Jual Milagros disini

Selamat Tinggal BlackBerry

Catatan Asep Haryono

Saya ingat saat pertama kali menggunakan telepon genggam itu di tahun 2001 kalau tidak salah. Jenis Handphone yang saya gunakan saat itu adalah Nokia 3310 yang bertubuh agak gempal, orang bilang “HP sejuta umat”. Saat itu harga HP itu masih dikisaran Rp.1.000.000 dan seiring waktu berjalan sudah lebih dari 2 kali saya berganti HP baik model maupun mereknya. Pernah satu kali menggunakan brand Sony Erricson namun hanya bertahan beberapa bulan saja karena fitur mengirim pesan singkat SMS nya lambat. Itu yang saya rasakan saat itu.

Blackberry memang pernah saya gunakan selama beberapa bulan juga. Sayangnya itu bukan original dalam artian membeli baru buka bungkus. Saya membelinya dari kerabat dekat saya. Di awal awal penggunaan BB (singkatan dari BlackBerry) memang mengasyikkan terutam fitur BBM (Blackberry Message), dan beberapa akun sosial media lainnya. Dengan layar yang cukup lebar cukup terpuaskanlah saya menggunakan perangkat itu.

 BB ini pernah booming saat dipopulerkan oleh Mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Kini fitur fitur yang ada dalam BlackBerry kini sudah ada di perangkat Handphone berbasis Android. Untuk fitur BBM juga sudah terinstal dan atau terintegrasi dengan Android. Kini fitur apa sih yang tidak bisa tidk dimiliki oleh perangkat Android? Semuannya ada

Sekarang pun saya sudah jarang melihat orang orang menggunakan perangkat BlackBerry; Nyaris setiap orang yang saya temui rata rata memiliki perangkt Android di tangannya. Fitur fitur Android yang lengkap dan sangat menggiurkan bagi para pemakai atau penggunanya mulai dari fitur sosial media, aplikasi kamera bawaan yang berpiksel cukuo tinggi hingga fasilita pandang dengar lainnya.

Android yang semain mumpuni dan moncer fiturnya sudah semakin berkembang pengunaannya hingga seolah olah fungsi telephony atau fungsi melakukan pemanggilan (calling) sudah semakin ditinggalkan. Bahkan ada anekdot yang mengatakan kita membeli android justru untuk menggunakan fitur sosial media dan kameranya, fitur telephone sebagai alat komunikasi hanya “bonus” saja
 
DITINGGAL : Perangkat mobile yang bernama Blackberry ini tetap ada penggemarnya dimanapun berada.  Foto Asep Haryono
DITINGGAL : Perangkat mobile yang bernama Blackberry ini tetap ada penggemarnya dimanapun berada.  Foto Asep Haryono



Android Lebih Praktis
Kalau tidak percaya cobalah bertanya kepada orang yang akan membeli handphone berbasis android Kira kira fitur atau fasilitas apa yang ingin dia dapatkan dari perangkat Android yang akan dibelinya itu? Telephone? No way, Saya yakin jawabannya pasti pada fitur fitur sosial media yang sedang booming sekarang ini, fitur kamera serta fitur pandang denga lainnya.

Penggunaan kamera SLR, semi professional atau prosumer juga seakan akan digantikan oleh perangkat yang bernama Android. Memang kalau dar sisi kandungan Pikselnya lebih unggul kamera “beneran”, sedangkan kamera android file pikselnya kecil namun hasil yang diperoleh tidak kalah indah dengan kamera sungguhan.

 Kini peran dan fungsi Android yang semakin lengkap seolah memukul telak produsen Kamera Digital konvensiona. Untuk mengambil gambar atau foto cukup membawa sebuah perangkat HP Android saja. Tidak perlu lagi menenteng nenteng kamera betulan yang berat dan repot dalam penggunannhya. Tidak perlu pake dkeker keker lagi.

Jelas di sini adalah penggunaan Handphone berbasis Androdi kini sudah semakin luas pemakaiannya dan peminatnya juga semakin beragam.  Kini perangkat mobile yang praktis ini tidak saja dimiliiki oleh orang dewasa tetapi juga anak anak kini sudah banya memilikinya.   Persoalan penggunaan sosial media dan penggunaan internet bagi anak anak memang sebaiknya mendapatkan perhatian kita selaku orang tua.  Jangan biarkan anak tenggelam dengan perangkat sosial media dan internetnya tanpa pengawasan orang tua. (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog