Jual Milagros disini

Berjumpa Dengan Ustad H.Yusuf Mansur

Catatan Asep Haryono

Kampanye ukhuwah Islamiyah dalam balutan dakwah keliling berbentuk Taraweh Ilal Masjid ala Taraweh backpacker yang saya lakukan selama sebulan penuh di bulan Ramahan 1438 Hiriah yang lalu dari malam pertama Ramadhan hingga akhirnya sampailah pada akhirnya, malam ke 29 di Masjid Amanatul Mukminin di Gang Dungun Benua Melayu Darat Pontianak.  Memang tidak semua profil Masjid yang saya kunjungi ditampilkan, kendala juga tidak urung datang mewarnai traveling dakwah ini.  Syukur Alhamdulillah kesempatan tidak terduga, atas izin Allah SWT, akhirnya saya bisa berjumpa dengan ustad idola saya, Ustad H.Yusuf Mansur.  Bagaimana bisa? Berikut catatan singkatnya

Tidak Sengaja Berjumpa
Ada banyak referensi berita online dan media cetak lainnya yang membahas biografi dan profil daripada Ustad Yusuf Mansur ini. Beliau memang dikenal sebagai  seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi. Selain itu beliau juga bertinda sekaligus sebagai pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, cikarang Tangerang dan pengajian Wisata Hati.

Tidak ada rencana apa pun untuk bertemu dengan ustad muda yang kelahiran Jakarta (sama dengan saya-red) ini.  Ustad Yusuf Mansur lahir pada 19 Desember 1976 di Jakarta. Beliau dan kedua orangtuanya memang aseli orang Betawi atau keturunan Betawi aseli.  Bisa diliat dari gaya bicara sang Ustad yang aksennya kental dengan aksennya orang Betawi.  Saat itu niat saya memang ingin menuntaskan Malam Tarawih terakhir ini dengan (lagi) berbuka puasa di Masjid Kapal Munzalan Mubarakatan 2 Serdam.   Saya datang ke Masjid Kapal Serdam itu pada pukul 17.10 WIB.

Saya datang dan langsung melihat seperti ada Walimatul Ursy (Resepsi Pernikahan) terlihat jelas dari dekorasi ruangan dan bangku bangkunya yang ditata sangat anggun dengan banyak buket buket bunga seperti dalam dunia dongeng.  Setelah saya memarkir motor saya, saya coba dekati, dan jelas terpampang di sana ada Walimatul Ursy atas nama pasangan bahagia Rizka Husnata Putri S.AK dan Dhaur Giesna Al Ghiefary ST.  Indahnya. Ingat jadinya saat saya menikah di Kulon Progo tahun 2005 yang lalu.  Gubrakkk.

Saat waktu berbuka puasa untuk wilayah kota Pontianak sudah dekat,  saya sempat was was kok tidak ada kue kue  (psama seklai.  Ini kan sudah injury time sudah waktunya berbuka puasa.  Ditengah rasa cemas cemas sedap seperti itu, tiba tiba ada seorang jamaah (mungkin dari panitia walimatul) yang menyodorkan bingkisan cantik berwarna oranye yang berisi paket buka puasa lengkap dengan buah buahan, tiramisu, dan minuman kaleng dan air mineral. Alhamdulillah ya Allah.  Legaa.  Gubrakk.   Begitu waktu berbuka dimulai, semua tamu dan undangan langsung menyantap paket buka puasanya masing masing begitupula saya.

Setelah waktu menyantap berbuka puasa selesai, salah seorang panita berseru di depan mimbar.  "Buat jamaah yang masih menikmati hidangan berbuka puasanya silahkan dilanjutkan, dan yang sudah selesai silahkan merapikan tempatnya karena akan dipakai untuk sholat Magrbi berjamaah terlebih dahulu" kata petugas.   Saat saya akan berwudlu, tiba tiba di pintu masuk ruangan utama masjid Munzalan Serdam ini  ada rombongan panitia mendampingi Ustad H.Yusuf Mansur memasuki bagian dalam Masjid Kapal untuk menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah.  

Saya berpikir ah tidak mungkin saja bisa berfoto dengan alim ulama seheba" t beliau. Benar benr tidak ada pikiran sama sekali untuk mendekati sang Ustad apalagi berfoto selfie.  No way. Sama sekali tidak ada kesempatan kata saya dalam hati. Pesimis.    Maksud hati ingin sholat Magrib berjamaah diimami oleh sang Ustad, harus bersabar.  Karena saya terlambat mengambil air wudhlu, dan ruangan dalam masjid sudah full.  Mau tidak mau saya hanya bisa melihat dari balik jendela sang Ustad K.H Yusuf Mansur memimpin sholat Jamaah "kloter pertama".  Saya di "kloter kedua" nya.  Ahaaayyy.

Singkat kata begitu "rombongan" saya selesai mendirikan Sholat Magrib berjamaah harapan saya untuk bisa berjumpa langsung dengan Ustad Yusuf Mansur sudah semakin menipis.  Sang ustad sudah tidak nampak sama sekali. Seperti "lenyap" ditelan bumi.

Saya duga sang Ustad sedang bersantap buka puasa dengan panitia Shubuh Akbar namun tidak tau dimana letaknya.  Saya pun memakai sendal saya, mengambil tas, dan bergerak menuju motor saya. Untuk menuntaskan Safara Taraweh Keliling saya malam itu, Malam terakhir, di Masjid Amanatul Hasanah sebelah gedung Pontianak di Jalan Gajah Mada Pontianak.  Kantor tempat saya bekerja selama ini.

Tiba tiba pandangan mata tertumbuk sang ustad memang sedang bersantap buka puasa dengan para panitia Subuh Akbar Munzalan Mubarakatan.  Saya yang memang bukan panitia, dan bukan pengurus Munzalan nekad saja menerobos masuk dan bergabung untuk berbuka puasa bersama mereka.

 Saya menyantap hidangan yang ada (Nasi Kebuli dan aneka hidangan lainnya) sekedarnya, harapan saya tetap ingin jumpa sebentar dan berfoto dengan beliau.  Saya minta izin dengan Ustad Lukmanulhakim, pimpinan Pondok Pesantren Modern Ashabul Yamin agar "diizinkan" foto dengan Ustad Yusuf Mansur.   Alhamdulillah permission granted.  Tidak disangka saya pun akhirnya bisa jumpa langsung dengan Ustad Yusuf Mansur dan bahkan bisa berfoto bersama sang Ustad.  Pengalaman yang luar biasa.  Tidak menyangka sama sekali.  Ini semua atas izin dari Allah SWT.  Bisa foto bersama dengan ulama kondang Indonesia ini (Asep Haryono)

DENGAN USTAD YUSUF MANSUR : Alhamduillah berkesempatan jumpa dengan ustad idola saya KH Yusuf Mansur dan bisa berfoto bersamanya.  Foto Ustad Lukmanulhakim
DENGAN USTAD YUSUF MANSUR : Alhamduillah berkesempatan jumpa dengan ustad idola saya KH Yusuf Mansur dan bisa berfoto bersamanya.  Foto Ustad Lukmanulhakim

BUKA PUASA :  Para tamu dan  undangan menyantap paket buka puasa yang sudah disiapkan oleh panitia..  Foto Asep Haryono
BUKA PUASA :  Para tamu dan  undangan menyantap paket buka puasa yang sudah disiapkan oleh panitia..  Foto Asep Haryono

IMAM : Ustad Yusuf Mansur saat menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah di Masjid Munzalan Serdam.  Saya mengambil gambarnya dari balik jendela. Foto Asep Haryono
IMAM : Ustad Yusuf Mansur saat menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah di Masjid Munzalan Serdam.  Saya mengambil gambarnya dari balik jendela. Foto Asep Haryono

REUNI : Sempat berjumpa dengan Bang Nuriskandar, senior saya saat di Mimbar Untan, Koran kampus dulu waktu masih jadi mahasiswa era taon 90 an.  Foto Asep Haryono
REUNI : Sempat berjumpa dengan Bang Nuriskandar, senior saya saat di Mimbar Untan, Koran kampus dulu waktu masih jadi mahasiswa era taon 90 an.  Foto Asep Haryono

WALIMATUL URSY : Masjid Munzalan Serdam juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan jamaah melangsungkan walmatul ursy. Foto Asep Haryono
WALIMATUL URSY : Masjid Munzalan Serdam juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan jamaah melangsungkan walmatul ursy. Foto Asep Haryono

PAKET BUKA PUASA : Salah satu isi dari buka puasa Walimatul Ursy yang sata terima hari itu.  Masya Allah keren banged.  Nikmat. Foto Asep Haryono
PAKET BUKA PUASA : Salah satu isi dari buka puasa Walimatul Ursy yang sata terima hari itu.  Masya Allah keren banged.  Nikmat. Foto Asep Haryono



Referensi

  • Yusuf Mansur - https://id.wikipedia.org/wiki/Yusuf_Mansur
  • Ustaz Yusuf Mansur, Ungkap Rahasia Sukses dengan Shalat Dhuha - http://aceh.tribunnews.com/2015/03/01/ustaz-yusuf-mansur-ungkap-rahasia-sukses-dengan-shalat-dhuha
  • Yusuf Mansur Official Website - http://yusufmansur.com/







No comments:

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog