Jual Milagros disini

Menikmati Vietnamese Drip Coffee Di RedZone Cafe Pontianak

Catatan Asep Haryono

UTUH : Vietnam drip coffee saat belum diaduk keadaannya seperti ini.  Susu ada di bagian bawahnya. Saringan kopi ada di sebelah kanan.  Foto Asep Haryono
UTUH : Vietnam drip coffee saat belum diaduk keadaannya seperti ini.  Susu ada di bagian bawahnya. Saringan kopi ada di sebelah kanan.  Foto Asep Haryono
SUSU : Vietnam drip coffee yang sudah diaduk aduk warnanya menjadi kopi susu pada umumnya. Tapi begitu diminum rasanya luar biasanya. Senasi karamelnya terasa.  Foto Asep Haryono
SUSU : Vietnam drip coffee yang sudah diaduk aduk warnanya menjadi kopi susu pada umumnya. Tapi begitu diminum rasanya luar biasanya. Senasi karamelnya terasa.  Foto Asep Haryono

Kalau dipikir sih saya termasuk yang paling belakangan (baca :Kudet alias kurang apdet , minjam ya Mas Raditya Dika) sama Vietnam Coffee ini.  Maraknya pemberitaan Kopi Vietnam Bersianida yang pernah booming di tanah air beberapa waktu lalu sempat membuat saya tidak ngeh apa sih Vietnam Coffee ini.  Namun akhirnya kegalauan, rasa pemasaran dan ketidaktauan saya mengenai Kopi Vietnam ini akhirnya terjawab sudah.  

Alhamdulillah tanggal 30 Januari 2017 yang lalu , akhirnya kesampaian juga saya menikmati Vietnam Drip Coffee ini. Tapi bukan Vietnam Drip Coffee aja loh, ada banyak kuliner yang menggoda di RedZone Cafe Pontianak di bilangan jalan Ahmad Yani Pontianak ini.   Seperti apa sih sensasi Vietnamese Drip Coffee ini?  Menu eksotis dan asyik apa saja yang sempat saya icip icip di RedZone Cafe Pontianak ini?  Yuk simak ceritanya di sini.


VIENTAM DRIP :  Penulis dengan senyum mengembang sambil memegang Vietnam drip coffee yang  baru saja disajikan oleh waiter.  Diabadikan dulu untuk pembaca budiman.  Foto Asep Haryono
VIENTAM DRIP :  Penulis dengan senyum mengembang sambil memegang Vietnam drip coffee yang  baru saja disajikan oleh waiter.  Diabadikan dulu untuk pembaca budiman.  Foto Asep Haryono


Vietnamese Drip Coffee : Rasa Yang Seanggun Penampilan
Sebenarnya kalau mau jujur, saya termasuk yang kurang begitu suka dengan kopi (baca : Bukan pecinta kopi). Tapi jangan bersungut dahulu ya. Yang mau saya luruskan di sini adalah jenis kopi tubruk yang kurang saya sukai. 

Ampas kopi yang tersaji bak lumpur lapindo di dalam gelas itu ciri kopi tubruk yang say ketahui sejauh ini.  Dalam lidah saya sih kopi apa pun kalau dicampur dengan susu kental manis (baik rasa coklat atau putih) - tetap saja nyaman.

Tapi Vietnam Drip Coffee ini benar benar memberikan sensasi minum kopi yang berbeda dari kopi kopi yang sudah saya minum sebelumnya.  Mulai dari alat alat kelengkapan dari Vietnam Drip Coffee ini yang menarik untuk saya coba bahas sedikit.  Apa saja sih alat alat untuk meracik kopi Vietnam drip ini?

Sederhana saja yang saya lihat malam itu. Begitu waiter menyajikan Vietnam Drip Coffee ini terbentang di depan seat saya, terlihat jelas alat alat peraciknya sudah embed dengan kopinya. 

Saya melihat  ada saringan atas, saringan bawah dan juga penutupnya.  Saya yang awam ini tidak mengetahui berapa banyak takaran air dan jumlah bubuk kopi yang digunakan. 

Saya juga tidak mengetahui mengapa tiba tiba disajikan sudah seperti demikian.  Kopi sudah penuh dan ampas kopi sudah terpisah dengan rapih.  Dugaan saya adalah kopi ini sudah disiapkan beberapa jam sebelumnya sebelum disajikan kepada penulis. 

Begitu Vietnam Drip saya terima saya sudah melihat ada susu kental di bagian bawah kopinya, dan itu susu kental manis berwarna putih. Timbul pertanyaan mengapa harus menggunakan susu kental manis ?  Apakah susu kental ini hanya untuk menghilangkan rasa pahit sang kopi Vietnam?

Oh ya ada sedikit accident.  Saya memang baru pertama kali menyeruput Vietnamese Drip Coffee ini kan, seperti yang sudah saya sebut di awal tulisan sederhana ini.  Nah saat
Vietnamese Drip Coffee   ini dihidangkan oleh waiter RedZone Cafe Pontianak, saya liat saringan yang atas yang berisi ampas kopi itu loh. 

Nah saya waktu itu belum tau itu sudah berupa "sampah" atau ampas kopi Vietnam Drip nya, nah saya kira justru itu kopinya.  Jadi saya ambil "kopi" itu dengan sendok kecil seujungnya dan mencampurnya dalam kopi dan menganduknya. Hahaha ternyata yang saya masukkan itu justru ampasnya yang saya kira kopi.  Ssstt diam diam aja.   Hihhihi

MEGAH : RedZone Cafe Pontianak terletak di dalam kawasan Musium Negeri Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono
MEGAH : RedZone Cafe Pontianak terletak di dalam kawasan Musium Negeri Kalimantan Barat.  Foto Asep Haryono

Menggunakan Suusu Kental Manis
Dalam website Majalah Otten Coffee disebutkan bahwa penggunaan susu kental manis atau sweetened condensed milk  merupakan "resep" turun temurun sejak lama. 

Di masa nya, tulis di website itu , negara Viet Nam saat itu mengalami kesulitan bahan pangan bagi rakyatnya  termasuk langkanya menemukan susu segar, dan masyarakat Viet Nam akhirnya memilih susu kental manis sebagai campuran minum kopi. Tradisi minum kopi dengan campurna susu kental manis tetap melekat sampai sekarang.   

Saya mereguk sedikit demi sedikit Vietnamese Drip Coffee ini sambil menikmati aroma kopi dan sensasi susu kental manis berpadu dengan sensasi karamel yang nikmat dalam setiap tegukan kecil kopi Vietnam drip ini.  

Begitu creamy dan nikmatnya rasa Vietnamese Drip Coffee ini rasanya sayang untuk diteguk banyak  banyak (Baca : Minum haus).  Nikmatnya aduhai.   Nah  bagi sahabat semuanya yang kebetulan berkunjung ke Pontianak, ayu datang aja ke Redzone Cafe yang terletak di dalam komplek Musium Negeri Kalimantan Barat. (Asep Haryono)

1 comment:

  1. sepertinya enak yaa pak Asep,...memang menikmati kopi itu dengan meminumnya seteguk demi seteguk...

    ReplyDelete

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog