Banner HUT Kota Pontianak Ke 247 Tahun

Frequently Ask Question | Disclaimer | Site Map

OPINI : Elle Darby, Selebgram Seksi yang Mau Gratisan di Hotel Mewah? Mengapa Tidak

Kubu Raya . Saya membaca sebuah berita foto (FOTOINET) di DETIK COM hari Sabtu 20 Januari 2018 sekittar pukul 18.50 WIB yang berjudul dan berisi “Elle Darby, Selebgram Seksi yang Mau Gratisan di Hotel Mewah”.  Saya tergelitik dengan kalimat “..yang mau gratisan” di dalam caption FotoInet tersebut. Karena tidak mau menebak nebak isinya, saya pun mengklik foto demi foto FOTOINET tersebut dan membaca teks berita fotonya.



Disebutkan dalam teks berita fotonya sang Selegram Elle  Darby ini mencoba peruntungannya dengan mengandalkan ribuan followersnya untuk mendapat fasilitas menginap gratis di salah satu hotel mewah di Dublin.

Baca lengkap kasusnya - Elle Darby, Selebgram Seksi yang Mau Gratisan di Hotel Mewah
 

Sang selegram mengirimkan email ke salah satu hotel mewah di Dublin, dan mengajukan dirinya sebagai inluencer yang akan mempopulerkan hotel tersebut dan mengajak ribuan followersnya untuk menginap di hotel tersebut. Sebagai “imbalan” nya, sang Selegram mengajukan “syarat” bisa menginap gratis selama beberapa hari.


Sang pemilik hotel tersebut pun menjawab email sang Selegram namun bukan kabar baik yang diberikan kepada sang Selegram, melainkan penolakan.  Sang pemilik hotel menyebutkan bahwa pihaknya menolak “tawaran” sang Selegram dan tidak berkenan “bekerja sama” dengan dia. 

Alasannya siapa yang akan membayar pembantu rumah tangga yang mengurus kamarnya jika sang selegram diberikan gratis.  Apakah para pegawai yang megurus kamarnya nanti rela dibayar dengan layanan video atau tampil dalam video vlog milik sang selegram?” Tentu tidak kata sang pemilik hotel.



CERIA : Salah satu foto pribadi Elle Darby gadis kelahiran tahun 1995 asal Inggris yang dituding mencari gratisan. Foto Instragram Elle Darby
CERIA : Salah satu foto pribadi Elle Darby gadis kelahiran tahun 1995 asal Inggris yang dituding mencari gratisan. Foto Instragram Elle Darby
FOLLOWER :  Akun Instagram Elle Darby yang saya lihat pada tanggal 19 Januari 2018 pukul 18.11 WIB followernya sudah 81.9 K. Foto Instragram Elle Darby


Salah Paham
Saya yang juga pecinta gratisan dan atau pemburu gratisan, saya tidak membela sang Selegram Elle Darby ini karena selain memang tidak kenal, dan saya tidak mempunyai kepentingan dengan dia.



Namun substansi cerita FOTOINET ini menggelitik saya untuk menyampaikan pandangan dan pendapat pribadi saya.  Secara umum, berdasarkan pada kisah yang saya baca di atas, ada salah paham atau salah pengertian diantara keduanya, sang Selegram Elle Darby (yang kemudian saya sebut sebagai ordinary people , orang sipil atau masyarakat biasa dan bukan benar benar selebritis atau artis), dan sang pemilik hotel yang diajak “bekerja sama” oleh sang Selegram ini.



Dalam dunia maya, siapa saja bisa menjadi siapa saja.  Memilik ribuan followers (followers aktif bukan followers hasil jual beli followers yang banyak  bersliweran di dunia maya akhir akhir ini-red) mempunyai nilai kebanggaan sendiri.  Tentu orang tidak akan begitu saja memfollow (mengikuti) seseorang di sosial media tanpa ada sebabnya.

 Mengagumi seseorang sah sah saja. Jadi jika ada orang yang memiliki follower yang mencapai ribuan itu tentu memiliki sesuatu yang istimewa hingga disukai oleh ribuan orang.



Mereka , siapa pun itu, yang aktif di sosial media semacam Twitter atau Instagram bebas menyuarakan, memvisualisasikan apa saja sesuai kehendaknya (tentu dengan catatan bukan konten bernada SARA, ujaran kebencian, provokasi, sadismie dan terorisme) hingga memiliki banyak followers hinga ribuan.  Adalah sebuah kebanggaan bisa memiliki ribuan followers.


Menolak Jangan Menghina
Banyak stakeholder, advertiser atau pemasang iklan tertarik untuk meminta endorse atau mengajak kerjasa sama saling menguntungkan. Dari pihak pemasang iklan atau adveriser tentu mempunyai kriteria pihak mana yang bisa diajak kerja sama “mempromosikan” jualannya, tentu saja yang dipilih yang memilik followers atau pengikut ribuan sampai jutaan.  Ini peluang yang sangat besar bagi pemasaran produk sang advertisers.


Namun sayangnya kasus unik ini tidak terjadi bagi sang selegram Elle Darby ini.  Secara teknis Elle Darby sudah menempuh jalur yang benar dengan mengirimkan surat permohonan penawaran kerja sama kepada sang pemilik hotel dengan mengandalkan ribuan followersnya. Dari sisi Elle Darby mungkin sang peimilik hotel tertarik akan followersnya yang mencapai ribuan , dengan “win win solution” sebagai imbalannya diberikan menginap gratis.
|

Dalam pandangan saya Elle Darby sudah prosedur mengirimkan surat permohonan kerja sama endorse seperti ini.  Dia (Elle Darby) bukanlah seorang pencuri, koruptor atau perampok.



Dia datang dengan sopan dan mengirimkan permohonan bekerja sama endorse namun ditolak oleh sang pemilik hotel yang diajak kerja sama.  Yang sangat saya sayangkan di sini adalah alasan penolakan yang disampaikan oleh sang pemilik hotel sangat kualitatif, dan cenderung menghina dengan “menyerang”ya secara pribadi.



Kalau mau menolak ya menolak saja tidak perlu menambah “bumbu” seperti itu. Kata orang kalau tidak mau mengasih ya sudah tapi jangan menghina.  Elle Darby sudah mengirimkan surat permohonan untuk bekerja sama endorse namun ditolak oleh sang pemilik hotel yang diajak kerja sama.   Menolak atau menerima itu HAK sepenuhnya si pemilik hotel,  tapi jangan menghina dengan kalimat seperti itu.  Orang bisa tersinggung. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog