Jual Milagros disini

Hentikan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Anak

Catatan Asep Haryono

Dalam rangka peringatan hari Kartini tahun 2017, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Provinsi Kalimantan Barat baru saja menyelenggarakan Kampanye Three Ends (Akhiri Tiga Hal). Three Ends adalah program yang dicanangkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang bertujuan untuk mengakhiri tiga hal yaitu Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Manusia, dan Akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan hari Selasa, 11 April 2017 bertempat di Hotel Kini Jalan Nusa Indah II Pontianak. Penulis hadir di acara ini bersama 3 (tiga) orang perwakilan Netizen lainnya hingga acara selesai. Berikut catatannya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Bapak Ir Christiandy Sanjaya membuka secara resmi acara ini. Dalam sambutan pembukaannya beliau menceritakan pengalamannya terhadap penggunaan perangkat mobile communication atau Telepon pintar.  "Saya punya pengalaman mendapatkan oesan singkat SMS yang bermuatan pornografi yang sangat berbahaya jika sampai terbaca atau jatuh ke tangan anak anak kita' kata Christiandy.

Pengawasan Orang Tua
Beliau menghimbau para orang tua untuk berperan aktif mengawasi aktifitas mobile atau akses internet yang digunakan putra putrinya di rumah. "Sejak saya bekerja di pemerintahan, Handphone saya tidak pernah ada game nya, semuanya berisi aplikasi untuk mendukung pekerjaan saya" tegas Christiandy yang disambut tepuk tangan para peserta seminar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantann Barat, Bapak Drs Sumarno dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kampanye Three Ends ini untuk memberikan pemahaman betapa kekerasan terhadap peremuan dan anak sebagai fokus utama program Three Ends ini harus tetap digencarkan.

"Tujuannya adalah untuk memberikan informasi mengenai tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, sebagai penyampaian isu isu positif untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak anak di media sosial serta menargetkan kamu pria untuk berpartisipasi dan mendukung program Three ends ini yakni 
untuk mengakhiri tiga hal yaitu Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan Anak, Akhiri Perdagangan Manusia, dan Akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan" kata Sumarno.

Beliau menekan bahwa pelansanaan kampanye Three Ends di Kalimantan Barat ini akan dilaksanakan selama 12 (dua belas) bulan penuh.  Dua diantara kegiatan yang akan dikerjakan adalah melalui Sosialisasi melalui Media Sosial dan Sosialisasi melalui tatap muka seperti pada hari ini baik dengan memanfaatkan momen Hari Kartini  dan pada puncaknya pada peringatan hari Anak Nasional.



Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Bapak Ir Christiandi Sanjaya mengapresiasi tindakan tegas aparat penegak hukum dalam memberantas penyebaran dan pengedaran Narkoba di wilayah hukum Kalimantan Barat. "
Salah satu yang meracuni lembaga keluarga dalam hal ini keluarga kita adalah bahaya penyalahgunaan narkoba yang berdampak sangat buruk bagi masa depan ana anak kita" tegas wakil gubernur.  KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk segera di akhiri tegasnya.

Data statistik yang diperoleh dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat menyebutkan 3 (tiga) urutan terbesar tindak kejahatan yang menimpa perempuan dan anak anak dari Januari sampai dengan Desember 2015 pertama, adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan kasus, korban dan tersangka mencapai angka 204 kasus, urutan kedua, Persetubuhan atau Kejahatan Seksual mencapai angka 141 kasus  dan terakhir Anak sebagai pelaku kejahatan" menempati peringkat ketiga dengan angka 133 kasus.

Bagaimana dengan akses ekonomi terhadap perempuan di Kalimantan Barat juga mendapat perhatian besar dari bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat ini. "Kita sudah memiliki perwakilan perempuan di bidang politik seperti walikota Singkawang dan Bupati Landak yang dipegang oleh perempuan" tegas Christiandy.   Bahkan, kata Christiandy, anggota DPR RI pusat pun pernah dipegang oleh perwakilan perempuan di Kalimantan Barat. "Pengusaha di daerah pun kini banyak dipegang oleh kaum perempuan" kata Christiandy. 

Salah satu peserta kegiatan ini dan juga seorang wanita pengusaha Ibu Louise Wulandari mengapresiasi kampanye akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak anak ini "Stigma kaum perempuan yang hanya diposisikan hanya berperan domestik saja kurang menghargai kaumnya, dan lebih menunjukkan kepada ketidak adilan gender dan itu harus segera di akhiri"  tegas pengusaha dibidang kue ini. 

Sebagai penutup dari rangkaian acara ini, dan yang cukup menarik adalah saat 7 (tujuh) orang peserta diminta maju ke depan dan diminta untuk mengirimkan pesan cinta dan kasih sayang kepada keluarga yang dicintainya masing masing. Perwakilan Netizen, Eko Dony Prayudi mengirimkan pesan singkat kepada mamanya, dan begitu juga dengan perwakilan dari pelaku Usaha, Ibu Louise Wulandari yang juga mengirimkan pesan kepada suami tercintanya dengan kalimat singkat "I love you" dan dibalas dengan kalimat yang sama yang disambut applause dan tepuk tangan dari para peserta. (Asep Haryono)   

PEMBUKAAN :  Wakil gubernur Kalimantan Barat Bapak Drs Christiandy Sanjaya membuika secara resmi kegiatan kampanye Three Ends ini. Photo Asep Haryono
PEMBUKAAN :  Wakil gubernur Kalimantan Barat Bapak Drs Christiandy Sanjaya membuika secara resmi kegiatan kampanye Three Ends ini. Photo Asep Haryono

DISKUSI :  Ketua Pokja Data dan Informasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar, Alik R Rosyad sedang berdiskusi di sesi rehat. Photo Asep Haryono
DISKUSI :  Ketua Pokja Data dan Informasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar, Alik R Rosyad sedang berdiskusi di sesi rehat. Photo Asep Haryono

WAWANCARA :  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat, Sumarno saat diwawancarai awak media. Photo Asep Haryono
PESAN SINGKAT :  Beberapa peserta seminar didaulat maju ke depan dan diminta untuk mengirimkan pesan kasih sayang kepada keluarganya masing masing.  Semuanya mendapat door prize. Photo Asep Haryono
PESAN SINGKAT :  Beberapa peserta seminar didaulat maju ke depan dan diminta untuk mengirimkan pesan kasih sayang kepada keluarganya masing masing.  Semuanya mendapat door prize. Photo Asep Haryono
PERWAKILAN NETIZEN :  Dari Kanan ke kiri :  Doni Eko Wahyudi, Dyah Harahap, Mba Louise Wulandari, dan penulis berfoto di backdrop seminar untuk kenang kenangan. Photo Asep Haryono
PERWAKILAN NETIZEN :  Dari Kanan ke kiri :  Eko Dony Prayudi, Dyah Harahap, Mba Louise Wulandari, dan penulis berfoto di backdrop seminar untuk kenang kenangan. Photo Asep Haryono

4 comments:

  1. Kang..... namaku berantakan. hehehe Eko Dony Prayudi kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Bang Jerry. Oh ya. I am so sorry. Ok sudah diperbaiki Terima kasih atas koreksiannya. Thank You

      Delete
  2. kekerasan terhadap anak dan perempuan seharusnya sudah tidak terjadi lagi ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul sekali. Namun kenyataannya jauh panggang dari api. Berbagai pelanggaran masih terjadi dan korban terus berjatuhan.

      Delete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog