Jual Milagros disini

Dealer Toyota Pontianak

Tips Melejitkan Bisnis Network Marketing Anda

AKTIVASI : 1 paket Milagrus akifvasi terdiri dari produk miagros 12 botol, buku starter kit, dan kartu garansi berwarna Ungu.  Foto Asep Haryono
AKTIVASI : 1 paket Milagrus akifvasi terdiri dari produk miagros 12 botol, buku starter kit, dan kartu garansi berwarna Ungu.  Foto Asep Haryono


Copas by Stenly Charles/
Tony Geurage Milagros

Apakah bisnis Network Marketing yang Anda jalani menghasilkan pertumbuhan omset dan perkembangan jaringan yang sehat? Atau malah sebaliknya, bisnis Network Marketing Anda lemah, jaringan Anda mudah pudar dari peradaban dan Anda merasa kesulitsn dalam mengembangkan bisnis Anda. YA, Jika itu jawaban Anda mungkin masalah utamanya terletak pada tidak adanya pilar kokoh yang mampu menunjang bisnis Network Marketing Anda.

Kekuatan sebuah bangunan ditopang oleh pondasi dan pilar-pilarnya yang kokoh & kuat. Bisnis MLM juga demikian. Jika pilar-pilarnya kokoh & kuat, maka bisnis MLM itu akan sehat. Namun jika pilar-pilarnya letoy, apalagi pincang, maka jaringan Anda mudah bubar dan akhirnya punah . Pilar atau kekuatan bisnis MLM sebenarnya hanya ada tiga hal saja yaitu konsumsi, duplikasi dan pembinaan.

1.    Mengkonsumsi Produknya Secara Rurin

Konsumsi adalah persoalan kualitas produk. Sebuah perusahaan MLM boleh punya sistem bisnis sebagus apapun, tapi jika tidak ditunjang produk yang berkualitas maka semuanya itu sia-sia saja. Soal ini, Anda perlu bersyukur karena kualitas produk tidak perlu diragukan lagi. Dengan Anda rajin mengkonsumsi produk, maka Anda memiliki kesehatan yang bagus, yang nantinya membuat Anda lebih yakin dalam menawarkan produk. Jika Anda dan semua jaringan Anda secara teratur mengkonsumsi produk maka omzet group Anda relatif stabil. Dan sebenarnya inilah filosofi bisnis MLM, kita menjadi user sekaligus menawarkannya kepada orang lain. 

2.    Duplikasikan Jaringan Anda

Kunci dalam bisnis MLM adalah duplikasi. Tanpa duplikasi, Anda sebenarnya bukanlah pebisnis MLM tapi penjual eceran. Dengan proses duplikasi sebenarnya kita sedang membuat downline dan jaringan kita melakukan apa yang kita lakukan. Dengan duplikasi berarti kita tidak mengembangkan bisnis Network ini seorang diri melainkan sebanyak distributor yang berhasil kita rekrut.

Karena itu, kesuksesan kita di bisnis MLM sangat tergantung kesuksesan kita melakukan duplikasi. Ini menggambarkan seberapa baik Anda dalam memotivasi downline. Kedua, kembangkan sikap Anda. Ini menggambarkan bagaimana Anda menghargai, peduli dan perhatian kepada downline. Ketiga, kembangkan hubungan Anda. Ini menggambarkan seberapa dekat hubungan Anda dengan downline. Keempat, tumbuhkan komitmen Anda. Ini menggambarkan seberapa besar waktu yang Anda berikan kepada downline. Kelima, tumbuhkan kepemimpinan Anda. Ini menggambarkan seberapa baik diri Anda menjadi teladan, panutan, memahami, mengerti, dan mempengaruhi downline.


Itulah alasan mengapa Anda harus bertumbuh dan berkembang sebelum mengadakan gerakan duplikasi. Sebab, dalam duplikasi, nantinya Anda akan lebih banyak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Dan lagi, duplikasi menuntut suatu tindakan yang berkelanjutan dan semangat yang membara. Ini akan Anda peroleh bila memiliki emosi yang positif.


Perlu disadari, sebetulnya apa yang harus diduplikasikan? Ada dua hal yang perlu diduplikasikan kepada mitra kerja Anda, yaitu kemampuan dan kemauan Anda. Pengetahuan Anda tentang bisnis, sistem, dan produk, semuanya mencerminkan kemampuan yang Anda miliki, dan itulah yang harus Anda duplikasikan. Apa yang Anda pahami dan ketahui sangatlah membantu proses duplikasi, dengan mengajar dan membina downline agar pada akhirnya mereka siap meminta tanggung jawabnya sebagai duplikator.

Sementara itu, kemauan adalah bagian dari tekad, komitmen, loyalitas, konsistensi, sikap, mental, emosi dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Anda sendiri. Kemauan juga merupakan motivasi dari hidup Anda untuk terus berjuang dan bertahan di dalam menggapai dan merealisasikan tujuan Anda.


Kemauan yang Anda duplikasikan merupakan rangkaian api yang sambung menyambung yang tidak bakal padam. Pentingnya kemauan dalam unsur duplikasi merupakan komponen yang sangat menentukan berjalan atau tidaknya duplikasi tersebut. Kemauan juga berarti menyelesaikan pekerjaan hingga selesai, tidak setengah-setengah, tidak ragu-ragu, tidak bimbang, tidak menyerah, tidak berhenti di tengah jalan.

Kemauan ini harus Anda transfer dengan demikian mulus, sehingga orang yang menerima transfer tidak merasa disuruh, melainkan dengan sadar bersedia melakukan duplikasi dengan suka cita. 

3.    Bina Jaringan Anda

Kita bisa membangun jaringan yang sehat kalau kita melakukan pembinaan kepada jaringan secara terus menerus. Pembinaan diawali dengan proses merekrut. Merekrut pun harus dengan cara yang benar sehingga orang yang akhirnya bergabung dengan kita benar-benar memiliki niat yang besar untuk sukses di bisnis  Network Marketing ini. Setelah mereka direkrut kita harus melakukan pembinaan dengan cara fokus terhadap orang-orang tertentu yang akan kita bina. Kalau tidak fokus hasilnya malah tidak maksimal. Kita fokus membina beberapa downline saja, sebaliknya downline yang kita bina harus fokus melakukan apa yang kita ajarkan. Home sharing dan business meeting adalah tempat yang efektif untuk melakukan pembinaan.

Merekrut Secara Efektif

Untuk bisa melakukan rekrutmen secara efektif maka kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

1.    Temukan tujuan utama prospek

Sebagai distributor, kita harus mengenal kebutuhan prospek. Dengan cara itu kita sebagai distributor bisa melakukan penawaran dengan lebih efektif. Jika prospek butuh kesehatan, maka yang perlu kita tonjolkan adalah testimony kesembuhan setelah orang mengkonsumsi produk. Jika prospek butuh sukses dalam hal keuangan, maka kita perlu menjelaskan bahwa bisnis Network adalah bisnis masa depan dengan penghasilan yang menjanjikan. Jika prospek butuh aktualisasi diri dan komunitas yang positif, kita perlu menceritakan bahwa bisnis Network adalah tempat yang tepat untuk itu.

2.    Testimonial

Testimony dari pengalaman diri sendiri adalah bagian yang sangat penting dan kuat dalam proses rekrutmen. Tanpa ada testimony, apa yang kita katakan hanya dianggap “ngomong doing”. Tapi jika ada testimony, maka orang baru percaya dan akhirnya memutuskan untuk bergabung.

3.    Berikan waktu prospek Anda untuk berpikir

Apa gunanya kita mendapatkan 100 distributor baru, kalau mereka akhirnya berhenti semua. Lebih baik satu atau dua distributor tapi mereka benar-benar paham dan memiliki niat yang kuat untuk menjalankan bisnis Network. Karena itu berikanlah kesempatan bagi prospek untuk berpikir. Yang bisa kita lakukan hanyalah memberikan penjelasan sebaik-baiknya, selebihnya biarlah prospek yang berpikir dan memutuskannya.

4.    Jangan memaksakan Kehendak

Tak perlu memaksa prospek untuk bergabung kalau memang mereka belum mantap. Kalau mereka bergabung hanya karena terpaksa, besar kemungkinan mereka akan rontok ditengah jalan. Buat apa habiskan waktu untuk mereka yang memang tidak tertarik dengan bisnis kita?

Dalam melakukan rekrutmen, kita juga perlu memperhatikan dua hal berikut ini :

1.    Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

Bagaimana prospek mau bergabung kalau mereka tidak tertarik dengan bisnis kita? Bagaimana mereka bisa tertarik kalau mereka tidak mendapat penjelasan yang baik? Bagaimana mereka bisa mendapat penjelasan yang baik kalau kita tidak punya kemampuan berkomunikasi? Kemampuan berkomunikasi tidak hanya soal apakah kita pintar bicara, tapi juga menyangkut sikap kita, keramahan kita, ekspresi kita, semangat yang terpancar dari dalam diri kita, kemampuan mendengarkan dan tentu saja bagaimana membuat prospek menangkap dengan jelas apa yang kita sampaikan.

2.    Siap untuk Ditolak!

Ditolak itu biasa! Jangan jadi distributor Network yang cengeng, manja dan gampang putus asa saat mengalami penolakan. Jika Anda sudah memberi penjelasan namun mereka tetap menolak, ingatlah bahwa masih ada jutaan masyarakat Indonesia yang membutuhkan produk dan bisnis Network. Jangan fokus kepada orang yang menolak kita, tapi fokuslah kepada orang lain yang membutuhkan bisnis kita. (Copas by Stenly Charles/Tony Geurage Milagros)
   



1 comment:

  1. wah, wajib dicoba nih tipsnya biar memebr makin banyak :)

    ReplyDelete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog