Jual Milagros disini

Subuh Akbar 2 Menghadirkan Syeikh Muhammad Jaber .

Catatan Asep Haryono

Setelah sukses menyelenggarakan Subuh Akbar ahad sebelumnya (21 Mei 2017) di Masjid Raya Mujahidin Pontianak menghadirkan Imam Shalat Syekh Essam Al Mizgagi, Imam Masjid SUNDA KELAPA dari Madinah, dan Ust Sardiawan Umar. S.Pdi, M.Pdi.  Pimpinan Pondok Tahfidz Quran Yatim, Piatu dan Dhuafa - HISBAH AL MIZAN  di Pontianak, maka pada putaran ke 2 Subuh Akbar di bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah ini menghadirkan 
Syeikh Muhammad Jaber.   Bagaimana suasana kekhusyukan pelaksanan Subuh AKbar di Masjid Raya Mujahidin Pontianak itu berikut catatannya :

Insiden Salah Paham
Jam menunjukkan pukul 03.30 WIB saat saya sudah bersiap menuju Masjid Raya Mujahidin Pontianak.  Sahur saya cukup dengan memakan beberapa butir buah Kurma dan beberapa teguk air putih, Alhamdulillah, saya pun langsung memacu motor Honda SupraFit saya menuju Masjid terbesar di provinsi Kalimantan Barat itu.  

Tepat pukul 04.00 WIB Alhamdulillah saya sudah berada di dalam areal utama lantai 2 Masjid Raya Mujahidin Pontianak.  Ketika saya datang, belum banyak jamaah yang hadir padahal waktu sudah menunjukkan pukul 04.07 WIB. Mengapa yang hadir sedikit, gumam saya dalam hati.  Ternyata dugaan saya meleset,  tiba tiba saja ruangan utama lantai 2 Masjid Raya Mujahidin Pontianak pun sudah berubah menjadi lautan Jamaah.  Subhanallah.

Ada sedikit insiden kecil terjadi takala tanda waktu Sholat Subuh dimulai (dari jam penghitung mundur digital di Masjid Raya Mujahidin Pontianak), seorang Jamaah memprotes karena Sholat Subuh Berjamaah juga belum dimulaii.  Usut punya usut ternyata 
Syeikh Muhammad Jaber sedang mendrikan Sholat dua rakaat terlebih dahulu.  Sempat sedikit memancing kesalah pahaman, sampai beberapa pengurus Masjid Raya Mujahidin menenangkan jamaah tersebut hingga akhirnya kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dengan baik. 

Penghafal Al Quran Tuna Netra
Ustadz 
Luqmanulhakim yang memberikan pengantar di acara Subuh Akbar ini membawa serta beberapa santri dari Rumah Tahfiz Darul Quran yang semuanya merupakan penyandang Tuna Netra (tidak dapat melihat-red). Sebelum kuliah Dhuha oleh Syekh  Muhammad Jaber di mulai,  di dahului terlebih dahulu dengan pembacaan Al Quran oleh Ary,dari Rumah Al-Quran Ar- Rahmah Kota Baru.

Masya Allah, saya sangat terpukau akan kemampuan olah baca Al Quran yang diperagakan dengan sangat baik oleh Ary dari 
Rumah Al-Quran Ar- Rahmah Kota Baru tersebut.  Dengan keterbatasannya tidak dapat melihat (tuna netra-red) beliau membaca Surah Al Hasyr (pengusiran) dengan menggunakan jari jari tangannya di atas kitab suci Al Quran.  Sekilas memang mirip dengan membaca huruf latin dengan Braile, tapi ini Al Quran.

"Itulah sahabat semua yang dirahmati oleh Allah SWT, teman teman dari 
Rumah Al-Quran Ar- Rahmah Kota Baru ini mampu melantunkan Surah Al Quran dengan sangat baik bahkan menjadi penghafal Al Quran walaupun tidak dapat melihat karena mereka menyandang tuna netra, nah bagimana dengan kita yang diberikan Allah SWT mata yang sehat tapi tidak mau meluangkan waktuny untuk membaca Al Quran" kata Ustadz Luqmanulhakim.

Ustadz muda yang juga pimpinan Masjid Kapal Munzalan Mubarakatan 1 Sungai Raya Dalam Pontianak itu juga mengutip Surah Taha (20) ayat ke 124 yang artinya " Dan barang siapa berpaling dari peringatan KU (kata Allah), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dana kelak akan kami (ALLAH) bangkitkan dalam keadaan Buta". udah mudahan, tambah 
 Ustadz Luqmanulhakim, kita tidak termasuk ke dalam golongan orang orang yang lupa akan peringatan Allah SWT.

Sholat Subuhnya itu sendiri dipimpin langsung oleh Syekh Muhammad Jaber yang juga Imam Masjid Nabawi.   Ada suasana yang berbeda saat beliau memimpin Sholat Subuh berjamaah.  Alunan suara dari ayat suci Al Quran yang beliau bacakan terasa begitu menyejukkan dan mendamaikan.  

Ustadz Luqmanulhakim pun menambahkan ada sensasi Sholat di Makkah hadir di dalam Masjid Raya Mujahidin Pontianak  "Bapak Ibu yang kebetulan belum Umrah atau Haji, inilah suasana Sholat di Makkah hadir di masjid Raya yang mulia Masjid Mujahidin Pontianak ini karena beliau juga Imam Masjid di Makah dan Madinah, Allahu Akbar".    Jamaah pun menyambut dengan pekikan Allah hu Akbar bergema di dalam kubah besar Masjid Raya Mujahidin Pontianak


Mari Mencintai Al Quran
Taklimat Subuh selama kurang lebih 10 menit di bawakan secra langsung oleh Habib Iskandar Alkadrie, ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Barat.  Dari awal saya duga isi taklimat beliau penuh dengan gegap gempita dan semangat berapi api namun ternyata tidak. Dalam uraian Taklimat singkatnya 
Habib Iskandar Alkadrie  menekankan  pentingnya Bersyukur ke Hadirat Allah SWT atas nikmat nikmat yang ada.

"Tetaplah Istiqamah di Jalan ALLAH SWT terutama atas segala nikmat dan kenikmatan yang kita rasakan sekarang ini nikmat Sehat seperti penglihatan dan mata yang sehat untuk melihat " tegas Habib yang bertubuh gempal dan bersuara berat itu.  

Oleh karena itu, tega Habib, sungguh sangat merugi jika kita punya penglihatan  yang baik namun tidak juga mampu meluangkan waktunya untuk membaca Kita Suci Al Quran.  Kita sehrusnya malu pada Allah SWT karena memiliki penglhatan yang baik namun tidak juga membaca Al Quran. "Teman teman kita yang tidak dapat melihat atau Tuna netra saja mampu melakukannya bahkan menjadi penghafal ber jus jus Al Quran, mengapa kita tidak (mampu), tegas Habib.


Tekadkan Niat Kuat
Puncak acara Subuh Akbar Berjamaah pun sampai pada puncaknya yakni mendengarkan ceramah dari Syeikh Muhammad Jaber. Siapakah Syeikh Muhammad Jaber itu?.  

Sedikit profil daripada beliau adalah 
Syeikh Muhammad Jaber  Selain memegang sejumlah lembaga penting seperti Pengurus Yayasan Syekh Ali Jaber yang dipimpinnya, beliau juga merupakan pendiri Rumah Tahfiz Darul Quran  dan Ketua Perkumpulan Huffaazh ASEAN. Adik kandung dari Syekh Ali Jaber ini juga tercatat pernah menjadi Iman Masjid Sunda Kelapa Jakarta dari tahun 2012 - 2014 dan ketua Program Pendidikan Mahir dengan Al Quran.

"Ada 30 hari di bulan Ramadhan kareem, dan ada 30 just dalam kitab Suci AL Quran, dan membaca atau menghafal 1 jus saja dalam Al Quran tidak sampai 1 sampai 2 jam, yakinlah Insya Allah" tegas  Syeikh.    Beliau juga menekankan untuk perlunya menetapkan NIAT yang kuat di dalam hati dan bersungguh sungguh untuk membaca dan mengkaji Al Quran.  "Semuanya itu harus dilandasi dengan niat yang kuat untuk meluangkan diri mencintai Al QURAN dan menjdi Ahlul Quran" tegas 
Syeikh Muhammad Jaber


SUBUH AKBAR :  Shalat Subuh part 2 di Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang menghadirkan Syeikh Muhammad Jaber dipadati lautan Jamaah. Foto Asep Haryono

Dalam uraian hikmahnya tersebut, Syeikh Muhammad Jaber menekankan bahwa Bulan Suci Ramadhan juga merupakan bulan Latihan dan bulan melatih diri kita semua agar tetap ISTIQAMAH dalam memakmurkan masjid masjid Allah di muka bumi.

 "Subuh Akbar di Masjid Raya Mujahidin Pontianak ini menjadi momentum untuk bangkit kembali hadir ke Masjid dan memakmurkan masjid masjid Allah di muka bumi" kata Syeikh.

Ahlul Quran bukan berarti harus hafal 30 Jus karena memang tidak wajib, namun bagaimana keinginan dan tekad yang kuat dari kita masing masing untuk mulai mencintai Al Quran, membaca dan mengamalkan Al Quran" kata Syeikh.   Mulai sejak hari ini, Subuh di masjid ini, kata Syeikh, mulailah kita dari sekarang untuk datang ke Masjid, makmurkan masjid masjid Allah dengan segala kemampuan kita masing masing.  Aamin Ya Rabbal Alamin.

Bagian Penutup
Acara Subuh Akbar Masjid Raya Mujahidin Pontianak ini diutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh langsung oleh Syeikh Muhammad Jaber. Seperti pada penyelenggaraan Subuh Akbar sebelumnya, juga di adakan pengumpulan kotak Amal secara spontan oleh para Jamaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Sebagai laporan pertanggung jawaban, hasil pengumpulan kota amal dan infaq Sadakah pada penyelenggaraan Subuh Akbar Part 1 ahad lalu tercatat saldo akhir adalah berjumlah Rp. 9.579.000 (Sembilan Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Sembilan Ribu Rupiah).   Hasil VOTING Ustad yang akan diundang untuk Subuh AKbar mendatang Insya Allah akan mendatangkan Ustad Adi Hidayat.  Ustad Yusuf Mansur sendiri sudah mengkonfirmasikan Insya Allah beliau hadir di Pontianak pada tanggal 23 juni 2017 mendatang. (Asep Haryono)



AKLIMAT : Shalat Subuh sekaligus tausyiah atau taklimat dipimpin langsung oleh Syeikh Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono
TAKLIMAT : Shalat Subuh sekaligus tausyiah atau taklimat dipimpin langsung oleh Syeikh Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono

KULIAH SUBUH : Kuliah Subuh oleh Habib Iskandar Alqadrie, ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
KULIAH SUBUH : Kuliah Subuh oleh Habib Iskandar Alqadrie, ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
HAFIZ QURAN : Pembukaan "Basmalah" oleh MC Ustadz Luqmanulhakim. Sebelah kanan beliau adalah para penghafal Al Quran dari Taman Quran Pontianak yang semuanya tuna netra. Foto Asep Haryono
HAFIZ QURAN : Pembukaan "Basmalah" oleh MC Ustadz Luqmanulhakim. Sebelah kanan beliau adalah para penghafal Al Quran. Pembacaan Al Quran oleh Ary, dari Rumah Al-Quran Ar- Rahmah Kotabaru Foto Asep Haryono 

LAYAR BESAR : Shalat Subuh ini dilengkapi dengan layar lebar dan besar agar jamaah di belakang bisa menyimak dengan baik. Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono
LAYAR BESAR : Shalat Subuh ini dilengkapi dengan layar lebar dan besar agar jamaah di belakang bisa menyimak dengan baik. Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono


SWAFOTO: Seorang Jamaah Shalat Subuh Akbar ini tertangkap kamera sedang ber-swafoto (Selfie) ditengah acara Subuh Akbar olehhsa menyimak dengan baik. Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono
SWAFOTO: Seorang Jamaah Shalat Subuh Akbar ini tertangkap kamera sedang ber-swafoto (Selfie) ditengah acara Subuh Akbar olehhsa menyimak dengan baik. Muhammad Jaber . Foto Asep Haryono


TERTIDUR : Seorang Jamaah Shalat Subuh Akbar ini tertangkap kamera tertidur  pulas dalam posisi duduk bersila, Atau dia sedang membayangkan THR sampai tertidur? . Foto Asep Haryono
TERTIDUR : Seorang Jamaah Shalat Subuh Akbar ini tertangkap kamera tertidur  pulas dalam posisi duduk bersila, Atau dia sedang membayangkan THR sampai tertidur? . Foto Asep Haryono


SWA FOTO :  Biar tidak dibilang HOAX , saya pun berfoto diri berdua  bersama Habib Iskandar Alqadrie, ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Barat     Foto Asep Haryono
SWA FOTO :  Biar tidak dibilang HOAX , saya pun berfoto diri berdua  bersama Habib Iskandar Alqadrie, ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Barat     Foto Asep Haryono


No comments:

Bandara Supadio Pontianak Bandara Supadio Pontianak Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog