Traffic Violance And People Awareness in Kuala Lumpur

Kuala Lumpur.  This happen very long time ago I guess.  It happened when I had a change to trip Kuala Lumpur for two days starting from November 16th to 17th , 2009 along with hundreds of youth from South East Asia in a occasion of the South East Asia For Change or abbreviated "Seachange" Youth Engagement Summit  helad in Putra Jaya Convention Centre.

Kejadiannya memang sudah lama, beberapa tahun yang lalu. Ketika saya dan kawan kawan perwakilan dari Indonesia bergabung dengan ratusan pemuda lainnya se Asia Tenggara kumpul di Kuala Lumpur dari tanggal 16 sampai dengan 17 November 2009 tepatnya di Gedung Putra Jaya Convention Centre Kuala Lumpur Malaysia.   


Kegiatan yang diberi nama SEACHANGE atau kepanjangan dari South East Asia For Change ini disponsori oleh maskapai penerangan low cost carrier, AIR ASIA, Simon Darby dan beberapa sponsor raksasa lainnya.  Alhamdulillah acaranya berlangsung dengan terti, aman dan semua peserta dari berbagai negara di lingkungan ASEAN kembali ke negaranya masing masing.
TRAFFIC : A man standing on his bike exactly above street sign limit in Kuala Lumpur during my visit to KL last February.  I think any cctv camera can easily detect this people. Photo by Asep Haryono
TRAFFIC : A man standing on his bike exactly above street sign limit in Kuala Lumpur during my visit to KL last February.  I think any cctv camera can easily detect this people. Photo by Asep Haryono
VANDALISM : A message addressed to government of Malaysia for the "ISA" laws which allow the goverment to arrest people without trial during my visit to KL last February.  Photo by Asep Haryono


I found two interesting events during the conference.  First of all, I saw a driver waited for the green lamp on the traffic, unfortunately he waited his bike and standing above the traffic line out of coverage mark area permission. Second, is a vandalism which is a protest action conducted by unknown people on the wall which is marked by hand "f*ck Isa".  I noticed this can a message to the government of Malaysia to comprehend its people will and interest.

Do you know what is "ISA" here?  See the photo at below.  ISA is stand for "
The Internal Security Act 1960" or in Indonesian called "Akta Keselamatan Dalam Negeri 1960" which is nationally recognized and abbreviated "ISA" was actually some kind of preventive action supported by law enforcement in Malaysia.

 The ISA itself allows security boards or local authorities in Malaysia to arrest people for suspicious meeting or gathering without trial or criminal charges under limited, legally defined circumstances.

Saya menemukan dua hal menarik selama kunjungan saya 2 hari di Kuala Lumpur saat mengikuti Youth Engagegement summit 16-17 November 2019 yang lalu yakni pertama, saya melihat pelanggaran peraturan rambu rambu lalu lintas dimana seorang pengendara roda dua tertangkap kamera saya sedang menunggu lampu warna hijau di atas dan atau melewati garis marka jalan.  Kalau di Indonesia sudah kena pasal pelanggaran UU Lalu Lintas ancamannya iisa penjara atau denda uang yang jumlahnya tidak sedikit.

Kedua adalah sebuah tindakan atau sebuah aksi vandalisme yakni dengan melakukan corat coret pada sebuah dinding di kota Kuala Lumpur dengan coretan tangan bertuliskan "F*ck ISA".  Saya sering mendengar kata ISA yang berkaitan dengan suhu politik di negara itu , namun saya pun berusaha mencari informasi lebih dalam apa dan bagaimana sesungguh ISA tersebut.

Hasil riset sederhana saya ternyata yang dimaksud dengan kata "ISA" di sini merupakan kepanjuangan dari 
"The Internal Security Act 1960" or in Indonesian called "Akta Keselamatan Dalam Negeri 1960" yang secara nasional di negaranya dengan singkatan pendek "ISA" yakni sebuah instrumen Hukum Negara Malaysia yang mengizinkan aparat penegak hukum di Malauysia melakukan penahanan, penangkapan terhadap warga negaranya yang kedapatan melakukan aksi mencurigakan seperti berserikat, bergerombol dan lain sebagainya. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog