Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Ketika Janji Diingkari? Kesal donk

Kubu Raya.  Ini pengalaman yang alami tadi pagi. Saya kesalnya bukan main, Bagaimana rasanya jika anda diingkari janji oleh orang lain atau ketika Janji dingkari? Anda sudah ada janji dengan seseorang namun orang tersebut membatalkan sepihak, apa yang anda rasakan saat itu? Kesal tentunya. Itu yang saya rasakan tadi Rabu (11/4) pagi sekitar jam 11.15 WIB .

Kronologis Peristiwa
Salah satu klien  bisnis saya (atas pertimbangan etika dan juga hak privacy, nama dan alamat yang bersangkutan saya rahasiakan-red), nah salah seorang rekan bisnis saya berniat akan membayar barang yang sudah dia terima sebelumnya,  Harga sudah disepakati adalah Rp.300.000,-

Dalam pesan WA sang pelangga sebelumnya mengundang saya untuk datang ke rumahnya di sebuah gang di Tanjung Raya, Pontianak. Namun saat itu saya tidak dapat memenuhi undangannya karena ada kesibukan lain pada saat yang bersamaan hari itu.

Baca juga Gunakan Kaki Anda Untuk Untuk "Berjalan" Kebaikan
Kemudian di hari berikutmya  , Hari Rabu (11/4) sekitar jam 09.00 WIB dia kembali mengundang saya untuk mengambil uang pembayarannya langsung ke rumah dia yang berlamat di sebuah gang di Tanjung Raya Pontianak itu. Jamnya pun sudah disepekati pada jam 11.00 WIB saya akan menuju ke rumahnya untuk menjemput uang pembayarannya.  Saat itu saya sedang ngantor di daerah Gunung sahari, Sungai Jawi, Pontianak


Waktu adalah uang.  Oleh karena itu harga waKtu anda kaena waktu yang lewat tidak akan terulang lagi. Foto Asep Haryono
Waktu adalah uang.  Oleh karena itu harga waKtu anda kaena waktu yang lewat tidak akan terulang lagi. Foto Asep Haryono

Begitu jam 11.00 WIB tiba, maka sesuai dengan rencana yang sudah disusun dan disepakati sebelumnya dengan si pelanggan, saya pun meluncur ke rumah dia yang beralamat di sebuah gang di kawasan Tanjung Raya, Pontianak itu. Namun kekecewaan saya meledak saat mengetahui setibanya saya di rumah ternyata sang pelanggan tidak ada di tempat. Bahkan uang 300 ribu pemayarannya pun juga tidak dititipkan kepada orang di rumah dia.

Kecewa?  So pasti donk.  Saya sudah mengukur lamanya di jalan dan jam saya harus segera ke sekolah karena pada jam 12.00 WIB saya harus menjempu anak anak saya dari sekolah dan alamat sekolahnya ada di kawasan Ahmad Yani 2 Kubu Rya.l  Begitu saya sampai di rumah si pelanggan, yang muncul hanyalah istri sang pelanggan yang merasa tidak tau dan tidak merasa "dititipi" uang untuk saya jemput.   Jeder saja rasanya.  Emosi saya pun meluap saat itu.

Saya sudah meluangkan wakru memenuhi "undangan" si pelanggan untuk datang langsung ke rumah nya untuk mengambil uang pembayaran yang senilai 300 ribu iru.   Saya kasihan sama istri si pelanggam yang kena "Semprot" rasa kekecewaan saya terhadap suami nya yang pelanggan saya itu.  Ibu itu tidak merasa dititpi uang, la saya jadi bengong.  Saya sudah berkorban waktu karena waktu saya mepet sekali karena jam 12.00 WIB Sudah harus berada di sekolah untuk menjemput anak anak dari sekolah.

Saya lihat di Handphone Samsung Galaxy Grand Prime saya ada 3 panggilan tidak terjawab. Setelah saya cek rupanya dari pelanggan (sang suami) ibu itu. Saya duga sang Pelanggam merubah schedullle yang sudah disusun. Harusnya kan kalau ada perubahan minimal 1 jam sebelumnya mengabarkan.  J

Jika tidak sempat telpon kan bisa SMS atau WA.  Saya tipe orangnya kalau sudah otw (on the way) HP masuk tas dan tidak dibuka atau jarang dibuka lagi.  Jika ada telepon atau panggilan masuk saat saya sedang dijalan raya otomatis tidak diangkat.  Jangan bersangka buruk dahulu

Jangan kalau orang sudah sepakat dengan janji untuk ketemu, begitu saya sampai di lokasi yang sudah ditentukan, si dia ingkar janju, atau tidak menepati kesepakatan yang dibuat.  Saya kan jadi kesal, Saya orang lain pun akan mengalami hal yang sama kalau sudah JANJI tapi ingkar.  Kesal pasti. 
(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog