Gunakan Kaki Anda Untuk "Jalan" Kebaikan

Apakah anda pernah berjalan kaki dengan hanya mengandalkan salah satu kaki anda saja karena satu kaki yang lainnya sakit atau terluka?.  Jika sudah pernah, apa yang anda rasakan?

Anda yang biasa bergerak lincah kesana kemari, ke toko, ke Mall, ke kantor, main bola apa saja  tiba tiba anda tidak bisa sama sekali. Kaki anda pincang sebelah. Aktifitas keseharian anda menjadi terganggu. Anda bersusaha payah hanya agar bisa berjalan. Anda mungkin perlu alat bantu agar bisa berjalan. Sengsara bukan?  Saya pernah mengalaminya.

Kejadiannya sekitar pertengahan bulan Desember 2016 yang lalu saat saya menemani istri tercinta dan anak anak menetap 2 hari di Sanggau.  Saya menemani sang istri yang sedang ada training guru vokasi yang diselenggarakan oleh Diknas Kalbar. Anak anak dibawa juga.  Kami menginapnya di Hotel Emerald Sanggau

Baca juga Hotel EMERALD Sanggau

Singkat cerita, suatu ketika ketika saya berjalan menyeberangi jalan raya yang berada tidak jauh dari Hotel Emerald Sanggau, saya tergelincir dengan kaki kiri terutama di bagian telapak kaki (Maaf) miring.  Kata orang keseleo atau apalah.  Pertama saya rasakan nyeri biasa saja, namun beberapa menit kemudian barulah terasa ngilunya bukan main.  Saya berjalan tertatih kembali ke hotel. Karena rencananya besok pulang ke Pontianak.

Sampainya di rumah kaki saya sebelah kiri ternyata bengkak cukup besar dan tentunya terasa ngilu dan nyeri serta cukup aduhai rasa perihnya.


This image can be uncomfortable and inconvenience for some viewers. Your discretion is advised.    Inilah kaki kiri saya yang pernah bengkak dan perih hingga saya tidak bisa berjalan dengan baik. Foto Asep Haryono
This image can be uncomfortable and inconvenience for some viewers. Your discretion is advised.    Inilah kaki kiri saya yang pernah bengkak dan perih hingga saya tidak bisa berjalan dengan baik. Foto Asep Haryono


  1. Tidak Bisa Berjalan Dengan Baik. Nah setelah kaki saya membengkak seperti itu barulah terasa kalau kaki yang sehat sangat vital untuk berjalan.   Saya tidak bisa berjalan dengan baik bahkan untuk berjalan satu meter saja saya harus memegang suatu benda untuk menahan berat badan saya, dan agar bisa berjalan perlahan.
  2. Tidak Bisa Sholat Dengan baik.  Dengan kaki pincang seperti itu, kaki sebelah kiri saya membengkak karena terkilir/keseleo (kata orang sih) menyebabkan saya tidak bisa duduk Tahyad Akhir dan Awal dengan sempurna.  Terasa nyeri dan perih di kaki.

Nah atas dasar saran dari para tetangga, kaki saya yang terkilir dan atau keseleo kata orang harus dipijat atau diurut.  Saya sudah membayangkan betapa aduhai sakitnya kaki bengkak di urut.  Kening saya sudah mengerenyit membayangkan saya akan meronta ronta kesakitan saat kaki bengkak saya di urut oleh tukang pijat.

Saya dipijat kaki di urut sebanyak dua kali. Kali pertam diurut oleh seorang nenek yang tinggal dikawasan Parit Sembin Kubu Raya.  Hasilnya sudah lumayan baik saat itu namun masih belum sempurna untuk berjalan.  "Satu urat sudah masuk ke dalam"  kata si nenek.  Nenek itu bilang saya sudah hampir terlambat di bawa ketukang urut.   Idealnya, kata si nenek, saat kaki terkilir atau jatuh itu langsung diurut agar tidak terjadi penyumbatan yang akhirnya membengkak.

Pijat yang kedua, saat saya bersilaturahmi kepada keluarga di Tangerang Banten itu juga di urut untuk yang kedua kalinya.  Hasilnya sedikit lebih baik. Kebetulan yang melakukan pijit seorang kakek namun fisiknya seperti pesilat dan selalu menggunakan baju Koko. Pak Haji sepertinya sih.  Dengan mengusap usap kaki saya diiringi dengan bacaan doa tentunya.

Alhamdulillah atas izin dari Allah SWT, kaki kiri saya sudah pulih seperti semula dan saya bisa berjalan dengan baik. Tidak ada masalah lagi saat berjalan menuju Masjid, memakai sepatu, memakai sendal, bermain bola hingga mengengkol sepeda atau menaiki sepeda motor.  Alhamdulillah.
Anda tentu pernah melihat beggar (pengemis) yang tidak beruntung secara fisiknya misalnya kaki sebelah atau pincang sebelah.  Anda bisa melihat cara berjalan orang itu dengan menggunakan alat bantu berdiri agar dia bisa berjalan dan atau melangkah. Atau mungkin tidak memiliki kedua kaki. Nah mereka yang tidak sempurna fisiknya saja masih bisa melakukan tugas dan pekerjaan layaknya manusia normal.  Jika bisa mereka mau bertukar tempat dengan anda yang dikaruniai kedua kaki yang sehat dan normal. Jika bisa.

Melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya pernah merasakan betapa tidak enaknya, betapa sengsaranya, betapa menderitanya berjalan dengan satu kaki karena satu kakinya bengkak (sakit) karena kecelakaan saat berjalan (terkilir). Kemana mana jadi susah, mau ke Masjid susah, mau bekerja juga susah berjalan. Mau ke Mall juga susah berjalan.

Nah anda yang sekarang ini memiliki dua kaki yang sehat, manfaatkanlah untuk melakukan kebaikan.  Gunakan kedua kaki anda yang sehat itu untuk "berjalan"  dalam kebaikan. 
.(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog