Jual Milagros disini

Dealer Toyota Pontianak

Safari Ramadhan 1438 H - Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak

Catatan Asep Haryono

Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak merupakan Masjid yang ke 11 yang berhasil saya kunjungi dalam rangka tour Safari Ramadhan 1438 Hijriah ala Taraweh Backpacker.   Program  yang saya susun dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah ini dengan melakukan traveling atau berkunjung dari satu masjid ke masjid yang lain selama bulan Ramadhan 1438 Hijriah yang saya pilih secara random.

Tujuannya adalah bersilaturahmi dengan sesama kaum muslimin dan muslimat sekaligus melihat semarak aktifitas dakwah dan sosial dari masjid masjid tersebut. Kali ini adalah Masjid Ikhwanul Mukminin yang terletak di Sungai Raya Dalam Pontianak. Seperti apakah keseruannya berikut catatannya.

Kurang Udara Segar
Masjid yang cukup megah dan masih dalam tahap renovasi ini saya kunjungi di malam Ramadhan yang ke 11.   Setelah buka puasa di Masjid Al Muhtadin Universitas Tanjungpura Pontianak (Saya usahakan titik keberangkatan saya ilal Masjid Ilal Masjid ini berawal dari masjid kampus ini-red) sekitar pukul 18.27 WIB saya bergerak menuju Masjid Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak. Sebelum mencapai masjid ini, saya buka berat (baca Nasi kotak-red) terlebih dahulu di sebuah kedai atau warung kecil  di Jalan Ahmad Yani, bersebelahan dengan rumah Makan padang Putri Raya. 

Singkat cerita sampailah saya di masjid Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak pada pukul 18.59 WIB.  Saya parkir kendaraan saya di luar, tempat parkir yang sudah disediakan oleh pihak Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak.  Saya melihat ada seorang petugas keamanan (Satpam) berseragam, bertubuh tambun yang mengatur letak parkir kendaraan roda dua. Dalam hati saya sudah kagum dengan manajemen Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak dari segi kemanan Insya Allah kendaraan jamaah relatif aman.  Ada penjaganya.

Tempat mengambil air wudhlu untuk Pria ada disebelah sisi kiri, dan untuk pengambilan air Wudlu wanita ada di sisi kanan.  Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak ini memang berada di kawasan pertokoan atau minimarket. Masjidnya sendiri di apit oleh kantor dan sebuah Bank swasta.  Namun demikian posisi Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak ini dibatasi oleh parit, dan agak ke bagian "dalam" sehingga nyaris halaman parkirnya tidak dilalui kendaraan roda 4 karena bukan jalan raya di depannya.

Jumlah rakaatnya ada 20 (dan ini belum termasuk bilangan Witir-red).  Saya melihat beberapa Jamaah langsung pulang begitu rakaat Taraweh sudah mencapai 8 (Delapan). Besar kemungkinan mereka melanjutkan Sholat Witirnya di tempat lain, dan atau ada pertimbangan lain.  Sedangkan bilangan Rakkat Shiolat Tawarih di 
Masjid Ikhwanul Mukminin  Pontianak ini jumlahnya 20 (belum witir) dan format elaksanaannya setiap dua rakaat salam.

Sayang sekali kualitas udara di dalamnya agak "panas" walaupun saya melihat beberapa kipas angi berukuran cukup besar dipasang dibeberapa titil tertentu yang "menembak" para jamaah di bawahnya.  Namun demikian tetap saja itdak banyak membantu. Udara cukup panas.

Bahkan saya sendiri nyaris "basah kuyup" oleh keringat dan "mencetak" di bagian punggung.  Saya juga melihat seorang Jamaah lainnya yang juga "tercetak" basah di punggungnya  Udara memang cukup panas, dan kipas angin yang ada di sana masih belum banyak membantu. Udara tetap panas.  Tidak ada kuliah sepuluh menit (Kulsum) atau Kuliah Tujuh Menit (Kultum), begitu selesai Sholat Isya berjamaah langsung dilanjutkan dengan Tarawih berjamaah.

Seorang ibu yang hendak pulang Tarawih bersama anak gadisnya sempat saya temui dan saya mnta komentarnya tetang udara di dalam tadi. "Panas pak, tidak apa biar pada gugur dosa dosanya seperti air keringat ini, dan ini pengalaman juga pak"  jawab ibu tadi.  

Saya sempat menanyakan makna dari dipilihnya nama “Ikhwanul Mukminin” sebagai nama Masjid tersbeut kepada salah seorang Jamaah seusai Shalat Tarawh.  Seorang pemuda yang sepertinya paham Ilmu Agama dan definisi kata itu memberikan pengertian kepada saya,  Menurutnya 
“Ikhwanul Mukminin”  bermakna yang luas dan dalam

"
Nama ini “Ikhwanul Mukminin” , iini lebih bermakna semangat kebersamaan antara kaum Muslimin dan Muslimat dalam meraih cita cita dan bekerja sehingga  terciptalah kebersamaan dan persatuan antara umat Islam laki laki dan perempuan terutama pada masyarakat Raya Dalam.  Proses pembangunan masjid ini pun melibatkan kaum perempuan (ibu ibu dan remaja putri) dalam menyajikan logistik berupa makanann dan minhman di saat kaum pria nya bekerja siang malam membangun masjid.

Mungkin inilah makna hakiki dan terdalam dari pemilihan nama 
Ikhwanul Mukminin” . Jadi tidak benar masjid ini khusus diperuntukkan bagi kaum Ikhwan (Pria) saja. 

Nama" 
Ikhwanul Mukminin" itu sendiri bermakna plural dan bukan spesifik sebagai Masjidnya "kaum lelaki" atau Ikhwan.  Seorang bapak yang saya temui menjelaskan arti kata Ikhwanul Mukminin" dari sisi kosa kata Bahasa Arab.  Menuturnya arti kata Ikhwanul " ini berarti jamak dan bukan atau tidak selalu berarti Ikhwan atau laki laki " Tetapi lebih dari makna kebersamaan, kekeluargaan dan silaturahmi" tegasnya.  Sayangnya (dan lagi lagi) saya belum sempat tanya namanya.

Lelang Pembangunan Masjid Ikhwanul Mukminin Tahap III
Panitia Pembangunan Masjid Ikhwanul Mukminin mengajak seluruh jamaah masjid, ataupun pihak DONATUR agar dapat menyelesaikan pembangunan masjid  ini.  Tahap penyelesaian di ditargetkan tahun 2017.  Beberapa bagian dari Masjid Kapal Munzalan 3  yang akan segera diakukan renovasi sbb :

  • Ornamen Tiang di lantai 1 dan III
  • Mihrab
  • Teras Depan Dan Samping
  • Pengecatan
Jumlah total dana yang masih diperlukan saat ini Rp.601.000.000- (perincian rencana penggunaan atau rencana pembelian bahan material atau segala keperluan dalam rangka membangun dan merenovasi Masjid para jamaah bisa llangsung bertanya kepada petugas atau panitianya di Masjid .  Oleh karena itu kami dari pihak dan pengurus Masjid Islam Ikhwanul Mukmini SUngai Raya Dalam meminta masyarakat sekitar dan pihak  pihak DONATUR agar dapat menyelesaikan pembangunan masjid  ini.

PARKIR  : Parkir kendaraan motor para jamaah berada di Bagian luar masjid Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianakyang dijaga petugas keamanan (Satpam). Foto Asep etHaryono
PARKIR  : Parkir kendaraan motor para jamaah berada di Bagian luar masjid Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianakyang dijaga petugas keamanan (Satpam). Foto Asep etHaryono

AKHWAT  : Jamaah wanita atau Akwhat di sebelah sisi kiri bagian lantai 2 dari Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak. Foto Asep Haryono
AKHWAT  : Jamaah wanita atau Akwhat di sebelah sisi kiri bagian lantai 2 dari Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak. Foto Asep Haryono

TARAWIH : Tarawih di Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak ini berjumlah 20 belum termasuk Witir. Tidak ada kulsum atau kultum malam itu. Foto Asep Haryono
TARAWIH : Tarawih di Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak ini berjumlah 20 belum termasuk Witir. Tidak ada kulsum atau kultum malam itu. Foto Asep Haryono

LANTAI 2 : Bagian dalam Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak yang  berhasul diambil gambarnya.  Tempat Sholat di lantai 2. Foto Asep Haryono
LANTAI 2 : Bagian dalam Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak yang  berhasul diambil gambarnya.  Tempat Sholat di lantai 2. Foto Asep Haryono
LANTAI BAWAH: Bagian dalam lantai 1 Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak yang masih dalam rehab sedangkan tempat Sholat di lantai 2. Foto Asep Haryono
LANTAI BAWAH: Bagian dalam lantai 1 Masjid Ikhwanul Mukminin Pontianak yang masih dalam rehab sedangkan tempat Sholat di lantai 2. Foto Asep Haryono

Sumber referensi :
  • Masjid Ikhwanul Mukminin - http://www.wisatamasjid.com/masjid-ikhwanul-mukminin.htm






No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog