan bias salah penafsiran hingga terjebak dalam katagori artikel yang "berbaru" SARA.  Agama mana pun melarang para pemeluknya untuk merusak diri sendiri dengan menenggak minuman keras. Saya rasa kita semua, anak bangsa, sepakat untuk hal ini. Miras, Narkoba dan Korupsi adalah bahaya laten yang harus kita perangi bersama sama

Namun jika dilihat dari banyaknya jiwa yang melayang sia saia karena Minuman Keras Oplosan yang terjadi di Cicalengka ini memang patut disayangkan. Benar benar sangat disayangkan nyawa manusia yang berharga terlepas begitu saja karena (maaf) kebodohan manusia itu sendiri.   Miras Oplosan? Saya selalu mengaitkan kata "oplosan" yang mengandung pengertian "mencampur" dengan kandungan atau bahan yang tidak sama.

Dari sisi bisnis, barang apa pun yang di oplos jelas ini merupakan taktik licik dari pedagang agar mendapat keuntungan yang berlipat lipat dengan cara yang tidak baik atau berbuat curang dengan mencampur (baca: mengoplos) suatu barang dengan barang lain yang bisa sama atau tidak sama dengan produk aselinya.  Misalnya Bensin murni yang dioplos dengan minyak tanah.

Bensin murni yang dioplos dengan Minyak Tanah tentu menghasilkan bensin yang sudah tidak murni lagi.  Resikonya sudah jelas mesin kendaraan diberikan bensin yang sudah bercampur dengan kandungan atau unsur lain menyebabkan kualitas Bensin menjadi buruk.  Hasilnya sudah bisa ditebak, mesin mesin kendaraan menjadi rusak.   Para pelaku penjual Bensin Oplosan ini jelas mau untung besar dengan cara tidak baik. Selain menipu konsumen, juga merusak kendaraan konsumen karena menggunakan bensin oplosan.

Kasusnya serupa dengan Miras Oplosan yang memakan banyak korban jiwa manusia ini.   Bayangkan Miras atau minuman keras yang pure (aseli) saja sudah memabukkan dan membahayakan keselamatan jiwa peminumnya.  Ini sudah dicampur lagi dengan bahan lain yang tidak jelas.  Siapa pelakunya yang melakukan Oplosan MIRAs ini? 

Mungkin dirinya mau berlagak seperti seorang Bartender yang profesional namun otaknya kosong. Tidak ada ilmunya. Hasilnya Miras yang di Oplos dengan bahan lain seperti Spirtus menghasilkan produk MIRAS jenis "baru" yang mematikan.

Para pelaku Miras Oplosan yang juga menjadi "korban" yang tewas itu mungkin mau ngirit.  Para penegak minuman keras Oplosan ini mungkin sedang tongpes akias lagi bokek bin tidak ada duit untuk membeli MIRAS lagi. 

Jadi mereka membuat "kreasi" dengan mencampur Miras aseli dengan bahan bahan tidak jelas yang mereka sendiri tidak tau kalau itu sangat berbahaya.  Mungkin dengan campur campuran ngarang itu bisa membuat minuman jenis baru yang keren. Hasilnya malah membuat mereka kehilangan nyawa.  Tragis, menyedihkan sekaligus bodoh,

Beda dengan seorang Bartender sungguhan.   Bartender adalah orang yang dianggap ahli dalam membuat dan meracik minuman campuran menjadi produk minujman baru yang benar benar keren, biasanya memang jenis minuman keras, menjadi produk minuman yang khas.  Seorang Bartender itu pada umumnya memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang minuman keras yang akan diraciknya.

Para Bartender itu memiliki skill dan pengetahuan yang cukup dalam mengelola, mengukur bahan, meracik dan membuat minuman keras.    Beda dengan para pelaku Miras Oplosan itu.  Maksud hati mau jadi seperii Bartender kelas dunia, namun tidak ada ilmunya. Ilmunya mengarang ngarang.   Mencampur bahan yang dia sendiri mungkin tidak tau manfaatnya.  Hasilnya sudah diduga : Miras pembunuh
.(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog