Jual Milagros disini


Pesawat Militer Indonesia Dan Singapura Temukan Sasaran Mencurigakan Di Selat Karimata

Siaran Pers Danlanud Supadio

Pesawat militer Singapura jenis F-50 MPA dari 121 ST Sqn RSAF yang bertolak dari Lanud Supadio Pontianak menemukan sejumlah sasaran bergerak di perairan Selat Karimata, Selasa (10/10). Pesawat yang diawaki oleh Mayor David Lim dan Mayor Sebastian Chay langsung melaksanakan identifikasi terhadap sasaran mencurigakan tersebut yang berada di wilayah kedaulatan Indonesia.

Setelah mendapatkan sejumlah data-data tentang sasaran yang diidentifikasi, baik koordinat maupun sejumlah hasil foto udara yang dilakukan maka, informasi tersebut langsung diteruskan ke TNI Angkatan Udara. Seketika TNI AU langsung menerbangkan satu pesawat Patroli Maritim (Patmar) jenis Boeing 737-200 Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin yang bertolak dari Lanud Supadio pada koordinat yang telah diterima.

Pesawat Patmar TNI AU yang dipiloti oleh Letkol Pnb Ahmad Iwan dan Kapten Pnb Dentabella langsung melaksanakan tugasnya dalam mengidentifikasi sasaran guna mendapatkan sejumlah data-data yang diperlukan menggunakan teknologi photo udara. Setelah mengantongi data-data yang diperlukan pesawat Patmar TNI AU ini kembali ke Lanud Supadio guna memproses data-data sasaran yang didapatkan untuk selanjutnya disesuaikan dengan hasil identifikasi yang dilakukan oleh pesawat militer Singapura.

LATIHAN BERSAMA : skenario latihan bersama antara TNI AU dengan Republic of Singapore Air Force yang bertajuk “AMX Camar Indopura XXIV/2017” . Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio
LATIHAN BERSAMA : skenario latihan bersama antara TNI AU dengan Republic of Singapore Air Force yang bertajuk “AMX Camar Indopura XXIV/2017” . Foto Kapentak TNI AU Lanud Supadio

.
 



Skenario Latihan Bersama
Kronologis kejadian diatas merupakan skenario latihan bersama antara TNI AU dengan Republic of Singapore Air Force yang bertajuk “AMX Camar Indopura XXIV/2017” dimana Lanud Supadio ditunjuk sebagai posko pelaksanaan latihan.
Selain bertujuan meningkatkan hubungan kerjasama antar dua angkatan udara, latihan bersama ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan personel khususnya dalam bidang pengindentifikasian sasaran-sasaran yang mencurigakan yang berada di wilayah laut kedua negara yang bertetangga dengan menggunakan alutsista pesawat pengintai.

Latihan yang direncanakan selama 4 hari ini melibatkan lebih dari 50 personel dari kedua angkatan udara.Danlanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo saat diwawancarai sejumlah awak media menyampaikan bahwa, latihan bersama ini sangat besar manfaatnya bagi segenap prajurit karena pada latihan ini personel angkatan udara kedua negara bisa saling berbagi pengetahuan, informasi maupun bertukar pengalaman sehingga akan meningkatkan kemampuan para prajurit dalam melaksanakan tugas.

“Selain meningkatkan hubungan kerjasama kedua negara dalam bidang kemiliteran, latihan bersama ini sangat besar manfaatnya bagi prajurit, mengingat pada latihan ini para prajurit kedua angkatan udara saling berbagi pengetahuan, informasi maupun saling bertukar pengalaman,” ucap Danlanud (Sumber Kapentak TNI Lanud Supadio)

No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog