Jual Milagros disini

RSAU Lanud Supadio Lakukan Fogging untuk Berantas Penyebab DBD di Masyarakat Sekitar

Siaran Pers Danlanud Supadio

MENGANTISIPASI menyebarnya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Rumah Sakit Pangkalan TNI AU (RSAU) Tingkat III dr Sutomo, Lanud Supadio, menyelenggarakan fogging. Kegiatan dilakukan dua hari, yaitu sejak Kamis-Jumat, (7-8/12/2017).

FOGGING : sasaran fogging tersebut adalah rumah dinas, mess, dan lingkungan perumahan masyarakat di sekitar Lanud Supadio. Foto Kapentak Danlanud Supadio
FOGGING : sasaran fogging tersebut adalah rumah dinas, mess, dan lingkungan perumahan masyarakat di sekitar Lanud Supadio. Foto Kapentak Danlanud Supadio

Adapun sasaran fogging tersebut adalah rumah dinas, mess, dan lingkungan perumahan masyarakat di sekitar Lanud Supadio. Menurut Kepala RSAU dr Sutomo, Letkol Kes dr MT Rahman, Sp.Rad, fogging dilakukan, karena tekah ditemukan beberapa pasien DBD.


“Ada beberapa kasus yang kita tangani. Kondisi ini membuat kita berinisiatif untuk pencegahan, salah satunya dengan fogging,” tutur Letkol Kes dr MT Rahman, Sp.Rad.

Karumkit mengakui, fogging yang dilakukan bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungai Raya. Letkol Kes Rahman mengakui, untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD, pihaknya juga akan membagikan serbuk Abate.

“Fogging adalah salah satu cara membasmi nyamuk Aedes Aegypti,yang merupakan penyebar virus dengue. Nantinya, kita akan membagikan Abate, juga bekerjasama dengan Puskesmas,” paparnya.

Letkol Kes Rahman menjelaskan, RSAU Lanus Supadio, tidak hanya menangani pasien yang merupakan anggota Lanud saja, namun juga merawat masyarakat umum di sekitar Lanud. Demikian juga dengan fogging yang dilakukan, menyasar semua tempat di sekitar Lanud, termasuk fasilitas-fasilitas umum.

“Saya mengimbau agar masyarakat waspada terhadap kondisi cuaca yang cukup ekstrime, terutama hujan yang terus menerus. Menjaga kebersihan lingkungan, jadi salah satu caranya,” ujar Karumkit.  

Selain fogging dan pembagian Abate, RSAU Lanud Supadio terus mengkampayekan ke masyarakat tentang pola-pola hidup bersih, salah satunya melalui gerakan PSN, yaitu gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk.  

“Caranya bisa dengan bergotong-royong membersihkan lingkungan, peduli dengan lingkungan sekitarnya dan selalu hidup sehat,” kata Letkol Kes dr Rahman,

Ia juga menegaskan walaupun wabah DBD belum sampai tingkat Kejadian Luar Biasa (KLB), namun masyarakat dan anggota Lanud harus terus mewaspadai, hal ini dikarena Lanud Supadio, yang berada di Kabupaten Kubu Raya (KKR) merupakan salah satu daerah eendemi penyebab Deman Berdarah.  

“Ditambah dengan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang masih minim.  Tentunya, hal ini bukan hanya tanggung jawab Pemkab saja, namun menjadi tanggung jawab kita semua.  Mari kita bergotong royong membasmi sarang nyamuk sehingga terbebas dari DBD,” pungkasnya.

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog