Sukseskan Asian Games 2018

TIPS Agar Lolos Seleksi Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Pontianak. Bagaimana rasanya tinggal di rumah sendiri?  Miliki rumah sendiri yang nyaman adalah dambaan dan impian setiap keluarga Indonesia. Namun tidak jarang proses untuk mewujudkan impian bisa memiliki rumah hunian sendiri yang nyaman banyak yang berliku liku.  Sebenarnya secara sederhana selama anda memiliki budget yang memadai, rumah tipe berapa pun dan dilokasi manapun tidak akan menjadi masalah.  Uang ada.

Anda ingin punya rumah sendiri?

Namun masalahnhya sekarang ini adalah dana yang tersedia dan dialokasikan untuk memperoleh rumah idaman itu terkadang tidak siap pada waktu sekarang. Sedangkan keinginan untuk memiliki rumah sendiri sudah tidak bisa ditawar tawar lagi. 

Salah satu solusinya adalah dengan mengajukanpermohonan fasilitas kredit perumahan atau biasa kita kenal dengan sebutan KPR.

Baca juga Bosan Ngontrak, Ingin Punya Rumah Sendiri



RUMAH IDAMAN : Ini hanya ilustrasi saja.  Sebuah rumah yang sedang dibangun oleh salah satu pengembang perumahan di kawasan Ahmad Yani 2 Kubu Raya (12/2).  Foto Asep Haryono
RUMAH IDAMAN : Ini hanya ilustrasi saja.  Sebuah rumah yang sedang dibangun oleh salah satu pengembang perumahan di kawasan Ahmad Yani 2 Kubu Raya (12/2).  Foto Asep Haryono

Setiap pengembang (developer) memiliki syarat dan ketentuan masing masing yang harus dipatuhi oleh para calon pemohon KPR ini termasuk tentunya syarat dan ketentuan administrasinya antara lain kelengkapan dokumen yang harus disertakan, serta persyaratan jatuh tempo cicilan dan besarannya, juga segala syarat dan ketentuan pemberian DP hingga porses akadnya nanti.

Baca juga Rumah Ku Istana ku

Namun secara garis besar , beberapa syarat dan ketentuan di bawah ini UMUM harus ada dan atau anda miliki dan sertakan saat anda mengajukan permohonan KPR yakni sebagai berikut :
  1. Formulir Applikasi dari Bank yang harus anda isi lengkap dan benar
  2. Foto kopi KTP Suami dan Istri (bagi yang sudah menikah)
  3. Foto Kopi Kartu Keluarga
  4. Foto Kopi Buku Nikah suami dan Istri
  5. Fas Photo bewarna 3x4 Suami dan Istri jumlah secukupnya
  6. Foto Kopi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pribadi terbaru
  7. Prin out atau cetak Rekening 3 bulan terakhir (rekening koran)
  8. Surat Keterangan Kerja (SK) atau keterangan benar sebagai pegawai atau karyawan.  Kalau mengajukan KPR atas dasar anda seorang wiraswasta atau pengusaha –syarat dan ketentuannya lain lagi.
  9. Slip Gaji tiga bulan terakhir
  10. Surat Keterangan Benar Belum Memiliki Rumah yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Kepala Desa atau Luran setempat.
  11. Surat Penyataan Penghasilan bagi konsumen yang mengajukan KPR dengan status pengusaha/.wiraswasta dengan katagori penghasilan tidak tetap.
  12. Materai Rp.6.000 dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan dan atau permintaan dari pihak developer.  
  13. Foto Lokasi Kantor atau Kerja anda atau foto tempat Usaha anda 
  14. Surat Pernyataan TIDAK sedang menerima kredit dari pihak III dan atau pihak developer lain

Nah bagi anda yang pegawai atau karyawan tetap bersyukurlah. Karena konon mereka yang mengajukan permohonan KPR yang dari jalur pegawai atau karyawan tetap prosesnya lebih ringkas atau simple.  Tidak banyak tanya jawab dalam wawancara (interview) oleh pihak Bank daripada mereka yang mengajukan KPR dari jalur swasta atau bisnis.

Pihak Bank pada umumnya menitik bertkan pada kepastian pembayaran cicilan perumahan yang anda ajukan kelak dikemudian hari dan dimasa yang akan datang. Status sebagai pegawai atau karyawan bisa menjadi indikator pihak BANK untuk meloloskan kredit anda karena ada kepastian dari Gaji tetap yang anda terima setiap bulannya untuk mencicil rumah.
(Asep Haryono)







No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog