Jual Milagros disini

Ketika SAKIT Dijadikan Sebagai Sebuah Alasan

OPINI Asep Haryono

Ramai pemberitaan tersangka Kasus Korupsi E-KTP Setya Novanto yang kini sudah masuk dalam tahap yang cukup mendebarkan.  Ramainya pembicaraan kasus ini merebak ke seluruh jagat nusantara dan bola panas mulai bergulir ke sana kemari. 

Saya agak berhati hati dalam menuliskan opini ini apalagi memasang Meme dan atau membuat judul atau konten yang bisa saja dipersepsikan orang sebagai pencemaran nama baik. 

Walaupun dari pihak KOMINFO yang maklum akan ekspresi masyarakat atas sikap SN yang diwujudkan dalam meme meme yang bernada sindiran, satire bahkan ungkapan keprihatinan.  Kalau ditanya saya dipihak siapa, tentu jawabannya saya di pihak KPK. 

Benteng pertahanan bangsa Indonesai dalam mengikis sekaligus menuntaskan kasus kasus korupsi di negeri ini.   Pertanyaan yang ingin mau saya diskusikan jawabannya bersama para pembaca blog saya adalah Ketika SAKIT Dijadikan Sebagai Sebuah Alasan.  Benarkan SAKIT bisa menjadi "Senjata"  untuk sebuah pembenaran?



Sedia kotak P3K di rumah anda jika sakit. Gambar dari Internet
Sedia kotak P3K di rumah anda jika sakit. Gambar dari Internet

Kejujuran Adalah Kunci Utama

Namanya juga manusia tentu adakalanya jatuh sakit.  Walaupun jatuh sakit tentulah bukan sebuah keinginan, harapan apalagi cita cita?  Siapa di sini yang bercita cita ingin jatuh sakit?  Harapan ingin jatuh sakit? atau punya keinginan untuk jatuh sakit?  Mending jatuh cinta ya.  Jadi dengan kata lain, orang ya sah sah saja jatuh sakit tentunya harus dibuktikan dengan keterangan dari dokter dan terbukti secara medis benar benar dalam kondisi sakit.

Namun pada kenyataannya, tren SAKIT di masa masa sekarang ini cenderung dijadikan justifikasi atau pembenaran  untuk menolak suatu kewajiban.  Contoh yang tren memang kasus yang membelit Setya Novanto ini  yang jatuh sakit karena mengalami kecelakaan bertabrakan (tepatnya menabrak sebuah tiang lampu (bukan tiang listrik-red). 

Ramai pembicaraan tentang kecelakaan ini di sosial media lengkap dengan  ulasan dan persepsinya masing masing.  Jika itu benar benar sebuah kecelakaan bagaimana?  Saya tidak membela siapapun.  Anak sekolah pun jika tidak masuk biasanya karena alasan sakit lengkap dengan surat keterangan dokternya agar lebih meyakinkan.  Namanya juga orang jatuh sakit.

Sejatinya musibah itu datangnya sewaktu wakti, dan datangnya (musibah) tidak pernah memberi tahu.  Kini terpulang kepada kejujuran pada diri kita masing masing.  Benarkah kita benar benar sakit?  (Asep Haryono)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog