Jual Milagros disini

Zaini Yahya : Generasi Muda Kalbar Bebas Dari Bahaya Laten Narkoba

Foto M Zaini Yahya S.Sos. Ketua RBM Bumi Khatulistiwa Kalbar. Foto Istimewa

Keperdulian dan peran aktif masyarakat untuk menanggulangi Narkoba sangat diperlukan mengingat dampak kerugian yang luar biasa bagi generasi muda masa depan bangsa Indonesia.   Hampir di semua sendi kehidupan di Indonesia disusupi Narkoba.  Upaya kita berperang dengan Nakoba yang genderang perangnya sudah ditabuh oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir H.Joko Widodo memang patut kita perjuangkan bersama sama.  Perang terhadap narkoba harus kita menangkan berapa pun harganya


Direktorant Pelayanan dan rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza Kementrian Sosial RI membentuk masyarakat yang dikenal dengan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RBM) dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keperdulian dan partisipasi aktif masyarakat dalan penanggulangan penyalahgunaan Narkoba dan Penyebaran HIV dan AIDS di seluruh Kalimantan Barat.  Oleh Asep Haryono

“RBM didanai oleh kemensos terkait dana rehab rawat jalan dan rawat nginap, kemudian SDM juga diberikan honor termasuk 2 tenaga kesejahteran sosial (TKS) dan 1 orang pekerja sosial. Bantuan dana dari 2015 – 2017, dan bantuan untuk usaha ekonomi produktifitas (UEP) untuk klien pasca rehab dan untuk usaha dan vokasi klien yang sudah menjalani proses rehab selama 6 thn” tegas M.ZainiYahya S.Sos , Ketua RBM Bumi Khatulistiwa Kalbar yang ditemui TheTanjungpuraTimes Senin (28/8)

RBM adalah organisasi masyarakat yang melaksanakan berbagai kegiatan penanggulangan permasalahan penyalahgunaan Narkoba serta dampaknya seperti HIV dan AIDS, juga TBC dan Hepatitis C di masyarakat. Pembentukan RBM di beberapa provinsi anggota nya berasal dari berbagai elemen yang ada di masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, dunia usaha, dan banyak pihak lagi lainnya sebagai pendukung. Pembentukan RBM sementara ini baru pada tingkat provinsi, selanjutnya diharapkan Dinas Sosial Provinsi dapat mengembangkan RBM-RBM di tingkat kabupaten kota.

Zaini Yahya menyatakan bahwa RBM Komisi Penanggulangan Aids Kota Pontianak mempunya strategi khusus bagaiamana mencegah eks pencandu Napza ini kembali menggeluti barang haram tersebut terutama pada “anak anak” asuhannya.

“Jika klien yang sudah selesai rehab kembali menggunakan narkoba, harus dilihat apa penyebab klien tersebut kembali kambuh. Bisa jadi, klien kembali menggunakan narkoba karena proses rehabilitasinya tidak berjalan sempurna atau kurang motivasi dri diri klien dan kluarganya. Dalam proses detoks tubuh dari zat-zat yang menyebabkan ketergantungan, rehabilitasi klien narkoba juga mencakup pemberian edukasi kepada keluarga klien dan pembenahan kondisi psikologis klien itu sendiri." Tegas Zaini Yahya.

“Jadi kalau rehabnya cuma detoks dua atau tiga minggu ya keluar (rehabilitasi) dia bisa pakai lagi," tambahnya lagi

Detoksifikasi menurutnya tidak efektif untuk mengobati pengguna narkoba, untuk itu terus dilanjutkan dengan program primary stag, re entry stag yang mencakup pemulihan klien dari ketergantungan obat serta pemberian edukasi, pendampingan dan pelatihan pasien pasca rehabilitasi.

Bagi pengguna narkoba tidak ada kata sembuh karena addict adalah penyakit otak yang kronis kambuhan dan kompulsif jadi gimana pola pemulihan dan treatment secara sosial terapy menurut kebutuhan pasien.

Zaini Yahya masih berharap ada dukungan konkrit dari pihak pemerintah bagi semua kalngan, tidak hanya Komisi Penanggulangan Aids saja, tetapi semua pihak yang concern untuk membebaskan generasi Muda Kalbar dari penyalahgunaan Narkoba atau Narkotika.

“Selama ini kami hanya dapat bantuan dari Kemensos dan belum pernah didukung APBS, dan berharap ke depannya RBM khatulistiwa yang merupakan program unggulan dari Komisi Penanggulangan Aids Kota Pontianak ini mendapat dukungan APBD provinsi Kalbar agar kami bisa lebih maksimal dalam perjuangan keras menyelamatkan generasi muda Kalbar dari bahaya Narkoba” pungkasnya . (Asep)

.   



No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog