Pengalaman Berobat Dengan Kartu BPJS Di Pontianak

Pontianak.   Beberapa hari yang lalu anak pertama saya , Abbie , mengalami gejala buang air besar sampai 2 kali dalam sehari.  Anak saya bilang (maaf) bentuk kotorannya ada yang cair ada juga yang padat.  Hari itu dia tidak masuk ke sekolah, dan kami memutuskan untuk membawanya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Sungai Raya Dalam Pontianak.

Sebenarnya kalau melihat dari data yang ada dalam kartu BPJS anak saya itu merujuk kepada Puskesmas Pembantu yang ada  di daerah Bangka Belitung, Pontianak Tenggara.  Namun saya bawa anak saya di Puskesmas yang ada di Sungai Raya dalam harapannya agar dapat obat penangkal sementara kira kira gitu deh.

Begitu saya sampai di Puskesmas Sungai Raya Dalam, sambil membawa anak saya tentunya, saat dipanggil oleh bagian pendaftaran pasien di Puskesmas itu oleh petugas saya diminta untuk langsung saja merujuk kepada PUSKESMAS Di Pontianak Tenggara sesuai dengan manifes yang ada dalam kartu BPJS anak saya itu. 

Baca juga Persiapkan Hari Tua Mu Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Saya pun menyambut baik instruksi dari petugas Puskesmas tersebut karena memang begitulah seharusnya sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ad sesuai dengan kartu BPJS yang saya punya.


GRATIS : Semua obat obatan ini ambil saja di Apotek sesuai dengan resep dari dokter PUSKESMAS yang merawat anda.  Semua gratis dengan menggunakan kartu BPJS. Foto Asep Haryono
GRATIS : Semua obat obatan ini ambil saja di Apotek sesuai dengan resep dari dokter PUSKESMAS yang merawat anda.  Semua gratis dengan menggunakan kartu BPJS. Foto Asep Haryono

Mudah dan Cepat Direspon
Dari Puskesmas Sungai Raya Dalam tersebut, saya langsung menuju ke Puskesmas Pontianak Tenggara yang terletak di Gang BUSRI Pontianak.   Tidak sampai 8 menit, sampailah saya di Puskesmas Pontianak Tenggara dan saya langsung menuju bagian pendaftaran pasien dengan mengambil formulir isian data pasien dan kartu antrian warna Hijau , kalau tidak salah ya. Kartu antrian warna hijau ini dikhususkan untuk pasien BPJS.


Formulir isian data pasien yang bentuknya cukup kecil itu pun saya isi dengan gegap gempita.  Dalam formulir isian data pasien itu ada kolom yang harus di isi, data data umum saja seperti nama lengkap anak, hubungan dengan orang tua, tanggal lahir, alamat lengkap, nama orang tua, nomor telepon yang bisa dihubungi dan beberapa pertanyaan umum lainnya.   Setelah data pasien saya isi lengkap kemudian diserahkan kepada petugas.

“silahkan duduk pak, nunggu nomor antriannya dipanggil ya” kata petugas.

Sambil menunggu nomor antiran saya dipanggil petugas yang sepertinya saya liat tidak menggunakan megaphone atau pengeras suara.  Mungkinj karena suaranya sudah besar kali ya jadi tidak memerlukan alat pengeras suara. Saya berjumpa dengan sahabat saya, teman saya sekantor dulu di Pontianak Post, Mjuhammad Arif atau biasa dipanggil dengan Arif. 

Wajahnya sih perpaduan antara Nobita dengan Afghan penyanyi solo yang kondang itu.  Hahahahah.  Rambut ikal, kulit putih bersih dan menggunakan kaca mata minus.

Baca Juga Berobat Ke Poli Gigi Dengan BPJS Kesehatan

Saya dan Arif pun terlibat obrolan santai seputar dunia blogging.   FYI, saya dan arif sama sama penulis blog (blogger).  Namun kalau dibandingkan usia dan atau “jam terbang” dunia blogging Alhamdulillah saya lebih dahulu.  Arif masih harus bekerja keras lagi agar blog nya “review apa saja” itu mendapat kunjungan (visitors) di atas 500 per hari. 

Tak lama kemudian,, nomor antrian saya pun dipanggi. Saya dan anak saya pun lantas memasuki ruangan pemeriksaan bagian umum. Anak saya, abbie, ditanya seputar keluhannya buang buang air itu.   Hasil pemeriksaan sementara oleh Dokter Bagian umum menyebutkan kalau anak saya terlalu sering mengkonsumsi jajanan yang tidak sehat.

“Ingat ini sudah musim kemarau, kadang juga hujan, nah saat kemarau itu banyak orang yang kurang bersih dalam menjaga dan mengolah makanannya, jadi saya sarankan agar anak bapak mengurangi jajanan yang tidak sehat di sekolah” pesan dokter bagian umum.   

Kemudian bu dokter bagian umum ini menuliskan resep obat yang harus diambil diapotek.  Karena anak saya menggunakan jalur BPJS jadi semuanya ditanggung alias gratis.

Saya dan anak saya pun keluar dari ruangan pemeriksaan itu dan langsung berjalan menuju apotik.   Di Apotik ini saya bertemu dengan seorang Bapak yang juga sedang mengambil obat di apotik yang sama.
 

“Sakit apa anaknya pak”  tanya saya.  “Oh ini anak saya batuk batuk aja seharian, dia baru berumur 3 tahun” ujar bapak yang tidak mau disebutkan namanya ini, dan mengaku tinggal di Sungai Jawi Pontianak.   

Saya pun mengambil obatnya di Apotik. Obatnya banyak juga.  Ada yang berbentuk tablet, sirup dan puyer.  Khusus untuk puyer diminum setelah buang air besar dan obat lainnya ada yang 2 dan 3 kali sehari diminum setelah makan. 

Alhamdulillah sekarang anak saya sehat seperti semula.  Saya sudah menasehatinya agar mengurangi Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) yang tidak sehat di sekolah.  Asyiknya berobat dengan BPJS praktis, cepat, mudah juga gratis.
(Asep Haryono). 

2 comments:

  1. Anonymous4:10:00 PM

    For newest information you have to visit world wide web and on web I found this
    web site as a best web site for most up-to-date updates.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello there Mr or Mrs Anonynmous. What happens to your nick name? Will you be shy of telling me your nick name? Anyway thanks for good expressions of friendship. Thanks for your comment too. I really appreciate it

      Delete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog