Jual Milagros disini

Tarawih Hari Pertama Di Masjid Raya Mujahidin Ramai

Catatan Asep Haryono

Syukur alhamdulillah umat muslim di seluruh Indonesia pada khsusunya dan seluruh umat Muslim di seluruh dunia sudah memasuki bulan Ramadhan 1438 Hijriah.  Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini melalui Menteri Agama Republik Indonesia sudah menetapkan 1 Ramadhan 1438 Hijriah jatuh pada tanggal 27 Mei 2017.  

Kota Pontianak, ibukota propinsi Kalimantan Barat, juga kota kota lainnya di seluruh Indonesia sangat antusias dalam memasuki bulan penuh berkah ini.   Hari pertama Tarawih pun sangat meriah, Jamaah tumpah ruah memenuhi Masjid Raya Mujahidin, mesjid terbesar dan termegah kebangaan masyarakat Kalimantan Barat.  Seperti apakah suasana malam pertama Shalat Tarawih di masjid besar na megah ini, berikut laporannya.

Jumlah Rakaat 11
Tidak ada masalah berapa Rakaat yang akan dilaksanakan oleh para Jaamaah sekalian. Untuk  Masjid Raya Mujahiddin ini pelaksanaan Shalat Tarawih menggunakan 11 rakaat saja.  Terdiri dari 4 rakaat pertama lalu salam, 4 Rakaat kedua lalu salam dan kemudian disusul dengan Shalat Witir.   Hadir dalam pemberian Kuliah sepuluh menit (atau biasa disebut Kultum-red) hadir Bapak H. Sutardmidji SH, M.Hum,  Walikota Pontianak.

Dalam kultumnya, Bang Midji (Sebutan akrabnya-red) lebih banyak memaparkan potensi kota Pontianak sebagai barometer pertumbuhan ekonomi propinsi Kalimantan Barat lengkap dengan angka angka statistiknya.  Dalam pandangann saya sebagai Jamaah masjid sih tidak ada masalah, walaupun konteks beliau adalah memberikan Kultum alias Kuliah Sepuluh menit dan dalam suasana bulan Ramadhan.

Tidak ada dalil atau hukum dalam uraian materinya itu, namun hal itu bukan masalah bagi saya   Karena yang diundang Politisi, bukan ustad atau penceramah.   Padahal banyak juga loh Politisi yang paham dan mengerti hukum Islam.  Namun sekali lagi tidak ada masalah bagi saya, dan Alhamdulillah saya dapat menyimak kultum beliau sampai selesai.  

Jamaah Tarawih pun membludak luar biasa, Masya Allah.  Saya melihat Jamaah perempuan (Akhwat) berada di luar masjid.  Saya sempat menanyakan kepada "panitia" atau "Security" yang mengurusi Jamaah wanita.   Akhwat yang berparas cantik dan berkerudung serba hitam dengan Handy Talkie di tangannya itu menjelaskan kepada saya pembagian barisan pria dan wanita dalam Shalat Tarawaih malam pertama itu.  "Kalau yang di atas khusus cowok semua, dan untuk akwat ada di sini di bawah ini, sambil kita liat liat dahulu situasinya" tegasnya saat itu kepada saya.

Aman Terkendali
Alhamdulillah tidak sampai pukul 21.00 WIB, Shalat Tarawih malam pertama yang dilaksanakan di Masjid Raya Mujahidin itu berlangsung dengan khidmat dan damai.  Tidak ada dentuman suara petasan.  Tidak ada kedai atau orang jualan makanan atau pun keramaian orang jualan  yang biasa ditemui di malam malam orang pada Tarawih di sekiatr masjid.  Masjid Raya Mujahidin ini memiliki sejumlah peraturan tertulis yang cukup ketat untuk mengatur lalu lintas Jamaah dan juga kegiatan administrasi lainnya.

Sebagai contoh papan informasi, leaflet atau brosur apa pun tidak boleh sembarangan di pasang di areal Masjid Raya Mujahidin ini.  Harus ada izin tertulis maupun tidak tertulis dengan pengurus masjid  Bahkan untuk acara foto dengan kamera khusus atau shooting video juga diberlakukan peraturan khusus dan harus mendapat izin dari pengurus masjid   Salah satu aturan yang harus dipatuhi adalah pengambilan gambar atau Video shooting harus dilakukan di areal yang tidak ada Jamaah sedang sholat, dan banyak lagi lainnya.

Kembali ke suasana pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Raya Mujahidin Pontianak ini.   Jika ada Jamaah yang membawa barang barang berat atau tidak mau direpotkan, silahkan menitipkan kepada loket penitipan barang yang sudah disediakan baik di sisi Jamaah perempyan, maupun di sisi jamaah laki laki. Masjid Raya Mujahidin Pontianak ini memang secara khusus membagi pintu masuk (entrance) di dua wing (sayap) khusus Jamaah Perempuan dan Jamaah laki laki    Tidak ada biaya sepeserpun untuk menitipkan barang di loket penitipan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, namun anda akan dimintakan keikhlasannya berinfag di kotak amal yang sudah disediakan. (Asep Haryono)



KULTUM : Bapak H Sutarmidji, SH, M.Hum saat memberikan Kuliah sepuluh menit (kultum) sebelum Tarawih dimulai. Photo Asep Haryono
KULTUM : Bapak H Sutarmidji, SH, M.Hum saat memberikan Kuliah sepuluh menit (kultum) sebelum Tarawih dimulai. Photo Asep Haryono

MEMBLUDAK  : Sudah hal biasa kalau Tarawih malam pertama Jamaah selalu membludaak memenuhi masjid.  Photo Asep Haryono
MEMBLUDAK  : Sudah hal biasa kalau Tarawih malam pertama Jamaah selalu membludaak memenuhi masjid.  Photo Asep Haryono

AKHWAT :  Pada  malam Tarawih pertama di Masjid Mujahidin Pontianak, jamaah akwat berada di plaza atau seasar masjid.  Ada pertimbangan tertentu saat itu. Photo Asep Haryono
AKHWAT :  Pada  malam Tarawih pertama di Masjid Mujahidin Pontianak, jamaah akwat berada di plaza atau seasar masjid.  Ada pertimbangan tertentu saat itu. Photo Asep Haryono

SWAFOTO:  Banyak Jamaah sepulang dari Tarawih melakukan swafoto atau selfie.  Ada banyak spot atau lokasi yang menarik untuk swafoto di Masjid Raya Mujahidin yang memang megah ini. Masya Allah Photo Asep Haryono
SWAFOTO:  Banyak Jamaah sepulang dari Tarawih melakukan swafoto atau selfie.  Ada banyak spot atau lokasi yang menarik untuk swafoto di Masjid Raya Mujahidin yang memang megah ini. Masya Allah Photo Asep Haryono

PENTIPAN BARANG : Titipkan barang bawaan anda di loket penitipan barang yang dijaga petugas khusus ini.  Free alias graatis, namun jangan luoa Infaq dan Sodakohnya ya. Photo Asep Haryono
PENTIPAN BARANG : Titipkan barang bawaan anda di loket penitipan barang yang dijaga petugas khusus ini.  Free alias graatis, namun jangan luoa Infaq dan Sodakohnya ya. Photo Asep Haryono

KARTU :  Saya mendapat kartu ini saat menitipkan barang di loket penitipan barangnya.  Jangan sampai hilang. Ini akan menjadi bukti pengambilan barang barang anda nantinya. Photo Asep Haryono
KARTU :  Saya mendapat kartu ini saat menitipkan barang di loket penitipan barangnya.  Jangan sampai hilang. Ini akan menjadi bukti pengambilan barang barang anda nantinya. Photo Asep Haryono


MEGAH  : Masjid Raya Mujaidin Pontianak memang megah.  Foto ini diambil saat saya keluar dari Masjid hendak pulang.  Unsur artsitek ala masjid Nabawi kental di masjid kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat ini . Photo Asep Haryono
MEGAH  : Masjid Raya Mujaidin Pontianak memang megah.  Foto ini diambil saat saya keluar dari Masjid hendak pulang.  Unsur artsitek ala masjid Nabawi kental di masjid kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat ini . Photo Asep Haryono


No comments:

Bandara Supadio Pontianak Bandara Supadio Pontianak Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog