Dirgayahu Kemerdekaan RI Ke 73 Tahun


Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

OPINI : Salah Komunikasi Bisa Berakibat Salah Pengertian

Kubu Raya.  Beredar viral video seorang turis yang diduga berasal dari Selandia  Baru yang mengunggah sebuah video yang menurut si turis adalah rekaman perlakuan tidak pantas seorang pegawai hotel di Bali terhadap dirinya saat meminta uang kembali (refund).  Turis asing wanita itu menyampaikan caption dalam videonya sebagai tawaran "blowjob" (aktifitas seksual-red) sebagai pengganti refund.

Saya sudah beberapa kali mengulang video youtube ini, dan masih belum sepenuhnya memahami maksud dari percakapan ini.  Dengan kemampuan bahasa Inggris yang terbata bata , pegawai hotel pria itu berusaha keras menyampaikan maksudnya kepada si turis bule soal syarat dan ketentuan pengembalian uang kembali (refund). 

Benarkah ada pelecehan seksual dalam video ini? Benarkah si pegawai ini minta layanan seperti itu kepada sang turis?

Kita jangan terburu buru menjudge atau memvonis ada pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pegawai hotel berusia muda terhadap turis asing di Bali.  Kita tidak boleh langsung memvonis si pegawai hotel itu kurang ajar. Kita juga tidak boleh hanyut oleh OPINI yang dibentuk oleh turis asing tersebut dalam unggahan videonya 

Soalnya nama BALI terbawa di sini. Selain itu dari pihak berwajib sendiri (dalam hal ini polsek Kuta Bali) belum menerima laporan adanya pelecehan seksual di Bali terhadap turis asing

Baca selengkapnya  - Polisi Belum Terima Laporan pelecehan seksual turis asing di Bali


Video yang diunggah seorang turis Selandia Baru yang viral. Benarkah ada unsur pelecehan seksual dalam video ini?  Anda yang menilainya.  Gambar dari Youtube
Video yang diunggah seorang turis Selandia Baru yang viral. Benarkah ada unsur pelecehan seksual dalam video ini?  Anda yang menilainya.  Gambar dari Youtube



Praduga Tidak Bersalah

Bukankah Indonesia menganut sistim asas praduga tidak bersalah?. Bukankah sebuah kasus layak disidik atau diselidiki jika ada laporan adanya kerugian yang dialami seseorang?  Jika tidak ada laporan kerugian, darimana Polisi akan bergerak untuk mengusutnya? 

Apakah si korban malu melaporkan kepada aparat Polisi setempat malah memviralkan ke media sosial dengan mengunggah deskripsi peristiwanya dengan persepsinya sendiri?  No way tidak bisa seperti itu di negara ini.   Apa maksud dan motif si bule memposting video ini dengan persepsinya sendiri ? Logikanya kalau si turis bule itu merasa dirugikan mengapa tidak laporkan saja dengan membawa buktinya ke aparat penegak hukum setempat?

Logika lainnya adalah mustahil kalau ada transaksi "esek esek" seperti yang dituduhkan si bule mengapa juga harus di tempat terbuka  Dalam video viral itu lokasi percakapannya berada di sebuah lobby sebuah hotel.  Mengapa harus terbuka di tempat umum kalau benar si pegawai hotel itu menawarkan "gituan". Bukankah bagusnya sembunyi sembunyi?.

Fakta logika seperti inilah yang seharusnya jadi pertimbangan.  Benarkah Voucher terdengar seperti (maaf) blowjob? 

Dari gerak tubuh si pegawai hotel di video tersebut tersirat adanya kurangnya penguasaan  kata bahasa Inggris yang dia gunakan. Begitu pula dengan si bule yang memang native speaker menggunakan high quality English.  Beberapa kosa kata si bule high standard  English atau kosa kata Bahasa Inggris level skor 9 IELTS.   Jelas ada salah pemahaman atau salah paham bahasa.  Ini pandangan saya

Coba baca saja komentar komentar yang ada di beberapa video serupa.  Ada banyak video yang sama dengan caption video yang berbeda beda.  Namun pada intinya videonya sama. Komentarnya berlainan.  Ada yang pro (benar setuju ada peleceahan seksual  dan ada yang menilainya hanya salah pengertian dalam berbahasa) dan banyak lagi lainnya.

Ada BALI terbawa di sini.  Apa pun yang terjadi di Bali apalagi yang menyangkut pariwisata akan berpengaruh dan akan mendapat respon dan reaksi dari dunia Internasional. Bali milik Republik Indonesia.  Bali tercoreng pariwisatanya, dampaknya Multiplayer effect, dan Indonesia bisa kena imbasnya.

Seperti halnya di Indonesia, hati hati dengan postingan mu,  Jangan mudah memposting video atau gambar yang dengan penafsiran dan pendapat mu sendiri yang bisa aja dianggap menyinggung orang lain, atau dianggap melakukan pencemaran nama baik dan atau dianggap menyebarkan ujaran kebencian.

Terkait dengan beredarnya Video ini, pertanyaan yang muncul mengemuka adalah adanya DUGAAN pelecehan seksual terhadap seorang turis asing yang dilakukan oleh seorang pegawai sebuah hotel di Bali. 

Benar tidaknya adanya pelecehan atau "inappropriate attitude" (perlakukan tidak pantas) seperti yang dituduhkan harus diselidiki terlebih dahulu.  Konfrontir keduanya baik si pegawai yang dituduh melakukan pelecehan dan si bule yang menafsirkan itu adalah pelecehan terhadap dirinya.  Adakan mediasi dan selesaikan.  Benarkah sudah ada penyelesaian kesalah pahaman bahasa seperti ini?

Lalu bagaimana dengan Video yang sudah terlanjur beredar viral itu?  Nah itullah dia. Jangankan orang Indonesia , orang Bule juga gemar posting posting video atau foto dengan persepsinya sendiri.  Orang bisa memberi penafsiran yang berbeda beda antara satu dengan yang lainnya.   

Isu dalam video viral itu tidak lepas dari unsur bahasa yakni penggunaan Bahasa Inggris yang digunakan antara si pegawai hotel dengan si turis asing.   Salah Komunikasi Bisa Berakibat Salah Pengertian.  Bagaimana menurut anda?. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog