Sukseskan Asian Games 2018

OPINI : Anak Adalah Aset Paling Berharga

Kiriman Uda Awak


Tak dapat dipungkiri lagi, aset yang paling berharga di dunia iniadalah anak. Aset ini tidak tergantung pada berapa jumlah (kuantitas)anak, melainkan bagaimana kualitas orangtua dalam merawat anak-anaknya. Sebagai aset paling berharga maka setiap orangtua diyakini akan merawatnya dengan baik.

Merawat anak dengan baik dalam pengertian yang lebih luas tentunya Selain memenuhi kebutuhan bersifat jasmani, juga tak kalah pentingnya adalah pemenuhan kebutuhan rohani anak.

Pemenuhan kebutuhan jasmani meliputi makanan dan minuman yang sehat, bergizi dan halanlan toyyiba. Sehat berarti makanan dan minuman yang terbebas dari hal-hal yang akan menimbulkan penyakit bagi anak.


Gambar dari Uda Awak
Gambar dari Uda Awak


Bergizi dalam makna memenuhi nutrisi seimbang dan dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan makanan dan minuman halal dan baik, tidak hanya terbatas pada zatnya melainkan cara mendapatkannya.

Makanan dan minuman ini akan berpengaruh terhadap perkembangan seorang anak. Tidak hanya pertumbuhan fisik namun  juga perkembangan mental spiritual. Oleh sebab itu sebagai orang tua perlu memperhatikan apa dan bagaimana makanan dan inuman yang dikonsumsi anak.

Selain kebutuhan jasmani, anak juga perlu mendapat pemenuhan kebutuhan rohani yang memadai. Salah satu yang paling ngetrend dibicarakan orang adalah kebutuhan akan pendidikan. Baik pendidikan umum maupun pendidikan agama.

Pendidikan anak sudah dimulai dalam rahim seorang ibu. Kemudian berlanjut sampai anak lahir dan memasuki usia batita (bawah tiga tahun). Pendidikan ini dikenal dengan pendidikan non formal di lingkungan keluarga.

Pendidikan anak di lingkungan keluarga ditanamkan melalui contoh dan keteladan dari kedua orangtua atau orang dewasa di rumah tangga. Disinilah pondasi bagaimana pendidikan karakter diletakkan lebih kokoh dan terorganisir oleh kedua orangtua.

Selain pendidikan di lingkungan keluarga, anak memerlukan pendidikan di luar lingkungan keluarga. Lembaga sekolah dan lembaga non formal lainnya merupakan tempat bagi anak untuk memperoleh pendidikan umum maupun pendidikan karakter.

Jika anak sudah memasuki bangku sekolah bukanberarti tugas orangtua telah berakhir dalam membekali anak dengan pendidikan karakter. Pendidikan keluarga akan bersinergi dalam membentuk sikap dan keperibadian anak dengan lembaga pendidikan di sekolah.

Perawatan anak sebagai aset yang paling berharga di dunia ini akan berimbas pada kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Dari lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan akan lahir pemimpin keluarga, desa, kabupaten, provinsi dan pemimpin bangsa yang diandalkan.


Catatan:
Nama Penulis : Uda Awak
Dari : Batusangkar (Sumbar)
email : udaceawak@gmail.com
No.hp: 081378579352.

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog