Dirgayahu Kemerdekaan RI Ke 73 Tahun


Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

Jangan Menangis Putri Ku Sayang

Hari itu Selasa, 27 Maret 2018 saya berangkat ke tempat kerja seperti biasa pada pukul 08.00 WIB pagi dan secara kebetulan android saya, Galaxy Grand Prime, tidak saya bawa namun saya sempat membawa Samsung J1 milik putri kecil saya Tazkia Putri (7) ke tempat kejraan.

Sebelum ke lokasi kerjaan, saya mendirikan sholat Dhluha terlebih dahulu di Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang letaknya di Jalan Ahmad Yani Pontianak.  Setelah saya memarkirkan motor Honda SupraFit kesayangan saya di halaman parkir saya pun segera masuk ke lantai II Masjid Mujahidin Pontianak. Tentunya saya sudah mengambil air Wudhlu terlebih dahulu donk.

Sebelum saya sholat Dhluha, saya terlebih dahulu mendirikan Sholat 2 Rakaat untuk menghormati masjid sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.  Setelah itu barulah saya mendirikan Sholat Dhluha sebanyak 2 rakaat.  Saya sempat berpindah tempat sekali karena pada saat saya sholat, petugas kebersihan Masjid Mujahidin Pontianak sedang membersihkan lantai dengan Vacum Cleaner. Hehehehe.

Setelah selesai mendirikan Sholat Dhluha, saya teringat kalau saya membawa Kamera Samsung J1 milik putri kecil saya Tazkia.  Secara kebetulan saya ingin sekali memfoto sekumpulan anak SD Mujahidin Pontianak yang sedang belajar bersama di halaman tengah Masjid Mujahidin Pontianak.  Tepatnya mereka duduk duduk persis dibawah Kubah (dome) Masjid Mujahidin Pontianak yang memang megah itu.



ILUSTRASI : Dalam video berdurasi 2 menit 40 detik itu anak saya merekam dirinya sendiri menangis.  Foto dari Internet

Saat mengeluarkan Kamera dari dalam tas kecil itulah saya sempat membuka buka file foto (Image) di dalam Samsung J1 milik putri kecil saya itu.  Saya mendapatkan beberapa video lucu putri saya itu dengan merekam dirinya sendiri dengan menggunakan tongsis dengan nyanyian yang tidak jelas.  Sayang sekali saya tidak dapat membagikan videonya di Youtube dan atau di share di halaman blog ini karena terlalu personal dan private.  

Nah ada satu file video berdurasi 2 menit 40 detik yang membuat saya menahan nafas dan terharu.  Dalam video itu Tazkia, putri kecil saya, tampak berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh, namun sekuat tenaga dia menahan air matanya akhirnya air matanya pun menetes perlahan di kedua sisi matanya dengan sedikit suara sesenggukan.  Saya melihat meta tag video ini direkam pada tanggal 16 Maret 2915 sekitar jam 15.00 WIB. 

Karena alasan terlalu personal, video putri saya menangis tidak saya upload ke Youtube dan tidak dishare dimana pun termasuk di dalam halaman blog ini


Yang menjadi pertanyaan saya di dalam hati ini mengapa dia menangis? Apa yang dia tangiskan? Apakah saya memarahinya di hari dia merekam hari itu, Jumat 16 Matet 2017, jam 15.00 WIB,  Saya sudah tidak ingat lagi. Saya berharap bukan karena saya yang membuatnya terisak seperti itu.  Saya juga tidak mau berspekulasi apa penyebab Tazkia menangis seperti itu.  Namun saya merasa bersalah juga karena saya tidak tau penyebab sebenarnya sampai putri saya menangis

Tazkia Montessori Putri Haryono atau Tazkia Putri ini anak saya yang kedua.  Abangnya mas Abbie (10) tahun lebih dekat kepada bundanya, Sedangkan Tazkia Putri lebih dekat kepada saya, ayahnya. 

Jangan menangis lagi Putriku sayang. Ayah akan selalu bersama dan menjaga mu. 
(Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog